Daftar Isi Blog


Pengetahuan Dasar Geografi

  1. Definisi Geografi Menurut Para Ahli
  2. Obyek Material Geografi
  3. Obyek Formal Geografi
  4. Pendekatan Geografi
  5. Pendekatan Geografi – Pendekatan Keruangan – Pendekatan Topikal
  6. Pendekatan Geografi – Pendekatan Keruangan – Pendekatan Aktivitas Manusia
  7. Pendekatan Geografi – Pendekatan Keruangan – Pendekatan Regional
  8. Pendekatan Geografi – Pendekatan Ekologi
  9. Pendekatan Geografi – Pendekatan Kompleks Wilayah
  10. Konsep Essensial Geografi
  11. Konsep Essensial Geografi – Lokasi
  12. Konsep Essensial Geografi – Jarak
  13. Konsep Essensial Geografi – Keterjangkauan
  14. Konsep Essensial Geografi – Morfologi
  15. Konsep Essensial Geografi – Pola
  16. Konsep Essensial Geografi – Aglomerasi
  17. Konsep Essensial Geografi – Nilai Guna
  18. Konsep Essensial Geografi – Diferensiasi Area
  19. Konsep Essensial Geografi – Keterakaitan Keruangan (Asosiasi)
  20. Konsep Essensial Geografi – Interaksi Interdependensi
  21. Contoh Konsep Essensial Geografi Dalam Satu Wilayah
  22. Perkembangan Geografi
  23. Aspek Geografi
  24. Ilmu Penunjang Geografi
  25. Prinsip Geografi
  26. Prinsip Geografi – Prinsip Persebaran
  27. Prinsip Geografi – Prinsip Interelasi
  28. Prinsip Geografi – Prinsip Deskripsi
  29. Prinsip Geografi – Prinsip Korologi
  30. Manfaat Ilmu Geografi
  31. Sembilan Tema Analisis Keruangan Geografi

Peta dan Pemetaan

  1. Pengertian Peta
  2. Fungsi dan Tujuan Pembuatan Peta
  3. Jenis-jenis Peta
  4. Komponen Kelengkapan Peta
  5. Komponen peta – Orientasi (Penunjuk Arah)
  6. Komponen peta – Simbol dan Legenda
  7. Komponen peta – Skala
  8. Komponen peta – Inset
  9. Menghitung skala peta – mengubah skala peta
  10. Menghitung skala peta – memperbesar memperkecil peta
  11. Menghitung skala peta – menghitung skala pada peta yang tidak berskala
  12. Menghitung luas peta dengan metode sistem grid
  13. Menghitung luas peta metode balok
  14. Menghitung luas peta menggunakan planimeter
  15. Membaca dan menafsirkan peta
  16. Membaca peta – menentukan arah pada peta dan kondisi sebenarnya
  17. Membaca peta – penggunaan skala peta untuk menentukan jarak antar obyek
  18. Membaca peta – menggunakan selisih derajat garis lintang dan bujur
  19. Membaca peta – menentukan lokasi dengan metode arah dan arah – resesction
  20. Membaca peta – menentukan lokasi dengan metode arah dan arah – intersection

Penginderaan Jauh

  1. Penginderaan Jauh
  2. Interpretasi Citra
  3. Unsur-unsur Interpretasi Citra Penginderaan Jauh
  4. Unsur Interpretasi Citra Penginderaan Jauh – Rona dan Warna
  5. Unsur Interpretasi Citra Penginderaan Jauh – Bentuk
  6. Unsur Interpretasi Citra Penginderaan Jauh – Ukuran
  7. Unsur Interpretasi Citra Penginderaan Jauh – Tekstur
  8. Unsur Interpretasi Citra Penginderaan Jauh – Pola
  9. Unsur Interpretasi Citra Penginderaan Jauh – Bayangan
  10. Unsur Interpretasi Citra Penginderaan Jauh – Situs
  11. Unsur Interpretasi Citra Penginderaan Jauh – Asosiasi
  12. Unsur Interpretasi Citra Penginderaan Jauh – Konvergensi Bukti
  13. Manfaat Penginderaan Jauh
  14. Manfaat Penginderaan Jauh di Bidang Kependudukan
  15. Manfaat Penginderaan Jauh di Bidang Meterologi Klimatologi
  16. Manfaat Penginderaan Jauh di Bidang Pemetaan
  17. Teknik Interpretasi Citra Penginderaan Jauh
  18. Data Acuan Penginderaan Jauh
  19. Kunci Interpretasi Citra
  20. Penanganan Data Citra
  21. Pengamatan Stereoskopis
  22. Konsep Multi Interpretasi Citra
  23. Metode Pengkajian Interpretasi Citra
  24. Citra Penginderaan Jauh – Perbedaan Citra Foto dengan Citra Nonfoto
  25. Citra Foto Hasil Penginderaan Jauh
  26. Citra Nonfoto Hasil Penginderaan Jauh

