STUDI MERAPI 16

DAMPAK ERUPSI MERAPI PADA FAUNA/HEWAN TERNAK

Andi Hidayat

30 Nopember 2010

Erupsi Merapi beberapa waktu yang lalu menyebabkan banyak hewan ternak milik penduduk yangmenjadi korban. Banyak hewan ternak yang mati terpanggang oleh terjangan awan panas. Sebagian besar ternak yang mati menjadi korban adalah sapi yang ditinggal oleh pemiliknya mengungsi.  Berikut ini ada beberapa foto-foto fauna yang menjadi korban akibat Erupsi Merapi yang dapat kita gunakan sebagai bahan refleksi bagi kita.

Seekor monyet yang ditemukan selamat dari amukan awan panas Merapi.
Seekor monyet yang ditemukan selamat dari amukan awan panas Merapi.

Foto-foto ini di ambil dari Montserrat Volcano. Jika ingin mendapatkan foto yang lebih lengkap, anda dapat mengklik langsung link tersebut.

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI 16”

STUDI MERAPI 15

KORBAN JIWA AKIBAT ERUPSI MERAPI

Andi Hidayat

30 Nopember 2010

Bencana Merapi menimbulkan begitu banyak dampak bagi lingkungan di sekitarnya, tak terkecuali pada manusia. Dampak erupsi tidak hanya menyebabkan penderitaan secara psikologis tetapi juga penderitaan secara fisik. Akibat letusan dan awan panas yang ditimbulkannya bencana Merapi juga mengakibatkan banyak korban jiwa. Banyak penduduk di sekitar Merapi yang tewas karena bencana ini. Berikut ini ada beberapa foto-foto korban jiwa akibat Erupsi Merapi yang dapat kita gunakan sebagai bahan refleksi bagi kita.

Korban awan panas yang ditemukan tergeletak di jalan.

Foto-foto ini di ambil dari Montserrat Volcano. Jika ingin mendapatkan foto yang lebih lengkap, anda dapat mengklik langsung link tersebut.

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI 15”

STUDI BROMO 6

MENGAMATI 3D MODEL KALDERA TENGGER

Budi Setiyarso

29 Nopember 2010

Panorama Bromo

Panorama Bromo

Ceritakan sebelumnya menjelaskan bahwa Kaldera Tengger merupakan morfologi tampungan yang mampu mewadahi hasil erupsi effusif pada batas tertentu. Jika erupsi melebihi kapasitas tampungan kaldera, maka akan mengalir ke luar kaldera melalui lereng timur laut.

Informasi ini akan mudah dicerna jika ditampilkan ke dalam 3D model sebagai berikut :

Lanjutkan membaca “STUDI BROMO 6”

STUDI BROMO 5

POLA ANCAMAN DI KALDERA TENGGER

Budi Setiyarso

28 Nopember 2010

Tipe Letusan

Tipe Letusan

Seperti yang diceritakan sebelumnya bahwa erupsi Gunung Bromo berjalan rutin beberapa tahun sekali dengan kebanyakan bertipe letusan efusif freatik. Letusan ini terjadi karena pertemuan secara langsung antara air dengan magma sehingga menghasilkan uap air. Tipe letusan ini menurut Mbah Rono dianggap tidak begitu membahayakan jika dibandingkan dengan letusan Merapi. Dalam wawancara di TV One Kamis malam (25 Nopember 2010), beliau mengatakan bahwa dirinya agak mengesampingkan Bromo jika dibanding Merapi yang telah menjadi isu internasional karena tingkat ancamannya berbeda. Namun demikian beliau meminta agar Kaldera Tengger dengan radius 3 Km dari pusat erupsi Bromo dikosongkan dari penduduk mengingat statusnya kini berada di level IV (awas).

Lanjutkan membaca “STUDI BROMO 5”

STUDI BROMO 4

MITIGASI DAN TANGGAP DARURAT GUNUNG BROMO

Budi Setiyarso

27 Nopember 2010

Kaldera Tengger

Kaldera Tengger

Mitigasi Bencana (peredaman) adalah istilah yang digunakan untuk menujukkan pada semua tindakan untuk mengurangi dampak dari suatu bencana yang dapat dilakukan sebelum bencana itu terjadi, termasuk kesiapan dan tindakan-tindakan pengurangan risiko jangka panjang.

Bakosurtanal telah memetakan mitigasi bencana Gunung Bromo dalam rangka meminimalisir korban dan kerugiannya dengan menginformasikan lokasi pengamatan gunungapi, lokasi barak pengungsian, jalur evakuasi dan arah jalur evakuasi sebagai berikut :

Lanjutkan membaca “STUDI BROMO 4”

STUDI BROMO 3

INFORMASI RUPA BUMI GUNUNG BROMO

Budi Setiyarso

26 Nopember 2010

Komplek Kaldera Tengger

Komplek Kaldera Tengger

Berdasarkan data Peta Rupa Bumi Indonesia lembar 1608-122 (Tosari), saya mendapatkan informasi ruang tentang Kaldera Tengger dan sekitarnya. Peta tersebut diterbitkan oleh BAPPEDAPROV Jawa Timur yang bekerjasama dengan Fakultas Geografi UGM.

Adapun informasi tersebut antara lain :

1. Penggunaan lahan

Informasi terkait penggunaan lahan di Kaldera Tengger dapat diidentifikasi bahwa komplek di dalam kaldera sebelah timur hingga utara didominasi pasir darat yang merupakan lokasi pengendapan hasil erupsi. kemudian komplek tengah kaldera yang terdiri dari dari lima gunung api tersebut mayoritas memiliki penggunaan lahan tegalan dan bukan hutan.

Lanjutkan membaca “STUDI BROMO 3”