Software Pembelajaran Geografi

CELESTARIA, TEROPONG LUAR ANGKASA DI KOMPUTERMU

Nur Samsu *

Satu lagi program gratis simulasi ruang yang memungkinkan Anda menjelajahi alam semesta kita dalam tiga dimensi. Seperti posting sebelumnya tentang Stellarium, kali ini GeoPedia.tk memperkenalkan Celestia yaitu program pembelajaran yang sangat ampuh, karena tidak hanya membatasi di permukaan bumi saja (seperti GoogleEarth, GoogleMaps, dll), tetapi anda dapat melakukan perjalan di tata surya , ke salah satu lebih dari 100.000 bintang , atau bahkan di luar galaksi.

Lanjutkan membaca “Software Pembelajaran Geografi”

Rekor Dunia

GUNUNG EVEREST TERNYATA BUKAN GUNUNG TERTINGGI DI DUNIA

Oleh : Budi Setiyarso

Gunung Everest

Gunung Everest

Hampir semua orang tahu bahwa Mount/Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia. Bukan hanya di kalangan ilmuan /geologis tetapi informasi ini lebih trend di kalangan pecinta alam dan para pendaki. Banyak pendaki berduyun-duyun dari seluruh dunia demi perjalanan penaklukan Gunung Everest dengan rekor-rekor tertentu yang mereka ciptakan misalnya pendakian pertama dari negaranya, pendakian tercepat, pendakian dengan jalur baru, pendakian dengan setting yang berbeda dsb. Kebanggan para pendaki ini ketika mampu menancapkan bendera negara dan organisasinya di puncak Gunung Everest.

Puncak Gunung Everest adalah 8.848 meter (29.028 kaki) di atas permukaan laut. Elevasi ketinggian ini menempatkan Gunung Everest sebagai gunung dengan elevasi tertinggi. Namun ternyata dalam hitungan morfologis, Gunung Everest bukan gunung tertinggi. Atau dengan kata lain, Puncak Everest merupakan puncak tertinggi di dunia namun Everest bukan gunung tertinggi dalam ukurannya sebagai gunung.

Lanjutkan membaca “Rekor Dunia”

Perkembangan Lubang Ozon

MEMAHAMI PERKEMBANGAN LUBANG OZON

Oleh : Budi Setiyarso

Lubang Ozon

Lubang Ozon

Ozon adalah tabir surya alami bumi yang berfungsi melindungi kehidupan dari radiasi ultraviolet yang berlebihan. Menurut hasil penelitian, lapisan ozon bumi telah rusak oleh chlorofluorocarbon /CFC (bahan kimia yang digunakan untuk pendingin) dan aerosol dari spray kaleng yang berdampak menghancurkan molekul ozon.

Pada akhir 1980-an, pemerintah di seluruh dunia mulai memberi perhatian pada kehancuran lapisan ozon dengan menegosiasikan dalam Protokol Montreal, suatu perjanjian internasional untuk mengatur penggunaan bahan kimia perusak ozon. Perjanjian yang Indonesia juga turut mengesahkan itu menjadi dasar pelaksanaan tugas bagi para ilmuwan untuk menilai dan melaporkan secara teratur terhadap lapisan ozon, khususnya laporan tahunan lubang ozon di Antartika.

Pada bulan Januari 2011, Sekretariat Ozon dari United Nations Environment Programme (Lembaga Lingkungan Hidup PBB) merilis laporan terakhir dan mencatat bahwa protokol telah mampu melindungi lapisan ozon stratosfer dari peningkatan yang signifikan dan memberi manfaat bersama dengan mengurangi perubahan iklim.

Lanjutkan membaca “Perkembangan Lubang Ozon”

Badai Yasi

BADAI YASI DI AUSTRALIA MENYENTUH INDONESIA?

