STUDI MERAPI VIII

DAERAH YANG TERKENA DAMPAK LETUSAN DI KRB II DAN III

Budi Setiyarso

16 Nopember 2010

Kawasan Rawan Bencana

Kawasan Rawan Bencana

Berdasarkan citra ASTER NASA yang telah ditampilkan sebelumnya. Saya ingin menghitung daerah yang terkena dampak letusan Merapi di Kawasan Rawan Bencana (KRB) II dan III. Model perhitungannya adalah membuat wilayah dampak letusan yang diekspresikan dalam warna kelabu hingga hitam di citra tersebut. Tampilan citra yang sudah saya susun dengan KRB II dan III di Google Earth adalah sebagai berikut :

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI VIII”

STUDI MERAPI VII

REKAMAN DAMPAK MERAPI YANG DIRILIS NASA

15 NOPEMBER 2010

Budi Setiyarso

Laporan NASA tentang perekaman dampak letusan Merapi adalah sebagai berikut :

NASA 

NASA

Bahaya primer selama letusan Gunungapi Merapi terbesar adalah aliran piroklastik. Aliran ini terdiri dari gas vulkanis panas, abu dan batu yang turun dengan cepat dan menerjang dengan kasar. Kecepatan rata-rata jatuhan adalah 150 Km (90 Mill) per jam. Aliran Piroklastik ini biasanya diatur oleh sistem medan yaitu menjadi aliran yang kuat jika terfokus pada lembah sungai (terpengaruh gaya gravitasi) dan melebar pada daerah yang lapang.

Satelit Terra NASA memproduksi citra ASTER warna semu hasil perekaman vulkanisme Merapi yang memperlihatkan aliran piroklastik yang telah meratakan puncak Merapi dan mengalir sepanjang Sungai Gendol di bagian selatan Merapi. Warna kelabu merupakan rekaman material deposit vulkanik (dampak aliran piroklastik dan lahar) dan warna merah merupakan sebaran vegetasi (merah melambangkan kandungan air).

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI VII”

STUDI MERAPI VI

DAMPAK DI UDARA LETUSAN GUNUNG MERAPI

Budi Setiyarso

11 Nopember 2010

Awan akibat letusan Merapi

Awan letusan Merapi

Letusan Gunung Merapi membentuk awan yang menutupi sebagian besar Pulau Jawa. Awan yang terbentuk dari gas-gas yang dikeluarkan Gunung Merapi ini mengakibatkan gangguan di atmosfer khususnya di lapisan paling bawah yaitu troposfer. Seperti kita ketahui bahwa letusan Merapi 2010 sebanding dengan 600 kali letusan bom atom di Hirosima pada tahun 1945. Dapat dibayangkan seberapa besar gas yang diproduksi akibat letusan tersebut.

Pada tanggal 5 November 2010. Sensor MODIS di satelit Terra NASA menangkap gambar awan di sekitar pulau Jawa yaitu sebagai berikut ini :

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI VI”

STUDI MERAPI V

MERAPI MEMICU GUNUNGAPI YANG LAIN AKTIF?

Budi Setiyarso

10 Nopember 2010

Peta Sebaran Gunungapi dan Risiko

Peta Sebaran Gunungapi dan Risiko

Akhir-akhir ini bencana memang datang beiringan. Mulai dari banjir di Wasior, gempa dan tsunami di Mentawai hingga letusan Merapi yang ikuti 21 gunungapi yang lain berstatus waspada, siaga dan awas. Data PVMBG per 10 Nopember 2010 jam 07:18:30 menyatakan status ke-22 gunungapi tersebut adalah sebagai berikut :

G.Merapi (awas), G. Karangetang (Siaga), G. Ibu (Siaga), G. Sinabung (Waspada), G. Talang (Waspada), G. Kaba (Waspada), G. Kerinci (Waspada), G. Krakatau (Waspada), G. Papandayan (Waspada), G. Slamet (Waspada), G. Semeru (Waspada), G. Soputan (Waspada), G. Rinjani (Waspada), G. Bromo (Waspada), G. Batur (Waspada), G. Sangeangapi (Waspada), G. Rokatenda (Waspada), G. Egon (Waspada),G. Lokon (Waspada), G. Gamalama (Waspada), G. Dukono (Waspada) dan G. Seulewah Agam (Waspada)

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI V”

STUDI MERAPI IV

BAHAYA LAHAR DINGIN MERAPI 2010

Oleh : Budi Setiyarso

9 Nopember 2010

 

Bahaya Merapi 

Bahaya Merapi

Bahaya gunungapi dibedakan menjadi bahaya primer (bahaya langsung) dan bahaya sekunder (bahaya tidak langsung). Bahaya primer merupakan bahaya dampak hasil erupsi yang meliputi aliran lava, aliran piroklastik, bahan jatuhan dan gas. Bahaya sekunder merupakan bahaya dampak lanjutan erupsi seperti lahar, gerakan massa, tsunami dan hujan asam (Yasin Yusuf).

Sebelum mengulas lebih jauh alangkah baiknya kita cermati beberapa istilah kegunungapian berikut ini :

Aliran lava (lava flow) adalah magma yang keluar dari permukaan dan mengalir di permukaan yang berupa material magma (cairan silikat) murni bersuhu tinggi (bisa mencapai > 1300 derajat C)

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI IV”

STUDI MERAPI III

ALIRAN PIROKLASTIK MERAPI 1 NOPEMBER 2010

Budi Setiyarso

7 Nopember 2010

 

Citra NASA

Citra NASA

Tulisan ini mencoba mengulas dimensi ruang Citra ASTER thermal NASA tertanggal 1 November 2010. Saya mendapatkan citra tentang aliran piroklastik Merapi tersebut dari dongeng geologi. Aliran piroklastik menurutnya adalah avalanche gas sangat panas, abu, dan batuan yang mengalir menyusuri salah satu sisi gunung berapi dengan kecepatan tinggi. Aliran itu menggambarkan arus awan panas.

Dengan Arc View 3.3 dan Google Earth saya ingin mengulas lebih jauh informasi spasial dari citra tersebut. Arc view mampu menampalkan image seperti di bawah ini :

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI III”