Karya Siswa – Maket Keruangan Kota Menurut Teory Konsentris
Membuat maket pola keruangan kota menurut Teori Konsentris (Ernest W Burgess)
===
Mata Pelajaran Geografi kelas XII SMA/MA kurikulum 2013 Revisi, materi tentang Interaksi Keruangan Desa dan Kota yang pada K-13 sebelum revisi ada di semester genap sekarang beralih di semester ganjil. Pada subbab Pola Keruangan Kota terdapat bahasan tentang teori keruangan kota. Pada bahasan teori keruangan kota materi yang terdapat di hampir semua buku pelajaran umumnya adalah 3 (tiga) teori yaitu teori Konsentris, teori Sektoral dan teori Inti Ganda. Menyampaikan materi yang berkaitan dengan tata ruang/pola keruangan ke siswa sudah barang tentu guru akan menyajikan gambar atau sketsa untuk mempermudah penyampaian dan pemahaman siswa. Hal tersebut juga berlaku pada saya. Setiap menyampaikan materi teori keruangan kota pasti akan selalu menampilkan gambar tentang teori tersebut. Pada suatu waktu saya sempat jenuh dengan gambar teori keruangan kota yang itu-itu saja. Hampir di semua buku pelajaran kelas XII sejak era KTSP hingga sekarang gambarnya mirip-mirip hanya sedikit pengubahan di warna atau ketebalan garis pembatas zona keruangannya.
Sampai akhirnya saya browsing-browsing di internet dan menemukan gambar teori-teori keruangan kota yang diterbitkan oleh Pearson Prentice Hall, ada penampilan yang berbeda dibanding dengan gambar teori di buku-buku pelajaran yang saya miliki. Di gambar tersebut setiap zona yang ada dipenuhi dengan bangunan/rumah yang bentuk dan ukurannya bervariasi menyesuaikan dengan kriterian zona itu sendiri. Sepintas seperti sebuah maket, dan saat berpikir tentang gambar yang berbentuk seperti maket itu ada pikiran terlintas bagaimana jika siswa saya beri tugas untuk membuat maket tentang pola keruangan kota dengan mencontoh gambar itu. Sambil dalam hati berkata, “Ini bisa digunakan untuk menilai aspek ketrampilan/psikomotor siswa dan mereka bisa belajar melalui ranah/tingkatan application/terapan”.
Lanjutkan membaca “Karya Siswa – Maket Keruangan Kota Menurut Teory Konsentris”