Oleh : Budi Setiyarso

Ilustrasi Yasi

Ilustrasi Yasi

Musim penghujan tahun ini merupakan musim penghujan dengan derajat kelembaban yang sangat basah. Seperti di ulas sebelumnya, Bill Patzert mengungkapkan bahwa tahun ini akan ada peristiwa La Nina terkuat sepanjang 50 tahun terakhir. La Nina sendiri adalah pendinginan udara di equator pasifik. Bukti peristiwa La Nina dapat dilihat dari kejadian Siklon Yasi berdasarkan laporan NASA berikut ini :

Siklon Yasi terus berjalan ke arah Queensland, Australia. Citra warna alami beresolusi sedang produk sensor MODIS (The Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer) di satelit Terra NASA menangkap fenomena badai Siklon Yasi. Pemotretan dilakukan pukul 10:00 waktu Queensland (07:00 WIB) pada tanggal 1 Februari 2011. Badai membentang di atas Kepulauan Solomon dan Papua New Guinea. Bagian pantai Queensland (Australia) terlihat di sudut kiri bawah.

Siklon Yasi adalah sebuah siklon tropis yang mendarat di bagian utara Queensland, Australia. Pada mulanya siklon ini merupakan siklon berkategori 3 pada 31 Januari 2011. Pada 1 Februari siklon ini menguat menjadi siklon kategori 4 dan akhirnya pada 2 Februari, siklon ini menguat menjadi sebuah siklon kategori 5.

Lanjutkan membaca “Badai Yasi”

Oleh-oleh Workshop Manajemen Bencana di UGM

Pada hari Jumat tanggal 4 Februari 2011 saya mengikuti kegiatan Workshop sehari yang dilaksanakan di Fakultas Geografi Universitas Gajah Mada. Kegiatan Workshop ini merupakan rangkaian awal kegiatan dari Olimpiade Geografi Nasional Tingkat SMA 2011 yang mengetengahkan tema ” Kontribusi Geografi Terhadap Upaya Mitigasi Bencana dan Pengelolaan Lingkungan dalam Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia”, yang dilaksanakan pada tanggal 4 – 6 Februari 2011. Kegiatan Olimpiade Geografi ini mayoritas  diikuti oleh  siswa-siswa SMA di daerah DIY dan Jawa Tengah, tetapi dari yang saya lihat kemarin diikuti beberapa sekolah dari luar Jateng dan DIY, bahkan ada teman dari Sumatera Selatan yang mendampingi siswa untuk kegiatan tersebut. Hmmm… luar biasa, sebuah semangat yang patut di tiru. Salut buat Pak Joni dari Muaraenim, semoga semakin semangat saja dan terus berkarya, dan thanks atas diskusi yang telah kita share satu sama lain.

Saya sendiri datang tidak datang bersama siswa-siswa karena madrasah kami tidak mendapat pemberitahuan mengenai acara tersebut. Saya datang atas pemberitahuan dari pihak panitia penyelanggara yang menulis di comment area pada salah satu postingan blog saya ini.

Lanjutkan membaca “Oleh-oleh Workshop Manajemen Bencana di UGM”

Lubang-lubang besar di muka bumi akibat tanah yang ambles

Fenomena tanah ambles biasanya terjadi tiba-tiba, walaupun hanya dikenal di tempat-tempat tertentu yang rawan ambles, fenomena ini telah terjadi di seluruh dunia. Awalnya ditandai dengan bocornya pipa-pipa ledeng yang berkarat, itu menandakan tanah berpijak kita sedang ambles pertahan, dan suatu hari nanti wuuusss…! Bangunan-bangunan diatasnya akan tersedot kedalamnya dan jalan-jalan akan hancur. Tapi ada juga yang amblesnya bersifat alami bukan karena campur tangan manusia dan hasilnya sangat indah dan menakjubkan. Aneh tapi nyata, inilah beberapa fenomena tanah ambles terbesar di dunia.

Lanjutkan membaca “Lubang-lubang besar di muka bumi akibat tanah yang ambles”