LKS Dinamika Kependudukan – Membuat Tabel dan Grafik Komposisi Penduduk

Praktik Menyederhanakan Data Mentah Hasil Sensus

Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul

Sensus Penduduk dilaksanakan dalam rentang waktu tertentu. Ada yang melaksanakan setiap 5 tahun sekali, namun secara umum setiap 10 tahun sekali. Pada negara dengan jumlah penduduk besar seperti Indonesia pelaksanaan dalam rentang 10 tahun adalah hal yang masuk akal dilaksanakan daripada setiap 5 tahun. Menekan biaya pelaksanaan yang besar tentu menjadi pertimbangan utama bagi pemerintah. Selain itu pendataan jumlah penduduk yang besar juga merupakan pekerjaan yang tentu membutuhkan ketelitian dan kecermatan bagi para petugas pengambil data di lapangan hingga petugas di kantor Biro Pusat Statistik yang akan mengolah data hasil sensus yang luarbiasa banyak item sensus pada setiap penduduk.

Data yang diambil dari setiap penduduk dalam kegiatan sensus cukup banyak itemnya, dari nama, tempat lahir, tanggal lahir, usia pada saat sensus, jenis kelamin, tempat tinggal, pekerjaan, agama, status sosial seperti perkawinan dan lain-lain. Item data yang banyak ini tentu tidak dibutuhkan oleh mayoritas pengguna seperti lembaga lain maupun perorangan. Ada kalanya yang lebih dibutuhkan adalah data hasil olahan yang lebih sederhana (data garis besar) baik data angka dan visual.

Lanjutkan membaca “LKS Dinamika Kependudukan – Membuat Tabel dan Grafik Komposisi Penduduk”

LKS Dinamika Kependudukan : Dokumen Registrasi Kependudukan

Diskusi dan Presentasi Siswa Tentang Pentingnya Memiliki Dokumen Kependudukan

Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul

Dalam materi tentang Dinamika Kependudukan ada banyak materi yang cukup menarik untuk didiskusikan bersama peserta didik, salah satunya adalah submateri tentang Sensus, Survey dan Registrasi Kependudukan. Dari ketiga cara mendata informasi kependudukan tersebut Sensus dan Survey Kependudukan umumnya didiskusikan oleh peserta didik untuk diketahui perbedaan antara keduanya. Perbedaan yang sering dibahas adalah dari sisi rentang waktu pelaksanaan, batasan waktu pengambilan data, metode pengumpulan data hingga perbedaan biaya antara keduanya. Lalu tentang Registrasi Kependudukan apakah ada yang menarik untuk didiskusikan? Jawabannya adalah ada dan cukup banyak. Lalu apa yang bisa didiskusikan?

Seperti pada judul yang tertulis di gambar di atas, diskusi tentang Registrasi Kependudukan adalah tentang aneka dokumen kependudukan yang bisa atau sudah dimiliki oleh setiap penduduk. Lalu apa saja dokumen kependudukan itu? Ada beberapa dokumen kependudukan yang bisa dimiliki oleh setiap penduduk, antara lain misalnya

Lanjutkan membaca “LKS Dinamika Kependudukan : Dokumen Registrasi Kependudukan”

LKS Peta dan Pemetaan : Memperbesar dan Memperkecil Peta

Mengubah Peta Secara Manual Menggunakan Metode Grid

Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul

Pada era digital seperti sekarang ini peta permukaan bumi dengan mudah bisa kita dapatkan di aplikasi android hingga PC, dari yang bersifat online maupun offline, dari yang gratis ataupun berbayar. Jika kita ingin mengetahui secara lebih detail suatu obyek di permukaan bumi atau ingin mengetahui secara kasar saja, maka caranya cukup mudah. Kita melakukannya dengan mencubit layar atau menekan tombol zoom in dan zoom out. Tentu hal ini memberikan kemudahan bagi kita dalam menggunakan peta sebagai sarana informasi keruangan. Namun bagaimana dengan cara memperbesar atau memperkecil suatu peta secara manual pada media kertas?

Secara manual memperbesar dan memperkecil peta dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain menggunakan metode grid, menggunakan pantograf hingga cara paling mudah yaitu fotokopi.
Metode grid adalah cara memperbesar dan memperkecil peta dengan membuat kotak-kotak bujur sangkar pada peta yang akan diperbesar/diperkecil, kemudian membuat kotak-kotak bujur sangkar yang berukuran lebih besar atau lebih kecil di media lain yang akan digunakan untuk menggambar atau meniru peta utama.