Sistem Informasi Geografi

Metode Penelitian Geografi

Sejarah Pembentukan Bumi

  1. Teori Pembentukan Jagat Raya
  2. Galaksi dan Bentuk-bentuknya
  3. Rasi Bintang (4 Rasi Bintang Utama)
  4. Rasi Bintang Zodiak
  5. Teori Terjadinya Tata Surya
  6. Anggapan/Pandangan Tentang Jagat Raya
  7. Perbedaan Bintang dengan Planet
  8. Asteroids dan Meteor
  9. Planet Kerdil di Tata Surya
  10. Komet
  11. Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari
  12. Bulan
  13. Klasifikasi Planet
  14. Sudut Elongasi Planet
  15. Perhitungan Tahun Cahaya
  16. Hukum Kepler 1 2 3
  17. Matahari
  18. Planet Merkurius
  19. Planet Venus
  20. Planet Bumi
  21. Planet Mars
  22. Planet Jupiter
  23. Planet Saturnus
  24. Planet Neptunus
  25. Planet Uranus
  26. Kalender Masehi dan Hijriyah
  27. Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi
  28. Teori Terbentuknya Bumi
  29. Pergerakan Tektonik Lempeng
  30. Skala Waktu Pembentukan Bumi
  31. Keistimewaan Bumi Sebagai Planet Kehidupan

Dinamika Lithosfer Di Permukaan Bumi

  1. Lapisan-lapisan Bumi
  2. Jenis batuan
  3. Batuan Beku
  4. Batuan Sedimen/Endapan
  5. Batuan Malihan/Metamorf
  6. Tenaga Endogen dan Eksogen
  7. Tenaga Endogen – Vulkanisme 01 – Bentuk-bentuk Gunung Api
  8. Tenaga Endogen – Vulkanisme 02 – Karakteristik Letusan Gunung Api
  9. Tenaga Endogen – Vulkanisme 03 – Dampak Aktivitas Gunung Api
  10. Tenaga Endogen – Vulkanisme 04 – Gejala Pra Vulkanik Gunung Api
  11. Tenaga Endogen – Vulkanisme 05 – Gejala Pasca Vulkanik Gunung Api
  12. Tenaga Endogen – Vulkanisme 06 – Status Level Aktif Gunung Api
  13. Tenaga Endogen – Vulkanisme 07 – Penampang Vertikal Gunung Api
  14. Tenaga Endogen – Vulkanisme 08 – Material Erupsi Gunung Api
  15. Tenaga Endogen – Seisme 01 – Gempa Bumi dan Penyebabnya
  16. Tenaga Endogen – Seisme 02 – Istilah-istilah dalam Gempa Bumi
  17. Tenaga Endogen – Seisme 03 – Gelombang Gempa Bumi
  18. Tenaga Endogen – Seisme 04 – Skala Gempa Bumi Dalam Skala Mercalli
  19. Tenaga Endogen – Seisme 05 – Skala Gempa Bumi Dalam Skala Richter
  20. Tenaga Endogen – Seisme 06 – Menghitung Jarak Episentrum
  21. Tenaga Endogen – Seisme 07 – Menghitung Waktu Gelombang Primer dan Sekunder Gempa Bumi
  22. Tenaga Endogen – Tektonisme 01 – Gerak Epirogenesa
  23. Tenaga Endogen – Tektonisme 02 – Gerak Orogenesa – Pelengkungan (Warp)
  24. Tenaga Endogen – Tektonisme 03 – Gerak Orogenesa – Pelipatan (Fold)
  25. Tenaga Endogen – Tektonisme 04 – Gerak Orogenesa – Patahan (Fault)
  26. Tenaga Endogen – Tektonisme 05 – Gerak Orogenensa – Kekar/Joint – (Shrink)
  27. Tenaga Eksogen – Pelapukan
  28. Tenaga Eksogen – Erosi dan Faktor Erosi
  29. Tenaga Eksogen – Tenaga Penyebab Erosi
  30. Tenaga Eksogen – Bentuk-bentuk Erosi Air
  31. Tenaga Eksogen – Sedimentasi/Pengendapan
  32. Tenaga Eksogen – Mass Wasting dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi
  33. Tenaga Eksogen – Bentuk-bentuk Proses Mass Wasting
  34. Tenaga Eksogen – Tenaga Ekstraterrestrial

