Menghitung Skala Peta Hasil Perbesaran – Perkecilan

Seorang pengguna peta terkadang akan merasa bahwa peta yang dia gunakan ukurannya terlalu kecil atau terlalu besar, dia merasa peta tersebut kurang ringkas jika dibawa sehingga dia kemudian memperbesar atau memperkecil peta yang dimilikinya itu agar menjadi mudah dia bawa.

Suatu peta jika diperbesar atau diperkecil ukurannya menggunakan media apapun, maka skalanya juga akan mengalami perubahan. Ada banyak media yang dapat digunakan untuk memperbesar/memperkecil peta, misalnya :

1. Mesin Fotokopi

2. Scanner

3. Pantograf

Lanjutkan membaca “Menghitung Skala Peta Hasil Perbesaran – Perkecilan”

Menghitung Skala Numerik Menggunakan Skala Grafik

Pada sebuah peta di wilayah Asia atau peta-peta lain kita akan sering menemui ada 2 macam skala yang sering ditampilkan oleh pembuat, yaitu skala numerik dan skala garis. Mengapa harus ada 2 macam skala yang digambarkan?

Hal ini sebenarnya mengacu pada sifat yang berbeda dari kedua skala tersebut jika peta yang ada mengalami perubahan, misalnya diperbesar/diperkecil melalui media Scanning dan Fotokopi.

Perbedaan kedua skala tersebut adalah :

  1. Skala numerik bersifat statis, jika sebuah peta diperbesar/diperkecil melalui fotokopi maka nilai skala yang tergambar tidak akan berubah. Sebagai contoh : jika sebuah peta skala numeriknya 1 : 20.000 diperbesar 4 kali dengan menggunakan mesin fotokopi, maka skala yang baru adalah 1 : 5.000  tetapi pada peta tersebut masih tergambar 1 : 20.000
  2. Skala garis bersifat dinamis, jika sebuah peta diperbesar/diperkecil melalui fotokopi maka skala garis akan mengikuti perubahan pada peta tersebut. Sebagai contoh : jika sebuah peta diperbesar dengan fotokopi maka gambar skala garis akan mengikuti perbesaran peta tersebut.

Lanjutkan membaca “Menghitung Skala Numerik Menggunakan Skala Grafik”

Komponen Peta : Inset

Dalam satu bingkai peta kadang kita akan menemui ada 2 wilayah (peta) yang tergambar. Yang pertama merupakan peta utama yang tergambar dalam ukuran besar, dan satunya lagi peta dalam ukuran kecil yang sering kita sebut dengan inset.

Inset adalah peta kecil tambahan dan memberikan kejelasan yang terdapat di dalam peta. Inset bersifat menjelaskan wilayah pada peta utama.

Berdasarkan fungsinyanya, inset di bedakan menjadi 3 macam yaitu :

Lanjutkan membaca “Komponen Peta : Inset”

Komponen Peta : Skala

Skala adalah angka yang menunjukkan perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya dipermukaan bumi.

Berbagai macam skala peta, diantaranya sebagai berikut.

1. Skala pecahan / numeric scale

Skala pecahan adalah skala yang menunjukkan perbandingan jarak di peta dengan jarak yang sebenarnya di lapangan. Untuk kenampakan yang sama penulisnya dengan angka pecahan.

2. Skala verbal

Skala Verbal adalah skala yang menunjukkan perbandingan jarak 1 inci di peta sesuai dengan sejumlah mil di lapangan.

Contoh : 1 inci = 1 mil

Artinya : jika jarak pada peta 1 inci, maka jarak di permukaan bumi adalah 1 mil

Keterangan : 1 mil      =    63.360 inci

1 inci    =    2.54 cm

Lanjutkan membaca “Komponen Peta : Skala”

Kompenen Peta : Simbol dan Legenda

Simbol peta adalah tanda atau gambar yang mewakili kenampakan yang ada permukaan bumi yang terdapat pada peta kenampakannya. Dalam penggambarannya simbol ditempatkan sesuai pada lokasi kenampakan pada peta utama dan penjelasan/keterangannya ditempatkan pada legenda.

Agar dapat dibaca oleh pengguna maka sebaiknya simbol dibuat :

  1. Sederhana
  2. Mewakili obyek aslinya, jika memungkinkan dibuat mirip/sama dengan obyek aslinya tersebut

Berdasarkan kenampakan lingkungannya  simbol dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

1. Simbol budaya,

adalah simbol yang mewakili kenampakan budaya, misalnya jalan, rel, kota dan lain-lain

2. Simbol alam,

adalah simbol yang mewakili kenampakan alam, misalnya sungai, gunung, danau dan lainnya

Lanjutkan membaca “Kompenen Peta : Simbol dan Legenda”

Komponen Peta : Petunjuk Arah

Komponen petunjuk arah sering juga disebut dengan mata angin, dan orientasi.

Petunjuk arah sebagai salah satu komponen kelengkapan pada peta merupakan komponen yang harus ada dalam sebuah peta. Sesuai dengan namanya, fungsi penunjuk arah memberikan informasi arah utara, timur, selatan, barat dan atau arah daerah yang digambar.

Arah yang biasa kita kenal dan kita gunakan biasanya adalah delapan (8) arah mata angin yaitu Utara, Timur Laut, Timur, Tenggara, Selatan, Barat Daya, Barat, Barat Laut.

Lanjutkan membaca “Komponen Peta : Petunjuk Arah”