Sejak kemerdekaan, Indonesia telah menjalin kerja sama bilateral dengan berbagai negara, dimulai dari yang terdekat secara geografis, yakni negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Thailand, Vietnam, dan Kamboja. Berikut contoh kerja sama dengan Malaysia dan Singapura.
1. Kerja Sama Indonesia–Malaysia
Malaysia, dengan luas 329.847 km² dan populasi sekitar 32,7 juta jiwa, merupakan tetangga terdekat Indonesia. Secara astronomis, Malaysia terbagi menjadi Malaysia Barat (Semenanjung) dan Malaysia Timur (Borneo), dipisahkan oleh Laut Tiongkok Selatan.
Hubungan kedua negara sudah berlangsung lama dan didasarkan pada prinsip saling menguntungkan. Bidang kerja sama meliputi:
a. Ekonomi dan Perdagangan
- Jasa: Lebih dari 1,1 juta Pekerja Migran Indonesia (PMI) legal tersebar di Semenanjung dan Malaysia Timur.
- Ekspor-impor: Indonesia merupakan tujuan ekspor ke-11 bagi Malaysia. Total perdagangan bilateral mencapai US$11,5 miliar (2007). Komoditas impor utama Malaysia dari Indonesia: elektronik, komponen kendaraan, kakao, dan karet.
- Investasi: Malaysia menyumbang 18% total investasi asing di Indonesia, terutama di infrastruktur, telekomunikasi, perbankan, dan transportasi.
b. Politik dan Pertahanan
- Konsultasi tahunan tingkat kepala pemerintahan.
- Pembentukan Eminent Persons Group (EPG) yang membahas isu seperti penggunaan bahasa Indonesia/Melayu, perlindungan PMI ilegal, dan dialog antarmedia.
- General Border Committee (GBC) sebagai wadah kerja sama militer untuk menjaga profesionalisme dan hubungan baik antarangkatan bersenjata.
c. Penerangan, Sosial, dan Budaya
KBRI Kuala Lumpur aktif mempromosikan seni budaya Indonesia melalui hotel-hotel terkemuka di Malaysia. Kerja sama bidang penerangan mencakup pertukaran pegawai, konten radio/TV, pameran foto, hingga kunjungan wartawan kedua negara.
2. Kerja Sama Indonesia–Singapura
Singapura terletak di ujung selatan Semenanjung Malaya, dengan luas 716 km² dan penduduk sekitar 5,45 juta jiwa (2021). Kerja sama kedua negara mencakup berbagai bidang:
a. Perdagangan dan Ekonomi
- Volume perdagangan mencapai sekitar US$68 miliar (2010). Singapura merupakan investor asing teratas di Indonesia.
- Kesepakatan penghindaran pajak berganda (tax treaty), pelatihan industri 4.0, serta pembentukan kelompok kerja untuk kawasan ekonomi khusus seperti Batam, Bintan, dan Karimun.
b. Pendidikan
Meliputi pertukaran mahasiswa dan kerja sama vokasi pesantren untuk memperkuat kualitas SDM santri.
c. Kesehatan
Kerja sama dalam penanganan pandemi Covid-19 serta pertukaran informasi dan teknologi riset kesehatan.
d. Pariwisata
Singapura menjadi sumber wisatawan asing terbesar bagi Indonesia (1,37 juta kunjungan pada 2010), begitu pula sebaliknya. Wisatawan Indonesia tertarik pada belanja dan wisata kota di Singapura, sementara wisatawan Singapura lebih menyukai wisata alam dan budaya di Indonesia.