Dinamika Pedhosfer Di Permukaan Bumi

  1. Pengertian Pedosfer dan Bahan-bahan Penyusun Tanah
  2. Horizon Tanah – Penampang Lapisan Tanah Secara Vertikal
  3. Proses dan Faktor-faktor Pembentukan Tanah
  4. Sifat-sifat Fisika dan Kimia Tanah
  5. Persebaran Jenis Tanah di Indonesia dan Pemanfaatannya
  6. Jenis Tanah Berdasarkan Klasifikasi USDA (United States Departement of Agliculture)
  7. Lahan Potensial dan Bentuk Ideal Pemanfaatannya
  8. Lahan Kritis dan Usaha-usaha Perbaikannya
  9. Metode-metode Pengawetan Kesuburan Tanah
  10. Kelas Kemampuan Lahan Menurut USDA

Dinamika Atmosfer Di Permukaan Bumi

  1. Pengertian Atmosfer dan Udara-udara Pembentuknya
  2. Lapisan-lapisan Udara di Atmosfer
  3. Fenomena/Gejala Optik yang Terjadi di Atmosfer
  4. Cuaca dan Iklim – Perbedaan dan Faktor Yang Mempengaruhinya
  5. Cuaca dan Iklim 01 – Penyinaran Matahari
  6. Cuaca dan Iklim 02 – Suhu
  7. Cuaca dan Iklim 02 – Rumus-rumus Pengukuran Suhu
  8. Cuaca dan Iklim 03 – Tekanan Udara
  9. Cuaca dan Iklim 04 – Kelembaban Udara
  10. Cuaca dan Iklim 05 – Angin
  11. Cuaca dan Iklim 05 – Angin – Arah, Kekuatan dan Kecepatan Gerakan Angin
  12. Cuaca dan Iklim 05 – Angin – Macam-macam Gerakan Angin
  13. Cuaca dan Iklim 06 – Awan dan Jenis-jenisnya
  14. Cuaca dan Iklim 07 – Hujan/Presipitasi
  15. Klasifikasi Iklim Menurut Para Ahli
  16. Klasifikasi Iklim – Iklim Matahari menurut Supan & Rubner
  17. Klasifikasi Iklim – Iklim Menurut FW Junghuhn
  18. Klasifikasi Iklim – Iklim Menurut Wadimir Koppen
  19. Klasifikasi Iklim – Iklim Menurut Schmidt-Ferguson
  20. Klasifikasi Iklim – Iklim Menurut Oldeman
  21. Karakteristik Iklim Di Indonesia
  22. Fenomena El Nino – La Nina dan Dampaknya Bagi Kehidupan
  23. Global Warming Sebagai Bentuk Dari Perubahan Iklim

Dinamika Hidrosfer Di Permukaan Bumi

  1. Hidrosfer dan Distribusi Air di Bumi
  2. Siklus Hidrologi
  3. Perairan Darat 01 – Air Tanah
  4. Perairan Darat 02 – Sungai dan Morfologinya
  5. Perairan Darat 03 – Stadium Perkembangan Sungai
  6. Perairan Darat 04 – Klasifikasi / Jenis-jenis Sungai
  7. Perairan Darat 05 – Pola Aliran Sungai
  8. Perairan Darat 06 – Daerah Aliran Sungai
  9. Perairan Darat 07 – Delta Sungai
  10. Perairan Darat 08 – Manfaat Sungai dan Pelestariannya
  11. Perairan Darat 09 – Pengertian Danau, Jenis dan Manfaatnya
  12. Perairan Darat 10 – Kerusakan Danau dan Upaya Pelestariannya
  13. Perairan Darat 11 – Rawa, ciri-ciri, fungsi dan pemanfaatannya
  14. Perairan Darat 12 – Gletser, pengertian, jenis dan pemanfaatannya
  15. Perairan Laut 01 – Pengertian, Jenis dan Luas Perairan Laut di Bumi
  16. Perairan Laut 02 – Zona Laut Menurut Kedalamannya
  17. Perairan Laut 03 – Morfologi/Relief Dasar Laut
  18. Perairan Laut 04 – Sifat Fisik dan Kimia Laut
  19. Perairan Laut 05 – Gelombang Laut dan Faktor-faktor Pembentuknya
  20. Perairan Laut 06 – Arus Laut : Penyebab, Jenis, Persebaran dan Manfaatnya Bagi Kehidupan
  21. Perairan Laut 07 – Fenomena Pasang Surut Air Laut
  22. Perairan Laut 08 – Pantai dan Pesisir
  23. Perairan Laut 09 – Mengukur Kedalaman Laut
  24. Perairan Laut 10 – Manfaat Laut Bagi Kehidupan
  25. Perairan Laut 11- Permasalahan-permasalahan di Bidang Kelautan

