Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2009-2010

Berikut ini dokumen soal UNAS mata pelajaran Geografi SMA/MA tahun 2009-2010. Soal ini merupakan soal yang saya ketik ulang dan saya modifikasi, terutama pada gambar-gambar yang kurang jelas. Bagi yang mau mendowload silahkan klik pada teks di bawah ini. UNAS GEOGRAFI SMA 2010 A UNAS GEOGRAFI SMA 2010 B Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat. Lanjutkan membaca Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2009-2010

Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2008-2009

Berikut ini dokumen soal UNAS mata pelajaran Geografi SMA/MA tahun 2008-2009. Soal ini merupakan soal yang saya ketik ulang dan saya modifikasi, terutama pada gambar-gambar yang kurang jelas. Mohon maklumnya cuma soal A, karena soal B yang saya punya belum saya ketik. Bagi yang mau mendowload silahkan klik pada teks di bawah ini. UNAS GEOGRAFI SMA 2009 A Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat. Lanjutkan membaca Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2008-2009

Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2007-2008

Berikut ini dokumen soal UNAS mata pelajaran Geografi SMA/MA tahun 2007-2008. Soal ini merupakan soal yang saya ketik ulang dan saya modifikasi, terutama pada gambar-gambar yang kurang jelas. Mohon maklumnya cuma soal A, karena soal B yang saya punya belum saya ketik. Bagi yang mau mendowload silahkan klik pada teks di bawah ini. UNAS GEOGRAFI SMA 2008 A Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat. Lanjutkan membaca Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2007-2008

Menghitung Luas Wilayah Pada Peta Menggunakan Planimeter

Luas wilayah pada peta dapat kita hitung dengan menggunakan metode balok dan grid (kotak). Kedua metode tersebut pada prinsipnya sama, yaitu memperkirakan luas peta dengan membuat kotak atau balok yang kemudian dihitung luasnya berdasarkan perbandingan skala. Hasil perhitungan kedua metode tersebut tidak mutlak benar, hal ini karena ada wilayah pada peta yang menjadi hilang atau bertambah. Sebagai contoh pada metode kotak jika wilayah pada peta yang terpotong kotak bujur sangkar daerah yang ada kurang dari separuh maka daerah itu dihilangkan (dihitung 0 ), sedangkan jika daerahnya tergambar separuh atau lebih maka akan dihitung 1. Perhitungan dengan cara tersebut dapat menyebabkan luas peta bisa menjadi lebih sempit atau justru lebih luas dari luas sebenarnya.

Untuk meminimalisasi kesalahan perhitungan pada metode grid dan balok yang bersifat manual, maka luas pada peta dapat kita ukur dengan menggunakan alat bantu pengukur luas peta yang biasa disebut PLANIMETER.

Lanjutkan membaca “Menghitung Luas Wilayah Pada Peta Menggunakan Planimeter”

Menghitung Luas Wilayah Pada Peta Menggunakan Metode Balok

Selain menggunakan sistem grid/petak, luas wilayah pada suatu peta dapat kita ukur (perkirakan) dengan menggunakan metode balok. Prinsip penghitungan menggunakan model ini mirip dengan sistem grid. Yang membedakan adalah pada sistem grid kotak yang dibuat semuanya berukuran sama (panjang sisi maupun luasnya), sedangkan kotak pada metode balok berbentuk persegi panjang/balok  di mana setiap persegi panjang tersebut berbeda ukuran maupun luasnya.

Prinsip dari metode ini adalah dengan membagi peta menjadi beberapa balok yang berjajar dari atas ke bawah, dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  • Persiapkan peta awal yang akan dihitung luasnya dengan menggunakan metode balok
Lanjutkan membaca “Menghitung Luas Wilayah Pada Peta Menggunakan Metode Balok”

Bongkahan Es Raksasa Hanyut di Laut Arktik

Hadi Suprapto, Harriska Farida Adiati Sebuah bongkahan es berukuran hampir setengahnya Jakarta mengapung di Laut Arktik di Kutub Utara setelah memisahkan diri dari sebuah gletser di Greenland. Dua fasilitas yang kemungkinan berada di jalur yang akan dilewati bongkahan es raksasa ini adalah kilang minyak dan jalur pelayaran. Kerusakan yang bisa ditimbulkan belum bisa diperkirakan. Dalam skenario terburuk, bongkahan es ini akan mencapai kawasan perairan padat … Lanjutkan membaca Bongkahan Es Raksasa Hanyut di Laut Arktik