STUDI MERAPI II

LETUSAN ST VINCENT MERAPI 2010

Oleh : Budi Setiyarso

6 Nopember 2010

Tipe Guguran 

Tipe Guguran

Menurut teori tipe letusan, Merapi memang memiliki tipe sendiri yaitu tipe merapi (guguran) yaitu awan panas dan lava mengalir pada salah satu bagian lereng seperti jatuh karena gaya beratnya. Gaya berat awan panas dan lava lebih kuat mempengaruhi aliran daripada tekanan dari dalam bumi. Tetapi kenapa letusan 4 Nopember 2010 membentuk tipe St Vincent? (Kok Merapi menghianati karakternya? Melu-melu gunungapi luar negeri St Vincent?? Atau mungkin Merapi sudah kehilangan karakter kuat dan cerdasnya sehingga terpengaruh budaya gunungapi asing yang katanya nakal dan bringas???)

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI II”

STUDI MERAPI I

REFLEKSI KEMATIAN MBAH MARIDJAN

Oleh : Budi Setiyarso

4 Nopember 2010

Mbah Maridjan 

Mbah Maridjan

Setting morfologi puncak gunungapi aktif kuat dipengaruhi oleh sistem aliran lava. Morfologi ini mempengaruhi sistem aliran lava. Begitu juga sistem aliran lava akan mempengaruhi setting morfologi pasca vulkanisme. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa keadaan morfologi puncak dan jalur lava bersifat dinamis dan berubah dari waktu ke waktu, tergantung kuatnya gerusan lava dan besaran sedimentasi lava yang telah membeku.

Dugaan aliran lava akan membentuk pola yang tetap (tidak banyak berubah) sebagai buah perkembangan pengetahuan lokal (local knowledge) yang mendasarkan pada “ilmu titen” dari peristiwa-peristiwa di masa lampau (event) adakalanya bisa menjadi “salah”. Seperti itulah kasus tragedi “Mbah Maridjan” di Dusun Kinahrejo pada tanggal 26 Oktober 2010.

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI I”

Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2009-2010

Berikut ini dokumen soal UNAS mata pelajaran Geografi SMA/MA tahun 2009-2010. Soal ini merupakan soal yang saya ketik ulang dan saya modifikasi, terutama pada gambar-gambar yang kurang jelas. Bagi yang mau mendowload silahkan klik pada teks di bawah ini. UNAS GEOGRAFI SMA 2010 A UNAS GEOGRAFI SMA 2010 B Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat. Lanjutkan membaca Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2009-2010

Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2008-2009

Berikut ini dokumen soal UNAS mata pelajaran Geografi SMA/MA tahun 2008-2009. Soal ini merupakan soal yang saya ketik ulang dan saya modifikasi, terutama pada gambar-gambar yang kurang jelas. Mohon maklumnya cuma soal A, karena soal B yang saya punya belum saya ketik. Bagi yang mau mendowload silahkan klik pada teks di bawah ini. UNAS GEOGRAFI SMA 2009 A Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat. Lanjutkan membaca Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2008-2009

Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2007-2008

Berikut ini dokumen soal UNAS mata pelajaran Geografi SMA/MA tahun 2007-2008. Soal ini merupakan soal yang saya ketik ulang dan saya modifikasi, terutama pada gambar-gambar yang kurang jelas. Mohon maklumnya cuma soal A, karena soal B yang saya punya belum saya ketik. Bagi yang mau mendowload silahkan klik pada teks di bawah ini. UNAS GEOGRAFI SMA 2008 A Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat. Lanjutkan membaca Soal UNAS mapel Geografi Tahun 2007-2008

Menghitung Luas Wilayah Pada Peta Menggunakan Planimeter

Luas wilayah pada peta dapat kita hitung dengan menggunakan metode balok dan grid (kotak). Kedua metode tersebut pada prinsipnya sama, yaitu memperkirakan luas peta dengan membuat kotak atau balok yang kemudian dihitung luasnya berdasarkan perbandingan skala. Hasil perhitungan kedua metode tersebut tidak mutlak benar, hal ini karena ada wilayah pada peta yang menjadi hilang atau bertambah. Sebagai contoh pada metode kotak jika wilayah pada peta yang terpotong kotak bujur sangkar daerah yang ada kurang dari separuh maka daerah itu dihilangkan (dihitung 0 ), sedangkan jika daerahnya tergambar separuh atau lebih maka akan dihitung 1. Perhitungan dengan cara tersebut dapat menyebabkan luas peta bisa menjadi lebih sempit atau justru lebih luas dari luas sebenarnya.

Untuk meminimalisasi kesalahan perhitungan pada metode grid dan balok yang bersifat manual, maka luas pada peta dapat kita ukur dengan menggunakan alat bantu pengukur luas peta yang biasa disebut PLANIMETER.

Lanjutkan membaca “Menghitung Luas Wilayah Pada Peta Menggunakan Planimeter”