Ruang Lingkup Kajian Ilmu Geografi

Perkembangan Pandangan Berdasarkan Ruang Lingkup Geografi

oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Seiring dengan perkembangan jaman, ilmu geografi juga mengalami perkembangan. Jika pada masa awal pengenalan ilmu, geografi secara epistemologinya adalah gambaran tentang bumi. Maka seiring waktu ilmu geografi berkembang dan memberikan rincian yang lebih lengkap dalam mengkaji permukaan bumi. Permukaan bumi yang menjadi obyek material semakin banyak misteri yang dipecahkan, cara analisis permasalahan/fenomena geografi sebagai obyek formal geografi juga berkembang dalam metode atau teknik analisa yang digunakan.

Ilmu geografi mengalami perkembangan dalam sudut pandangnya, secara umum dapat dibedakan menjadi dua yaitu :

1.Geografi Ortodoks

Bidang kajiannya adalah suatu wilayah (region) dan analisis terhadap sifat sistematiknya, meliputi :

    • Geografi Fisik

Geografi fisik merupakan cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang bentang lahan atau landscape, yakni bagian ruang dari permukaan Bumi yang dibentuk oleh interaksi dan interdependensi bentuk lahan. Geograi dititik beratkan pada lapisan hidup atau life layer dari lingkungan fisik, yakni zona tipis dari daratan dan juga dari lautan yang mana di dalamnya terdapat sebagian besar kehidupan

Lanjutkan membaca “Ruang Lingkup Kajian Ilmu Geografi”

Obyek Studi Geografi – Obyek Material

Obyek Material Dalam Ilmu Geografi

Pengetahuan Dasar Geografi

= – = – =

Pengertian ilmu Geografi menurut Eratosthenes adalah gambaran tentang bumi. Definisi ini sangat singkat tetapi mengandung makna yang sangat luas, seluas bumi dan seisinya yang dipelajari.
Setiap bidang ilmu memiliki obyek studi yang sesuai dengan karakter disiplin ilmu masing-masing. Obyek studi dalam ilmu Geografi terbagi menjadi 2 macam yaitu objek material geografi (geosfer) dan obyek formal geografi (cara mengkajinya)

Obyek Material Geografi adalah segala sesuatu yang tedapat di bumi baik benda mati maupun makhluk hidup dan lingkungannya. Objek material geografi ini sering disebut dengan Geosfer. Sedangkan obyek Formal Geografi adalah cara pandang yang digunakan dalam mengkaji obyek material geografi atau geosfer.

Begitu luasnya cakupan objek material (geosfer) yang dibahas dalam ilmu geografi, dan untuk lebih memudahkan dalam memahaminya di kelompokkan dalam 5 lapisan geosfer. Kelima lapisan geosfer tersebut antara lain :

Lanjutkan membaca “Obyek Studi Geografi – Obyek Material”

Prinsip-prinsip Dalam Ilmu Geografi

Prinsip Yang Digunakan Dalam Mengkaji Fenomena Geografi

oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Dalam mengkaji fenomena, gejala atau peristiwa gesofer yang terdapat di bumi yang berkaitan akan sering di bahas dengan pertanyaan 5W1H. Pertanyaan tersebut meliputi apa yang terjadi, di mana terjadinya, kapan terjadinya, mengapa terjadi, siapa atau apa yang menyebabkan dan bagaimana proses terjadinya. Untuk menjawab fenomena tersebut maka seorang geografi akan menggunakan prinsip-prinsip geografi.

Prinsip geografi adalah dasar yang digunakan untuk menganalisis berbagai fenomena geografi yang terjadi hampir setiap waktu. Prinsip ini merupakan ciri khas ilmu geografi yang berkaitan dengan keruangan dan proses-proses di dalamnya.

