Pengukuran Kebahagiaan di Indonesia
Indeks kebahagiaan adalah alat untuk mengukur kesejahteraan subjektif masyarakat. Di Indonesia, pengukuran ini mulai diterapkan pada tahun 2014 melalui Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK). Melalui survei ini, pemerintah berusaha:
- Mengidentifikasi seberapa bahagia penduduk Indonesia
- Menganalisis hubungan antara kebahagiaan penduduk dengan berbagai indikator yang memengaruhinya
Angka Indeks Kebahagiaan Nasional
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, rata-rata indeks kebahagiaan penduduk Indonesia adalah 71,49.
| Tahun | Indeks Kebahagiaan | Perubahan |
|---|---|---|
| 2017 | 70,69 | β |
| 2021 | 71,49 | Naik 0,80 poin |
Artinya, dalam kurun waktu 4 tahun, tingkat kebahagiaan masyarakat Indonesia secara nasional mengalami peningkatan.
Peningkatan di Tingkat Provinsi
Sejalan dengan kenaikan indeks nasional, sebagian besar provinsi di Indonesia juga mengalami peningkatan indeks kebahagiaan.
Tiga provinsi dengan peningkatan terbesar:
| Provinsi | Kenaikan Poin |
|---|---|
| Jambi | + 4,72 |
| Sulawesi Barat | + 3,44 |
| Kalimantan Utara | + 3,00 |
Provinsi dengan Penurunan Tingkat Kebahagiaan
Meskipun secara umum meningkat, ada beberapa provinsi yang justru mengalami penurunan tingkat kebahagiaan, antara lain:
- Aceh
- Riau
- Sumatra Barat
- Banten
- Yogyakarta


