Ujian Nasional 2011 Dilaksanakan Pada Bulan April
Jakarta — Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh telah meneken Permendiknas Nomor 45/2011 tentang Kriteria Kelulusan dan Permendiknas Nomor 46/2011 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP dan SMA.
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2010/2011 jenjang sekolah menengah atas/ madrasah aliyah/sekolah menengah kejuruan (SMA/MA/SMK) akan digelar pada 18-21 April 2011. Adapun pelaksanaan UN sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah (SMP/MTs) akan digelar pada 25-28 April 2011.
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) menyampaikan, pemerintah menggunakan formula baru untuk menentukan kelulusan yaitu nilai gabungan antara nilai UN dan nilai sekolah yang meliputi ujian sekolah dan nilai rapor. “Dengan formula baru kita pertimbangkan prestasi di sekolah (yaitu) ujian sekolah dan raport digabung dengan UN,” katanya saat memberikan keterangan pers di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Jakarta, Senin (3/1/2011).
Lanjutkan membaca “Ujian Nasional 2011 Dilaksanakan Pada Bulan April”
SKL GEOGRAFI UNAS 2011
Setelah menunggu beberapa lamanya akhirnya saya dapatkan juga Standar Kompetensi Lulusan atau sering disingkat dengan SKL pada Ujian Nasional 2011. Mohon maaf sebelumnya kepada para pembaca, posting ini hanya saya gunakan untuk mengomentari SKL yang sesuai dengan mata pelajaran yang saya ampu yaitu GEOGRAFI.
Mapel geografi saat ini memasuki tahun ke-empat sebagai mapel yang termasuk dalam materi Ujian Nasional, setelah melihat dan membaca SKL ini ada beberapa perubahan yang membuat saya senang tetapi di satu sisi juga membuat saya berpikir harus segera melakukan perubahan dan penambahan pada beberapa materi yang selama ini agak saya abaikan. SKL UNAS pada mapel Geografi ini mengalami penambahan/perubahan pada Jumlah SKL-nya yang dulu 6 berubah menjadi 8. Pada bagian lain juga terdapat beberapa penambahan yang menurut saya cukup siginifikan pada indikator.
Dibandingkan dengan SKL terdekat, yaitu SKL tahun 2010, pada SKL 2011 ini terdapat perubahan yang cukup membuat saya senang yaitu pada kolom indikator yang dahulu merupakan kolom kemampuan yang diuji berubah dari tahun lalu ada 14 sekarang menjadi 25 indikator. Sebuah perubahan yang saya kira akan memudahkan bagi para guru dan juga siswa dalam memperkirakan/memprediksi materi-materi yang kemungkinan besar akan keluar di UN mendatang.
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
Standar Penilaian Pendidikan terdiri atas :
- penilaian hasil belajar oleh pendidik.
- penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan.
- Penilaian hasil belajar oleh Pemerintah.
Penilaian hasil belajar oleh pendidik
Dilakukan secara berkesinambungan untuk :
- Memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil
- Bentuknya :
- Ulangan harian
- Ulangan tengah semester
- Ulangan akhir semester
- Ulangan kenaikan kelas
Penilaian digunakan untuk :
- Menilai pencapaian kompetensi peserta didik
- Bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar
- Memperbaiki proses pembelajaran
Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
Dilakukan melalui :
- Pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk aspek afektif
- Ujian, ulangan dan/atau penugasan untuk aspek kognitif
Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
Dilakukan melalui :
- Pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk aspek afektif
- Ujian, ulangan dan/atau penugasan untuk aspek kognitif
Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
Pembelajaran PAKEM
11 Indikator Pembelajaran PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan)
Oleh : Rahmad Widodo
KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) mengisyaratkan bahwa proses pembelajaran yang ideal adalah pembelajaran yang dapat merangsang peserta didik untuk dapat mengungkapkan segala potensi dirinya untuk dapat meraih sekian kompetensi sesuai dengan bakat dan minatnya, bukan sebaliknya hanya disuapi oleh guru dengan segala macam pengetahuan. Pembelajaran yang bermakna juga demikian, mengedepankan pengembangan potensi peserta didik, sehingga pembelajaran bukan bersumber atau terfokus pada guru, melainkan berfokus dan terpusat pada peserta didik. Proses pembelajaran yang demikian idealnya dilakukan dengan cara yang santun dan menyenangkan. Bukan dengan doktrinisasi dan intimidasi/tekanan. Sehingga dapat dikatakan pembelajaran tersebut adalah pembelajaran ramah anak atau dengan prinsip asah, asih, asuh. Ada sebelas indikator/tolok ukur bahwa pembelajaran dapat dikategorikan sudah PAKEM, yaitu :
1. Metode Pembelajaran :
- Kegiatan belajar siswa menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi (wawancara, pengamatan, bermain peran, penelitian, berlangsung di luar dan di dalam kelas) sesuai dengan mata pelajaran. Idealnya lebih dari 3 jenis.
- Kegiatan belajar siswa menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan spesifikasi bahan ajar.
- Penggunaan metode dalam kegiatan belajar siswa sesuai dengan RPP.
MENGENANG ENAM TAHUN TSUNAMI ACEH
Sebuah gempa bumi besar telah terjadi pada hari Minggu, 26 Desember 2004 di Indonesia. Gempa dengan magnitude lebih dari 9,0 itu terjadi di pantai lepas barat Sumatera Utara seperti yang ditunjukkan pada peta di samping. Gempa ini merupakan gempa terbesar keempat di dunia sejak tahun 1900 dan terbesar sejak tahun 1964 yang terjadi di Prince William Sound, Alaska. Tsunami 2004 telah menyebabkan korban tertinggi dalam sejarah karena berdekatan dengan Kota Besar Banda Aceh. Lebih dari 150.000 orang tewas, lebih dari 25.000 orang hilang dan lebih dari 1.000.000 mengungsi di Asia Selatan dan Afrika Timur. Setidaknya 110.229 orang tewas di Indonesia, 30.922 orang di Sri Lanka, 10.749 di India, 5.303 di Thailand, 150 di Somalia, 81 di Maladewa, 68 di Malaysia, 59 di Myanmar, 10 di Tanzania, 3 di Seychelles, 2 di Bangladesh dan 1 di Kenya.



