Gunung Berapi Indonesia yang terkenal di Dunia karena letusannya (1)

Toba Supervolcano

Merupakan letusan gunung berapi yang paling dahsyat yang pernah diketahui di planet Bumi ini. Dan hampir memusnahkan generasi umat manusia di planet Bumi. 73.000 tahun yang lalu letusan dari supervolcano di Indonesia hampir memusnahkan seluruh umat manusia. Hanya sedikit yang selamat. Dan setelah Tsunami Gunung Berapi Di Indonesia menjadi Aktif sekali lagi dan mengancam umat manusia. Letusan ini tidak bisa dibandingkan dengan apapun yang telah dialami di bumi sejak masa dimana manusia bisa berjalan tegak. Dibandingkan dengan SuperVolcano Toba, bahkan krakatau yang menyebabkan sepuluh ribu korban jiwa pada 1883 hanyalah sebuah sendawa kecil. Padahal krakatau memiliki daya ledak setara dengan 150 megaton TNT. Sebagai perbandingan: ledakan Bom Nuklir hiroshima hanya memiliki daya ledak 0,015 megaton, dan secara lisan maka daya musnahnya 10.000 kali lebih lemah dibanding krakatau.

Model Erupsi Toba Supervolcano
Model Erupsi Toba Supervolcano

Seperti yang telah diketahui oleh para ilmuwan, toba hampir memusnahkan umat manusia 73.00 tahun yang lalu. Saat itu manusia neanderthal menghuni bumi kita bersamaan dengan homo sapiens di eropa, serta homo erectus dan homo floresiensis di asia. Saat itu sangat dingin di eropa, Zaman es terakhir ini berjalan lancar dimana kijang, kuda liar dan rusa raksasa diburu. Selain makanan herbivora, mammoth dan badak berbulu juga seringkali menjadi menu makanan manusia saat Toba, dengan diameter 90 kilometer di pulau yang sekarang dikenal dengan nama Sumatera.Meledak dalam arti yang sebenarnya.

Lanjutkan membaca “Gunung Berapi Indonesia yang terkenal di Dunia karena letusannya (1)”

Benarkah Terdapat Sungai di Dasar Laut ?

Saat ini dalam dunia maya dan media elektronik televisi  dihebohkan Informasi adanya “Sungai di Dasar Laut”. Cenote Angelita, Meksiko terdapat sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah “sungai” di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan. Benarkah terdapat sungai di bawah laut seperti yang dihebohkan itu ?
Seperti dilansir crystalkiss.com, di kedalaman lebih dari 30 meter tim penyelam menemukan air tawar di tengah kolom air laut. Kondisi itu berubah dan penyelam kembali menemukan air laut mulai melewati kedalaman 60 meter.

Air sungai yang terlihat mengalir di bagian dasar
Air sungai yang terlihat mengalir di bagian dasar

Beberapa meter dari lokasi itu akan ditemukan sebuah gua. Di bagian bawah dekat gua itu tim penyelam menemukan sebuah sungai lengkap dengan pohon dan dedaunan yang mengapung di kolom air itu. Ternyata lokasi itu bukanlah sungai seperti yang terlihat di daratan. Dalam foto dan video yang beredar ternyata hasil gambat yang dihasilkan sangat menakjubkan.

Lanjutkan membaca “Benarkah Terdapat Sungai di Dasar Laut ?”

MOBILE LEARNING-Pembelajaran Berbasis HP. Sebuah terobosan pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan.

Hari Sabtu, 22 Mei 2010  mewakili Madrasah saya menghadiri undangan acara Launching dan Talkshow Program Mobile Learning. Program aplikasi Mobile Learning ini merupakan sebuah software pembelajaran yang memanfaatkan Handphone sebagai media untuk kegiatan belajar siswa. Program ini diciptakan oleh lembaga pendidikan GCM Ednovation (Generasi Cerdas Mandiri – Education Inovation) menggunakan pemrograman Java, sebuah bahasa pemrograman yang mampu membuat aplikasi dalam ukuran kecil sehingga dapat diinstall dalam Handphone. Ide awal dari pembuatan ini sebenarnya sederhana, berawal dari semakin menjamur dan murahnya harga Hanphone maka timbullah pemikiran dari sang pencetus ide tersebut. Handphone sudah banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, termasuk di dalamnya pelajar, maka bagaimana jika dalam handphone itu diberi fitur untuk kegiatan pembelajaran. Mobile Learning berbasis HP ini bersifat offline, artinya tidak perlu menghabiskan pulsa untuk browsing internet.

Lanjutkan membaca “MOBILE LEARNING-Pembelajaran Berbasis HP. Sebuah terobosan pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan.”

Jenis-jenis Citra Nonfoto Hasil Penginderaan Jauh

Citra Nonfoto

adalah gambar atau citra tentang suatu obyek dipermukaan bumi yang dihasilkan oleh sensor bukan kamera dengan cara memindai (scanning).

Prinsip memindai adalah merekam obyek di permukaan bumi dengan mekanisme parsial. Obyek dipermukaan bumi terbagi dalam sub area berupa garis yang membentuk area seluruhnya. Mekanisme perekaman baris perbaris pada sub area inilah yang di sebut perekaman secara parsial.

Lanjutkan membaca “Jenis-jenis Citra Nonfoto Hasil Penginderaan Jauh”

Jenis-jenis Citra Foto Hasil Penginderaan Jauh

Citra Foto

adalah gambaran suatu gejala di permukaan bumi sebagai hasil pemotretan/perekaman menggunakan kamera.

Cita foto dibedakan atas dasar spektrum elektromagnetik yang digunakan, posisi sumbu kamera, sudut lipatan kamera, jenis kamera, warna yang digunakan, dan sistem wahananya.

1. Citra foto berdasarkan warna yang digunakan

Lanjutkan membaca “Jenis-jenis Citra Foto Hasil Penginderaan Jauh”

Perbedaan Citra Foto dan Non Foto Hasil Penginderaan Jauh

Citra :

gambaran suatu gejala atau objek hasil rekaman dari sebuah sensor, baik dengan cara optik, elektrooptik maupun elektronik.

Citra merupakan salah satu jenis data hasil penginderaan jauh yang berupa data visual/gambar. Citra sering disebut dengan Image atau  Imagery. Hasil penginderaan jauh selain citra misalnya adalah data digital atau data angka/numerik.

Citra dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :

1. Citra Foto (photographic image)

yaitu citra yang yang dihasilkan dari perekaman obyek di permukaan bumi yang menggunakan sensor kamera fotografik.

2. Citra Nonfoto (nonphotographic image)

Lanjutkan membaca “Perbedaan Citra Foto dan Non Foto Hasil Penginderaan Jauh”