Lanjutkan membaca “Prinsip-prinsip Dalam Ilmu Geografi”

Obyek Studi Geografi – Obyek Formal

Obyek Formal Dalam Ilmu Geografi

Pengetahuan Dasar Geografi

= – = – =

Bumi merupakan planet yang khas dalam tata surya matahari. Kekhasan bumi adalah banyaknya faktor pendukung yang membentuk adanya kehidupan. Faktor-faktor pendukung kehidupan di bumi tersebut seperti adanya atmosfer (lapisan udara), hidrosfer (lapisan air), pedhosfer (lapisan tanah) dan lithosfer (lapisan batuan) yang saling bersinergi sehingga kelangsungan lapisan makhluk hidup yang ada di dalamnya seperti antroposfer (lapisan manusia) dan biosfer (lapisan hewan dan tumbuhan) tetap terjamin.
Geosfer (antroposfer, atmosfer, biosfer, hidrosfer dan lithosfer) adalah obyek material yang dipelajari dalam ilmu geografi. Untuk mempelajari bagaimana proses-proses Geosfer tersebut terjadi maka diperlukan metode atau cara dalam memahaminya. Cara memahami geosfer ini yang disebut dengan obyek formal geografi.

Obyek Formal Geografi adalah cara pandang atau cara berpikir atau pendekatan yang dilakukan dalam mengkaji obyek material geografi yaitu geosfer baik yang bersifat fisik maupun sosial. Obyek formal inilah yang membedakan disiplin ilmu geografi dengan disiplin ilmu lain. Ada tiga hal pokok untuk mempelajari obyek formal geografi, yaitu :

Lanjutkan membaca “Obyek Studi Geografi – Obyek Formal”

Konsep-konsep Essensial Geografi

Konsep-konsep Essensial Dalam Memahami Geografi

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Fenomena atau gejala-gejala geosfer yang terdapat di permukaan bumi sangat banyak jenisnya. Fenomena pada lingkup atmosfer misalnya perubahan iklim ekstreme, kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatra, pencemaran udara di kota. Pada lingkup antroposfer misalnya tingginya angka pengangguran, pertumbuhan penduduk, dan kemiskinan. Pada lingkung biosfer misalnya semakin langkanya jenis flora dan fauna tertentu. Pada lingkup hidrosfer misalnya fenomena mengeringnya beberapa mata air di sumber air, kerusakan ekosistem Daerah Aliran Sungai. Pada lingkup lithosfer misalnya tentang proses erosi di daerah hulu sungai dan pengendapan di muara sungai yang berakibat banjir besar di sepanjang DAS.

Pengertian sekelompok gejala-gejala atau fenomena sehingga dapat digunakan untuk menggambarkan fenomena di permukaan bumi disebut dengan konsep geografi. Ikatan Geograf Indonesia menyepakati adanya 10 konsep essensial geografi berdasarkan hasil Seminar dan Lokakarya IGI di Semarang pada tahun 1988.

Lanjutkan membaca “Konsep-konsep Essensial Geografi”

Pengertian Geografi

Definisi Geografi Dari Pakar-pakar Ilmu Geografi

Pengetahuan Dasar Geografi

= – = – =

Bumi merupakan salah satu planet yang terdapat di tata surya matahari yang memiliki ciri khas tersendiri, yaitu adanya kehidupan. Planet bumi merupakan tempat berkembang biak aneka jenis makhkluk hidup dari manusia, hewan maupun tumbuhan. Untuk dapat mempelajari pentingnya kehidupan di bumi ini manusia kemudian mulai mengembangkan aneka disiplin ilmu, salah satunya adalah ilmu Geografi.

Pada ilmu Geografi, kajian yang dibahas adalah tentang pencitraan bumi, sifat-sifat bumi, gejala alam dan gejala manusia yang hidup di muka bumi, serta faktor-faktor yang membentuk bumi. Istilah Geografi berasal dari bahasa Yunani yang disampaikan pertama kali oleh Eratosthenes (276 – 195 SM) , yaitu gabungan dari kata :

Geo  yanga berarti bumi

Graphein yang berarti tulisan

Perhatian tentang ilmu geografi bukan hanya berhubungan dengan fisik alamiah bumi dan bagian-bagian alam semesta yang berpengaruh terhadap bumi saja, tetapi meliputi semua fenomena yang ada di permukaan bumi baik fenomena fisik maupun fenomena sosial. Pada dasarnya inti dari kajian ilmu Geografi adalah hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan, berikut ini beberapa definisi tentang hakikat, konsep dan batasan geografi :

Video materi ini dapat pula anda lihat pada link VIDEO DEFINISI GEOGRAFI.

Lanjutkan membaca “Pengertian Geografi”