Sebaran Indeks Kesejahteraan Penduduk Indonesia


Tingkat pengangguran dan lonjakan jumlah penduduk masih menjadi permasalahan yang perlu diselesaikan oleh negara kita. Kedua isu ini terus membayangi upaya pembangunan nasional. Namun, ada kabar baik! Siapa sangka, ternyata indikator kesejahteraan masyarakat di Indonesia justru menunjukkan arah yang positif. Sejumlah indikator kesejahteraan sosial di Indonesia dilaporkan membaik dari waktu ke waktu. Indonesia bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Salah satu buktinya adalah terjadinya peningkatan angka harapan hidup penduduk, berdasarkan laporan statistik Indonesia tahun 2022.

Data angka harapan hidup di Indonesia:

TahunAngka Harapan HidupKeterangan
202073,4 tahun (perkiraan)Sebelum kenaikan
202173,5 tahunNaik 0,1 tahun dari tahun sebelumnya

Perbandingan dengan negara lain (data UNDP 2020):

NegaraAngka Harapan Hidup
Indonesia71,7 tahun
Laos67,9 tahun
Kamboja69,9 tahun
Myanmar67,1 tahun
Filipina71,2 tahun

Dari tabel di atas dapat kita ketahui angka harapan hidup Indonesia (71,7 tahun) melampaui negara-negara tetangga seperti Laos, Kamboja, Myanmar, dan Filipina. Ini adalah pencapaian yang patut diapresiasi.


Meskipun angka harapan hidup mengalami peningkatan, Indonesia masih berada di peringkat menengah jika dibandingkan dengan negara-negara maju. Upaya perbaikan kualitas pelayanan kesehatan harus tetap digalakkan.

Perbandingan dengan negara maju:

NegaraAngka Harapan Hidup
Swiss83,8 tahun
Jepang84,6 tahun
Hongkong84,9 tahun

Indonesia masih tertinggal sekitar 10-13 tahun dibandingkan negara-negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Artinya, masih banyak pekerjaan rumah di bidang kesehatan.


Kesejahteraan di Bidang Ekonomi

Kesejahteraan masyarakat Indonesia dalam bidang ekonomi juga mulai terasa pemulihannya. Salah satu indikatornya adalah Produk Domestik Bruto (PDB) – yaitu total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh masyarakat Indonesia dalam satu tahun.

Data pertumbuhan PDB Indonesia (sumber: Badan Pusat Statistik/BPS):

TahunPertumbuhan PDBKeterangan
2020-2,1% (minus)Terkontraksi akibat pandemi Covid-19
2021+3,7% (positif)Mulai pulih dan bergerak ke arah positif

Setelah sempat terpuruk di masa pandemi, ekonomi Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang menggembirakan dengan pertumbuhan positif sebesar 3,7% pada tahun 2021.


Tantangan Kepadatan Penduduk

Keberhasilan di bidang kesehatan dan ekonomi masih harus berhadapan dengan tantangan kepadatan penduduk. Saat ini Indonesia berada di urutan keempat sebagai negara terpadat di dunia, setelah:

  1. Singapura (kepadatan sangat tinggi)
  2. Filipina
  3. Vietnam
  4. Indonesia

Data kepadatan penduduk Indonesia:

TahunKepadatan Penduduk (per km²)Keterangan
2017136,3 penduduk/km²
2021142 penduduk/km²Naik sekitar 1-2 penduduk per km² setiap tahunnya

Angka ini mencetak tren kenaikan dari tahun ke tahun. Setiap tahun, kepadatan penduduk Indonesia meningkat sekitar satu hingga dua orang per kilometer persegi. Laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat ini perlu diperhatikan secara serius oleh masyarakat Indonesia, khususnya pemerintah, demi menekan dampak permasalahan di bidang-bidang lainnya, seperti:

  • Ketersediaan lapangan kerja
  • Kebutuhan pangan dan air bersih
  • Kualitas lingkungan hidup
  • Ketersediaan perumahan
  • Pelayanan pendidikan dan kesehatan

Kesimpulan

AspekKondisi di IndonesiaTren
Angka Harapan Hidup71,7 tahun (melampaui Laos, Kamboja, Myanmar, Filipina)Meningkat (naik 0,1 tahun dari sebelumnya)
Perbandingan globalMasih peringkat menengah; tertinggal 10-13 tahun dari negara maju (Swiss, Jepang, Hongkong)Masih perlu perbaikan
Pertumbuhan ekonomi (PDB)2020: -2,1% (minus) → 2021: +3,7% (positif)Membaik (pasca pandemi)
Kepadatan penduduk142 penduduk/km² (2021); naik dari 136,3/km² (2017)Meningkat (perlu diwaspadai)
Peringkat kepadatan duniaUrutan ke-4 (setelah Singapura, Filipina, Vietnam)Tantangan serius