Potensi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

  1. Potensi Wilayah Indonesia Berdasarkan Letaknya
  2. Potensi Wilayah Indonesia Berdasarkan Luasnya
  3. Potensi Wilayah Indonesia Berdasarkan Batas-batas Wilayahnya
  4. Potensi Fisik dan Sosial Indonesia
  5. Sejarah Perkembangan Jalur Transportasi dan Perdagangan Indonesia dan Dunia
  6. Pengembangan Potensi Maritim di Bidang Transportasi Laut
  7. Profesi-profesi Kemaritiman Yang Mendukung Potensi Indonesia Sebagai Poros Maritim
  8. Potensi Sumber Daya Kelautan Indonesia
  9. Permasalahan Pengelolaan Kelautan di Indonesia

Persebaran Flora dan Fauna

  1. Persebaran Flora dan Fauna
  2. Tujuh (7) Wilayah Persebaran Bioma di Bumi
  3. Bioma Gurun
  4. Bioma Sabana
  5. Bioma Stepa
  6. Bioma Hutan Tropis
  7. Bioma Taiga
  8. Bioma Tundra
  9. Bioma Hutan Gugur
  10. Persebaran Fauna Indonesia
  11. Fauna Indonesia Barat
  12. Fauna Indonesia Tengah
  13. Fauna Indonesia Timur
  14. Persebaran Fauna Dunia
  15. Fauna Australis
  16. Fauna Neartik
  17. Fauna Neotropik
  18. Fauna Oriental
  19. Fauna Ethiopian
  20. Fauna Paleartik
  21. Persebaran Flora Indonesia
  22. Flora Sumatra-Kalimantan
  23. Flora Wallacea
  24. Flora Jawa-Bali
  25. Flora Papua
  26. Pelestarian Flora dan Fauna

Persebaran dan Pengelolaan Sumberdaya Alam Di Indonesia

  1. Pengertian Sumber Daya Alam Menurut Ahli
  2. Klasifikasi Sumber Daya Alam
  3. Faktor Yang Mempengaruhi Persebaran dan Kekayaan Sumberdaya Alam Indonesia
  4. Pengertian Pertambangan dan Klasifikasi Barang Tambang
  5. Tambang Mineral Logam, Mineral Bukan Logam dan Bukan Mineral
  6. Proses Terbentuknya Minyak Bumi, Cara Penambangan dan Pengolahan
  7. Potensi Minyak Bumi di Indonesia dan Pengelolaanya
  8. Potensi Batu Bara di Indonesia dan Pengelolaannya
  9. Potensi Gas Alam di Indonesia dan Pengelolaannya
  10. Potensi Tambang Emas di Indonesia dan Pengelolaannya
  11. Potensi Tambang Perak di Indonesia dan Pengelolaannya
  12. Potensi Tambang Tembaga di Indonesia dan Pengelolaannya
  13. Potensi Tambang Besi di Indonesia dan Pemanfaatannya
  14. Potensi Tambang Aluminium di Indonesia dan Pemanfaatannya
  15. Potensi Tambang Timah di Indonesia dan Pemanfaatannya
  16. Potensi Tambang Nikel di Indonesia dan Pemanfaatannya
  17. Potensi Tambang Granit di Indonesia dan Pemanfaatannya
  18. Potensi Tambang Marmer di Indonesia dan Pemanfaatannya
  19. Potensi Tambang Kaolin di Indonesia dan Pemanfaatannya
  20. Potensi Tambang Fosfat di Indonesia dan Pemanfaatannya

