Contoh Kerja Sama Bilateral Indonesia dengan Negara-Negara di Kawasan Amerika


Setelah menjalin kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia dan Asia Tenggara, Indonesia juga aktif membangun hubungan bilateral dengan negara-negara di kawasan Amerika. Meskipun terpisah jarak geografis yang jauh, kerja sama ini tetap penting karena negara-negara seperti Kanada, Amerika Serikat, dan Brasil memiliki pengaruh besar di bidang ekonomi, politik, pertahanan, hingga budaya. Lalu, seperti apa bentuk kerja sama yang telah terjalin? Berikut penjelasan singkatnya.

1. Indonesia–Kanada

Kanada terletak di antara 50°LU–80°LU dan 20°BB–140°BB, berbatasan dengan Amerika Serikat dan Samudra Arktik.

a. Politik
Keduanya menandatangani Deklarasi Bersama tentang Peningkatan Konsultasi Bilateral, dilanjutkan dengan Rencana Aksi Indonesia-Kanada 2014–2019. Kerja sama juga berlangsung di forum APEC, ARF, G20, dan PBB.

b. Ekonomi
Puncak perdagangan terjadi pada 2018, mencapai US$3,015 miliar. Ekspor Indonesia ke Kanada: karet, apparel, suku cadang elektronik, nikel, kopi, kakao. Impor dari Kanada: sereal, pupuk, aluminium, bijih besi. Kanada adalah investor ke-14 terbesar di Indonesia (2019), terutama di tambang, jasa keuangan, hotel, dan infrastruktur.

c. Pendidikan, Sosial Budaya, dan Pariwisata
Terdapat kerja sama antara McGill University, University of Ottawa, Carleton University dengan Kementerian Agama dan Kementerian Sosial RI. Indonesia menawarkan beasiswa Darmasiswa dan BSBI. KBRI Ottawa aktif mempromosikan budaya Indonesia melalui berbagai festival. Wisatawan Kanada ke Indonesia meningkat rata-rata 10% per tahun, dengan 97.908 kunjungan (2018).


2. Indonesia–Amerika Serikat

AS terletak di 24°LU–70°LU dan 66°BB–172°BB, mencakup wilayah daratan, Hawaii, dan Alaska.

a. Ekonomi
Sejak 2010 melalui Comprehensive Partnership Agreement (CPA), kedua negara membangun dialog perdagangan dan investasi. Indonesia-US Investment Alliance antara Kamar Dagang AS dan Kadin Indonesia menjadi bukti meningkatnya investasi AS di Indonesia.

b. Politik dan Keamanan
Indonesia dan AS telah mengadakan 200 jenis latihan bersama militer dan mengirim 300 personel ke US Pacific Command. Kerja sama mencakup isu terorisme, bencana alam, pelanggaran perbatasan, dan wabah penyakit. Melalui Foreign Military Sales (FMS), Indonesia menerima lima unit pesawat F-16. Pelatihan anti-teror dan workshop hukum militer juga rutin dilakukan.

c. Budaya
Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) bertujuan memperkenalkan identitas bangsa. American Batik Exhibition menampilkan batik Indonesia hasil desain warga AS dengan sentuhan gaya Amerika.


3. Indonesia–Brazil

Brazil terletak di 5°LU–33°LS dan 46°BB–74°BB, dengan luas 8,5 juta km² (terluas kelima di dunia). Sungai Amazon dan São Francisco menjadi jalur transportasi dan sumber energi penting.

a. Ekonomi dan Perdagangan
Keduanya sepakat meningkatkan perdagangan dan investasi, serta menjajaki biofuel: Brazil produsen etanol, Indonesia produsen biodiesel dari sawit. Ekspor Indonesia ke Brazil: karet alam, tekstil, kakao, minyak sawit, tembaga. Impor dari Brazil: biji besi, kedelai, pulp, kapas, gula, tembakau.

b. Peternakan
Kerja sama meliputi pasokan daging sapi dan sistem pemeliharaan sapi yang efisien, dengan fokus pada mutu genetik, pakan, serta keamanan pangan.

c. Politik
Penguatan kemitraan strategis dengan pendekatan modern dan fleksibel, memetakan bidang serta tujuan kerja sama kedua negara.