Lanjutkan membaca “LKS Peta dan Pemetaan : Memperbesar dan Memperkecil Peta”

LKS Dinamika Kependudukan : Simulasi Pertumbuhan Penduduk

Mensimulasi Bertambahnya Penduduk Indonesia Penduduk Secara Realtime

Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul

Kegiatan pembelajaran di semester genap Fase F kelas XI untuk mata pelajaran Geografi diawali dengan materi Lingkungan Hidup dan Dinamika Kependudukan. Pada pertemuan pertama di awal semester saya isi dengan refleksi kegiatan pembelajaran Geografi pada semester sebelumnya dan sedikit membahas tentang pengertian Antroposfer serta salah satu fenomena dalam dinamika kependudukan dunia yaitu peristiwa ledakan penduduk. Selanjutnya pada pertemuan kedua saya menyampaikan materi tentang pertumbuhan penduduk. Materi ini dimulai dengan mengulas kembali sebab-sebab ledakan penduduk yang terjadi di dunia, lalu berlanjut secara khusus dengan membahas ledakan penduduk yang terjadi di Indonesia.

Siswa/i saya berikan data jumlah penduduk Indonesia berdasarkan hasil Sensus Penduduk tahun 2010 dan 2020. Mereka kemudian saya minta untuk membandingkan hasil sensus tersebut seperti jumlah penduduk laki-laki, jumlah penduduk wanita, penduduk usia produktif dan tidak produktif hingga sebaran penduduk berdasarkan pulau.

Lanjutkan membaca “LKS Dinamika Kependudukan : Simulasi Pertumbuhan Penduduk”

Kuis Teka Teki Siapa Aku dengan QR Code

Memanfaatkan Aplikasi QR Code Untuk Quiz Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Geografi

Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul

Era pandemi beberapa waktu lalu telah menjadi loncatan awal bagi para guru dalam memanfaatkan produk-produk Teknologi Informasi yang dapat mendukung pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar. Berbagai platform kelas maya seperti Google Classroom, Schoology dan banyak platform lain telah menjadi alternatif pilihan bagi guru untuk melaksanakan pembelajaran secara daring. Agar kegiatan pembelajaran daring tersebut tidak monoton, maka guru kemudian juga mulai bereksplorasi dengan mencari aplikasi-aplikasi yang dapat membuat kegiatan pembelajaran daring menjadi lebih menarik untuk diikuti.

Begitu pula dengan berbagai eksplorasi yang saya lakukan pada waktu itu. Saya mencari beberapa aplikasi yang dapat saya gunakan agar kegiatan pembelajaran daring yang saya lakukan menggunakan Google Classroom dapat lebih hidup dan menarik bagi siswa/i untuk mengikuti. Pemanfaatan edugames seperti Quizizz, Kahoot dan Wordwall adalah beberapa contoh aplikasi yang saya pilih dan gunakan selama pembelajaran daring. Ada lagi aplikasi yang pernah saya terapkan satu kali pada waktu pandemi yaitu memanfaatkan aplikasi QR Code Scanner.

Lanjutkan membaca “Kuis Teka Teki Siapa Aku dengan QR Code”

Pilah dan Tempel Kartu Potensi Indonesia

Memilah Teks di Potongan Kertas dan Menempatkan di Kriteria yang Sesuai

Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul

Mata pelajaran yang banyak materi dalam bentuk bacaan memiliki dua sisi yang berbeda bagi siswa-siswi. Bagi siswa/i yang gemar membaca tentu menjadi semacam tantangan yang membuat penasaran bagi mereka untuk membaca, mempelajari dan memahami isi bacaan pada mata pelajaran yang dimaksud. Di sisi lain bagi siswa/i yang cenderung malas membaca, mempelajari suatu materi dalam bentuk bacaan dengan jumlah baris yang banyak tentu menjadi suatu pekerjaan yang akan cenderung membosankan bagi mereka. Pada kondisi kelas dengan siswa yang lebih suka kegiatan pembelajaran aktif dan penuh gerak, tentu diperlukan penyesuaian untuk mereka agar dalam kegiatan pembelajaran tetap berjalan dan penguasaan materi tetap dapat mereka capai.

Lanjutkan membaca “Pilah dan Tempel Kartu Potensi Indonesia”