Ketahanan Pangan dan Ketersediaan Energi Alternatif

Dinamika Antroposfer dan Kependudukan di Permukaan Bumi

  1. Pengertian Antroposfer
  2. Ledakan Penduduk
  3. Sensus Penduduk
  4. Survei Penduduk
  5. Registrasi Penduduk
  6. Komposisi Penduduk
  7. Komposisi Penduduk Menurut Umur Dan Jenis Kelamin
  8. Piramida Penduduk
  9. Sex Ratio Dan Dependency Ratio
  10. Bonus Demografi
  11. Komposisi Penduduk Menurut Ekonomi
  12. Komposisi Penduduk Menurut Sosial
  13. Komposisi Penduduk Menurut Geografis
  14. Pertumbuhan Penduduk
  15. Proyeksi Penduduk
  16. Kelahiran / Natalitas
  17. Pronatalitas
  18. Antinatalitas
  19. Angka Kelahiran
  20. Angka Kematian
  21. Promortalitas
  22. Antimortalitas
  23. Migrasi Internasional
  24. Transmigrasi
  25. Urbanisasi
  26. Angka Migrasi
  27. Kepadatan Penduduk
  28. Kualitas Penduduk
  29. Permasalahan Kependudukan 01 – Besarnya Jumlah Penduduk
  30. Permasalahan Kependudukan 02 – Tingginya Laju Pertumbuhan Penduduk
  31. Permasalahan Kependudukan 03 – Persebaran Penduduk
  32. Permasalahan Kependudukan 04 – Rendahnya Kualitas Penduduk
  33. Tabel Dan Grafik Komposisi Penduduk

Persebaran Kebudayaan Indonesia

  1. Pengertian, Wujud dan Unsur-unsur Kebudayaan
  2. Pengaruh Faktor Geografi Terhadap Ragam Kebudayaan di Indonesia
  3. Ragam Kebudayaan Daerah di Pulau Sumatera
  4. Ragam Kebudayaan Daerah di Pulau Jawa
  5. Ragam Kebudayaan Daerah Bali, NTB dan NTT
  6. Ragam Kebudayaan Daerah Kalimantan
  7. Ragam Kebudayaan Daerah Sulawesi
  8. Ragam Kebudayaan Daerah Maluku dan Papua
  9. Budaya Daerah Pembentuk Budaya Nasional
  10. Kearifan Lokal dalam Budaya Nasional
  11. Pengertian Globalisasi, Ciri-ciri dan Dampaknya Bagi Manusia
  12. Pengaruh Negatif Globalisasi dan Upaya Mengantisipasi.
  13. Potensi Budaya Daerah Untuk Pengembangan Wisata dan Ekonomi Kreatif.
  14. Potensi Budaya Tradisional Di Bidang Pariwisata
  15. Potensi Budaya Tradisional Untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif

Mitigasi Bencana

  1. Pengertian dan Jenis-jenis Bencana
  2. Bencana Alam 01 – Bencana Alam dan Jenis-jenisnya
  3. Bencana Alam 02 – Bencana Alam Geologi dan Jenis-jenisnya
  4. Bencana Alam 03 – Bencana Alam Klimatologis dan Jenis-jenisnya
  5. Bencana Alam 04 – Bencana Alam Ekstraterrestrial
  6. Bencana Nonalam 01 – Bencana Nonalam dan Jenis-jenisnya
  7. Bencana Nonalam 02 – Bencana Nonalam Akibat Kegagalan Teknologi di Bidang Industri
  8. Bencana Nonalam 03 – Bencana Nonalam Akibat Kegagalan Teknologi di Bidang Transportasi
  9. Bencana Nonalam 04 – Penyebaran Wabah Penyakit
  10. Bencana Sosial – Jenis-jenis Bencana Sosial
  11. Penanggulangan Bencana 01 – Siklus Penanggulangan Bencana
  12. Penanggulangan Bencana 02 – Landasan, Asas, Prinsip dan Tujuan Penanggulangan Bencana
  13. Penanggulangan Bencana 03 – Lembaga-lembaga Dalam Penanggulangan Bencana
  14. Ancaman Bencana/Bahaya (Hazard), Kerentanan (Vulnerability), dan Risiko Bencana (Disaster Risk)
  15. Persebaran Kawasan Rawan Bencana di Indonesia
  16. Manajemen Penanggulangan Bencana Gempa Bumi
  17. Manajemen Penanggulangan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami
  18. Manajemen Penanggulangan Bencana Letusan Gunung Api
  19. Manajemen Penanggulangan Bencana Tanah Longsor
  20. Manajemen Penanggulangan Bencana Banjir
  21. Manajemen Penanggulangan Bencana Angin Topan
  22. Manajemen Penanggulangan Bencana Kekeringan
  23. Manajemen Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
  24. Manajemen Penanggulangan Bencana Kegagalan Teknologi di Bidang Industri
  25. Manajemen Penanggulangan Bencana Kegagalan Teknologi di Bidang Transportasi
  26. Manajemen Penanggulangan Bencana Akibat Wabah Penyakit
  27. Manajemen Penanggulangan Bencana Sosial – Konflik Sosial
  28. Manajemen Penanggulangan Bencana Sosial – Kemacetan Lalulintas
  29. Manajemen Penanggulangan Bencana Sosial – Aksi Teror (Terorisme)
  30. Manajemen Penanggulangan Bencana Sosial – Korupsi

