Persebaran Flora dan Fauna

Persebaran Flora Dan Fauna di Permukaan Bumi

Biosfer

= – = – =

Biosfer adalah salah satu obyek material yang menjadi kajian dalam ilmu geografi selain antroposfer, atmosfer,  hidrosfer dan lithosfer. Biosfer merupakan lapisan fenomena geosfer yang mengkaji tentang kehidupan di permukaan bumi pada lingkup flora (hewan) dan fauna (tumbuhan).

Lanjutkan membaca “Persebaran Flora dan Fauna”

Lapisan-lapisan bumi

Bumi adalah salah planet anggota tata surya matahari yang berada di galaksi Bimasakti (Milky Way). Berada di urutan ke tiga dari matahari bumi memiliki atribut-atribut yang mendukung terbentuknya kehidupan di dalamnya, mulai dari air, tanah dan udara yang bersahabat bagi makhluk-makhluk yang tinggal di dalamnya.

Planet Bumi yang ditempati oleh bermilyar-milyar manusia dan makhluk hidup lain ini merupakan planet yang bersifat dinamis, artinya selalu mengalami perubahan secara terus-menerus dimulai dari sejarah awal terbentuknya sampai saat ini. Bumi memiliki beberapa lapisan yang memiliki karakteristik berbeda-beda. Lapisan bumi dimulai dari lapisan terluar meliputi kerak bumi (lithosfer), mantel (astenosfer) dan inti bumi (barisfer) yang memiliki inti luar dan inti dalam.

Lanjutkan membaca “Lapisan-lapisan bumi”

Tahun Hijriyah

Hari ini Senin, tanggal 29 Desember 2008 bertepatan dengan mulainya hari pertama tahun 1430 Hijriyah. Kalender/sistem penanggalan yang menggunakan lamanya revolusi bulan terhadap bumi yang berkisar antara 29-30 hari. Jumlah hari tahun Hijriyah dalam satu tahun adalah 355 hari, lebih sedikit 10 hari dari tahun Masehi (365 hari). Tahun Jawa juga menggunakan pedoman penanggalan yang sama dengan tahun Hijriyah. Tahun baru, ataupun apa kita menyebutnya … Lanjutkan membaca Tahun Hijriyah

Manfaat Ilmu Geografi

Beberapa manfaat dalam mempelajari dan menerapkan ilmu Geografi

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Ilmu merupakan pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala tertentu di bidang (pengetahuan) itu. Sedangkan pengetahuan merupakan segala sesuatu yang manusia ketahui sebagai hasil dari proses mencari tahu.
Geografi merupakan salah satu dari sekian banyak ilmu pengetahuan yang dapat dipelajari oleh manusia. Geografi memiliki kekhasannya sendiri yang menjadi cirinya yaitu studi mengenai bumi sebagai planet dan sebagai tempat terjadinya kehidupan.

Suatu ilmu pengetahuan diperkenalkan dari satu orang ke orang lain, dari satu lembaga ke lembaga lain memiliki tujuan agar ilmu itu tetap ada dan bisa dipelajari oleh manusia secara kontinyu. Penerapan berbagai konsep dan metode yang terdapat dalam ilmu pengetahun diharapkan dapat memberikan manfaat bagi manusia dalam melangsungkan kehidupannya.
Tak terkecuali dengan ilmu geografi, mempelajari ilmu tentang bumi dengan segala macam yang ada di dalamnya ini juga memberikan aneka manfaat yang begitu besar dalam kehidupan. Terapan-terapan yang dapat digunakan dalam ilmu geografi turut dapat mempermudah manusia dalam menyelesaian suatu permasalahan atau kegiatan.

Lanjutkan membaca “Manfaat Ilmu Geografi”

Aspek-aspek Kajian Ilmu Geografi

Aspek-aspek Dalam Disiplin Ilmu Geografi

oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Geografi sebagai ilmu yang mempelajari tentang bumi memiliki bidang kajian yang sangat luas. Hampir semua fenomena alam maupun non alam menjadi bidang bahasan dalam geografi. Unsur-unsur geosfer saja seperti atmosfer, antroposfer, biosfer, hidrosfer dan lithosfer memiliki kajian yang banyak mulai dari jenis, bentuk fenomena geosfer hingga proses-proses yang menyertainya.

Begitu luasnya bidang kajian bumi, dan oleh Willian Kirk dibadgi menjadi 2 bagian aspek geografi yaitu aspek fisik dan nonfisik. Kedua aspek ini saling berhubungan satu sama lain dalam kehidupan di permukaan bumi.

Aspek fisik dan non fisik dalam kajian ilmu geografi antara lain :

Lanjutkan membaca “Aspek-aspek Kajian Ilmu Geografi”

Pendekatan-pendekatan dalam Ilmu Geografi

Pendekatan-pendekatan Dalam Mengkaji Fenomena Geografi

Pengetahuan Dasar Geografi

= – = – =

Setiap disiplin ilmu memiliki pendekatan tersendiri dalam mengkaji suatu permasalahan. Pendekatan tersebut tentu sesuai dengan ciri khas dan membedakan dengan disiplin ilmu lainnya. Sebagai contoh pertumbuhan penduduk yang tinggi di suatu negara sering kita temukan dikaji dengan menggunakan sudut pandang ilmu yang berbeda-beda. Sebagai misal pertumbuhan penduduk dari sudut pandang ilmu biologi berkaitan dengan organ reproduksi, dari sudut pandang ekonomi akan berkaitan dengan tingkat kesejahteraan secara ekonomi, dari sudut pandang sosiologi berkaitan dengan hubungan sosial, sedangkan dari sudut pandang geografi pertumbuhan penduduk yang tinggi akan berkaitan dengan kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk.

Sebagaimana disiplin ilmu yang lain, Geografi juga memiliki pendekatan dalam mengkaji suatu permasalahan yang sesuai dengan ciri khas keilmuan Geografi. Pendekatan ini digunakan untuk mengkaji fenomena apapun yang tersebar di permukaan bumi baik faktor fisik (alam) maupun non fisik (sosial/manusia) dan kemudian membuat prediksi maupun solusi dari permasalahan tersebut.

Lanjutkan membaca “Pendekatan-pendekatan dalam Ilmu Geografi”