Model Pembelajaran : Circular Moving Cards

Menghafal Distribusi Fenomena Geosfer dengan Memanfaatkan Media Kartu

Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul

Dalam mempelajari Geografi kita akan dihadapkan pada fakta bahwa setiap fenomena geosfer yang ada di permukaan akan memiliki persebaran yang tidak merata. Fakta ini senada dengan salah satu prinsip utama Geografi yaitu prinsip Distribusi atau prinsip Persebaran. Persebaran fenomena geosfer ini dapat dipelajari dengan mengkaji faktor penyebab persebaran, media persebaran hingga hambatan persebaran. Proses penguasaan materi dapat dengan melakukan analisis persebaran dan menyebutkan apa-apa saja yang tersebar.

Lingkup Geosfer yang terdiri dari lima sfera yaitu Lithosfer, Atmosfer, Hidrosfer, Biosfer dan Antroposfer. Kelima lingkup Geosfer tersebut memiliki fenomena distribusi/persebaran yang tidak merata. Contoh dari persebaran yang tidak merata misalnya persebaran Gunung Api di Indonesia, lapisan-lapisan udara di Atmosfer, persebaran jenis dan arus laut, persebaran flora dan fauna di dunia maupun Indonesia, dan persebaran penduduk di pulau-pulau besar di Indonesia.

Lanjutkan membaca “Model Pembelajaran : Circular Moving Cards”

Model Pembelajaran : Wordsearch Dalam Pembelajaran Geografi

Memanfaatkan Kuis Mencari Kata Untuk Mengasah Fokus Peserta Didik

Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul

Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran kita akan menghadapi kelas-kelas dengan karakter, motivasi dan semangat belajar yang berbeda-beda. Ada kelas yang selalu antusias dengan pembelajaran yang kita sampaikan, ada yang biasa saja, ada pula yang kurang memperhatikan materi yang sedang kita ajarkan. Hal ini ada kondisi yang umum dialami oleh guru. Faktor waktu dalam hal ini pada jam berapa jadwal kita masuk kelas juga sedikit banyak mempengaruhi fokus peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Seorang yang guru mendapat jadwal mengajar pada jam setelah jam 12 siang tentu mendapati tantangan yang lebih besar dalam mengelola kelas dibanding ketika masuk kelas pada jam pagi seperti pada jam ke-1 higga jam ke-4. Pada jam pagi tentu mayoritas peserta didik masih dalam keadaan fresh dan mudah menyerap materi pelajaran yang diperoleh. Namun ketika mengajar pada jam akan banyak faktor yang kemudian mempengaruhi fokus peserta didik dalam mengikuti pelajaran, seperti mengantuk, kekenyangan setelah makan pada jam istirahat hingga jenuh pada aktifitas belajar yang mungkin hampir mirip cara penyampaian guru dari pagi hingga siang tersebut.

Lanjutkan membaca “Model Pembelajaran : Wordsearch Dalam Pembelajaran Geografi”

Media Pembelajaran : Kartu Natalitas Mortalitas

Memahami Faktor Kelahiran dan Kematian dengan Memanfaatkan Media Kartu Natalitas Mortalitas

Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul

Kelahiran dan kematian merupakan sub materi yang dibahas dalam bab Dinamika Kependudukan. Ada bahasan praktik berupa perhitungan angka seperti menghitung angka kelahiran kasar, angka kelahiran umum, angka kelahiran menurut kelompok umur, angka kematian kasar, angka kematian bayi dan angka kematian menurut kelompok umur. Ada pula bahasan teoritis seperti pengertian kelahiran dan kematian, faktor-faktor yang menyebabkan angka kematian/kelahiran di suatu wilayah bertambah cepat atau cenderung lambat.

Pada bahasan mengenai faktor yang bersifat mempercepat atau mempertinggi tingkat kelahiran/kematian di suatu wilayah pasti akan dikaji tentang faktor Pronatalitas Antinatalitas dan Promortalitas Antimortalitas. Pronatalitas adalah faktor yang bersifat membuat tingkat kelahiran menjadi lebih tinggi, sedangkan antinatalitas yang bersifat menghambat atau membuat tingkat kelahiran cenderung rendah. Promortalitas adalah faktor yang bersifat membuat tingkat kematian menjadi lebih tinggi, sedangkan antimortalitas bersifat membuat tingkat kematian cenderung rendah.

Lanjutkan membaca “Media Pembelajaran : Kartu Natalitas Mortalitas”