Wilayah dan Pewilayahan

Pola Keruangan Desa dan Kota

  1. Pola Keruangan Desa – Pengertian Desa
  2. Pola Keruangan Desa – Unsur-unsur Desa
  3. Pola Keruangan Desa – Ciri-ciri Desa
  4. Pola Keruangan Desa – Klasifikasi Desa Berdasarkan Potensi Wilayah
  5. Pola Keruangan Desa – Klasifikasi Desa Berdasarkan Kepadatan Penduduk, Luas Wilayah dan Mata Pencaharian
  6. Pola Keruangan Desa – Klasifikasi Desa Berdasarkan Tingkat Perkembangannya
  7. Pola Keruangan Desa – Potensi Fisik dan Non Fisik Desa
  8. Pembangunan Desa 01 – Pembangunan Desa Dalam Pembangunan Nasional
  9. Pembangunan Desa 02 – Permasalahan Dalam Pembangunan Perdesaan
  10. Pembangunan Desa 03 – Hambatan Dan Penanganan Permasalahan Pembangunan Desa
  11. Pola Persebaran dan Permukiman Desa Dalam Kaitannya Dengan Bentang Alam
  12. Pola Persebaran dan Permukiman Desa Menurut R. Bintarto
  13. Pola Persebaran dan Permukiman Desa Menurut N. Daljuni
  14. Pola Persebaran dan Permukiman Desa Menurut Paul H. Landis
  15. Pola Keruangan Kota – Pengertian/Definisi Kota
  16. Pola Keruangan Kota – Unsur-unsur dan Potensi Kota
  17. Pola Keruangan Kota – Ciri-ciri Fisik an Nonfisik Kota
  18. Pola Keruangan Kota – Klasifikasi Kota
  19. Pola Keruangan Kota – Tata Ruang Kota Menurut R. Bintarto
  20. Pola Keruangan Kota – Teori Keruangan Kota – Teori Konsentris – Ernest W Burgess
  21. Pola Keruangan Kota – Teori Keruangan Kota – Teori Sektoral – Homer Hoyt
  22. Pola Keruangan Kota – Teori Keruangan Kota – Teori Inti Ganda – Harris and Ullman
  23. Pola Keruangan Desa dan Kota -Perbedaan Kualitatif Pola Keruangan Desa dengan Kota
  24. Interaksi Desa Kota – Pengertian Interaksi Desa Kota dan Faktor Yang Mempengaruhinya
  25. Interaksi Desa Kota – Menghitung Kekuatan Interaksi Antar Wilayah Dengan Rumus Model Gravitasi
  26. Interaksi Desa Kota – Memperkirakan Penempatan Lokasi Industri dan Fasilitas Umum dengan rumus Teori Titik Henti
  27. Interaksi Desa Kota РMenghitung Indeks Konektivitas Antar Wilayah 
  28. Interaksi Desa Kota –¬† Teori Potensi Penduduk – Kekuatan Penduduk Terhadap Interaksi Wilayah
  29. Interaksi Desa Kota – Aspek-aspek Interaksi Desa dan Kota
  30. Interaksi Desa Kota – Dampak Positif dan Negatif Interaksi Desa – Kota

Industri dan Persebarannya

Analisis Geosfer Dengan Peta dan Penginderaan Jauh

Negara Maju dan Berkembang