Saturnus

Planet Saturnus Dalam Tata Surya Matahari

= – = – =

.

Saturnus merupakan planet yang menempati urutan ke enam dalam sistem tata surya berdasarkan jaraknya dari matahari. Planet Saturnus termasuk dalam kategori planet Jovian atau planet raksasa dalam tata surya matahari bersama Jupiter, Neptunus dan Uranus.
Berdasarkan orbit lintasan bumi sebagai batasnya, Saturnus termasuk dalam kelompok planet Superior bersama Mars, Jupiter, Neptunus dan Uranus. Sedangkan berdasarkan orbit lintasan asteroid sebagai pembatasnya, Saturnus termasuk dalam kelompok planet luar (outer planet) bersama Jupiter, Neptunus dan Uranus.

Saturnus merupakan planet yang memiliki kerapatan rendah karena sebagian besar bahan penyusunnya berupa cairan dan gas. Ciri khas dari planet Saturnus adalah cincin yang mengelilinginya dan terentang antara 6.630 – 127.000 km di atas atmosfernya.
Cincin ini bersifat unik dan dibentuk oleh cincin-cincin yang jumlahnya ribuan mengelilingi planet. Bahan pembentuk cincin diperkirakan berupa bongkahan-bongkahan es meteorit.

Iklan

 

Lanjutkan membaca “Saturnus”

Jupiter

Planet Jupiter Dalam Tata Surya Matahari

= – = – =

.

Jupiter merupakan planet yang menempati urutan kelima dalam sistem tata surya berdasarkan jaraknya dari matahari. Jupiter termasuk dalam kategori planet Jovian atau planet raksasa dan merupakan planet terbesar dalam sistem tata surya matahari. Beberapa planet raksasa yang lain adalah Saturnus, Neptunus dan Uranus.
Bedasarkan orbit lintasan bumi sebagai pembatasnya, Jupiter termasuk dalam kelompok planet Superior bersama Mars, Saturnus, Uranus dan Neptunus. Sedangkan berdasarkan orbit lintasan asteroid sebagai pembatasnya, Jupiter merupakan planet yang termasuk dalam kelompok planet luar (outer planet) bersama Saturnus, Neptunus dan Uranus.

Atmosfer Jupiter terdiri atas 86% Hidrogen, 14% Helium dan sedikit gas-gas lainnya seperti amonia dan metana. Planet Jupiter memiliki cincin yang terbentuk dari materi gelap kemerah-merahan berupa batuan dan pecahan-pecahan debu. Batuan dan pecahan debu tersebut berasal dari satelit yang gagal terbentuk.

Iklan
Lanjutkan membaca “Jupiter”

Mars

Planet Mars Dalam Tata Suya Matahari

= – = – =

.

Planet Mars merupakan planet yang menempati urutan ke empat dalam tata surya berdasarkan jaraknya dari matahari. Berdasarkan ukurannya Mars merupakan kelompok planet terrestrial, yaitu planet yang memiliki ukuran kurang lebih sama dengan bumi sehingga sering juga disebut dengan planet kebumian. Berdasarkan orbit lintasan bumi sebagai pembatasnya Mars termasuk dalam kelompok planet Superior, sedangkan berdasarkan orbit lintasan asteroid sebagai pembatasnya Mars termasuk dalam kelompok outer planet atau planet luar.

Mars sering juga disebut dengan planet merah karena warnanya yang terlihat kemerah-merahan karena banyaknya unsur besi oksida di permukaan daratannya. Planet Mars diyakini memungkinkan terjadinya suatu bentuk kehidupan, sehingga banyak diteliti oleh pakar-pakar astronom dari berbagai penjuru dunia.

Iklan
Lanjutkan membaca “Mars”

Bumi

Planet Bumi Dalam Tata Surya Matahari

= – = – =

.

Bumi merupakan planet yang berada di urutan ketiga berdasarkan jaraknya dari matahari. Bumi termasuk planet terrestrial dan merupakan planet dalam (inner planet yang terletak di bagian dalam orbit lintasan asteroid. Bumi merupakan planet satu-satunya yang memenuhi syarat terbentuknya kehidupan karena memiliki unsur-unsur pendukung kehidupan antara lain adanya karbon, air, oksigen, tanah dan lainnya.

Planet bumi merupakan planet berbentuk bulat pepat (oblate spheroid). Pemepatan ini terjadi karena adanya rotasi yang menyebabkan wilayah equator mengalami pengembangan, sedangkan wilayah kutub mengalami pemapatan.

Iklan
Lanjutkan membaca “Bumi”

Venus

Planet Venus Dalam Tata Surya Matahari

= – = – =

.

Planet Venus merupakan planet yang berada pada urutan kedua dalam sistem tata surya matahari. Planet Venus sering terlihat pada pagi hari dan sering juga disebut dengan nama bintang kejora. Berdasarkan ukurannya planet Venus termasuk dalam kelompok planet terrestrial yang memiliki ukuran sama dengan bumi bersama Merkurius dan Mars. Berdasarkan lintasan orbit bumi sebagai pembatasnya planet Venus termasuk kelompok planet inferior bersama Merkurius, sedangkan berdasarkan lintasan asteroid sebagai pembatasnya termasuk dalam kelompok planet inner bersama dengan Merkurius, Bumi dan Mars.

Suhu planet Venus di siang hari sangat panas bahkan lebih panas daripada Merkurius yang lebih dekat dengan matahari. Venus memiliki atmosfer yang tebal dan sering tertutup debu atau awan sehingga permukaan daratannya sulit diamati. Berdasarkan hasil ekplorasi pesawat Magellan yang diluncurkan pada 4 Mei 1989 menunjukkan permukaan Venus tampak penuh kawah dan gunung api.

Iklan
Lanjutkan membaca “Venus”

Merkurius

Planet Merkurius Dalam Tata Surya Matahari

= – = – =

.

Merkurius merupakan planet urutan pertama dalam sistem tata surya matahari. Planet ini merupakan benda angkasa yang paling dekat dengan matahari. Planet Merkurius merupakan planet terrestrial yang memiliki ukuran lebih kecil daripada planet bumi bersama Venus dan Mars. Berdasarkan lintasan asteroid sebagai pembatasnya, Merkurius termasuk kelompok planet inner bersama planet Venus, Bumi dan Mars, sedangkan berdasarkan lintasan orbit bumi sebagai pembatasnya termasuk dalam kelompok planet inferior bersama planet Venus.

Letak Merkurius yang sangat dekat dengan matahari serta ukurannya yang kecil menyebabkan planet ini sulit diamati secara langsung dengan mata telanjang. Cahaya matahari yang diterima Merkurius tujuh kali lebih kuat daripada yang diterima oleh bumi, hal ini menyebabkan cuaca dan iklim di planet ini sangat kering dan panas. Lapisan atmosfer Merkurius sangat tipis sehingga menyebabkan terjadinya perubahan suhu yang ekstrim pada siang dengan malam hari.

Iklan
Lanjutkan membaca “Merkurius”