Pernahkah kalian membayangkan sebuah kota di mana lampu jalan menyala otomatis saat malam tiba, gedung-gedung mengatur suhu ruangan sendiri agar hemat listrik, dan warga kota menikmati udara bersih karena kendaraan mereka menggunakan energi matahari? Itulah gambaran kota cerdas (smart city) yang menjadi impian banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, kota cerdas tidak akan terwujud tanpa dua hal: masyarakat yang melek teknologi (Masyarakat 5.0) dan sumber energi yang ramah lingkungan (energi terbarukan).
Hubungan Revolusi Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0
Revolusi Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0 memiliki hubungan yang sangat erat. Masyarakat 5.0 sebenarnya adalah komunitas yang hidup dan sudah merasa nyaman tinggal di era Revolusi Industri 4.0. Kenyamanan komunitas ini terutama terasa di wilayah kota cerdas (smart city).
Hubungan antara Kota Cerdas dan Masyarakat 5.0:
| Elemen | Peran dalam Hubungan |
|---|---|
| Kota Cerdas | Membutuhkan penduduk yang memiliki level Masyarakat 5.0 (melek teknologi, terbiasa dengan sistem digital) |
| Masyarakat 5.0 | Keberadaannya akan mempercepat pertumbuhan dan pembangunan di kota cerdas |
Apa Itu Kota Cerdas (Smart City)?
Ada kata kunci yang membuat suatu kota dapat disebut cerdas, yaitu bagaimana proses sistem informasi berjalan di kota tersebut. Sebuah kota tidak cukup hanya memiliki gedung tinggi atau jalan lebar; yang terpenting adalah bagaimana data dan informasi mengalir serta dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup warganya.

Sumber gambar : Magnific (Freepik)
Pendekatan yang digunakan dalam kota cerdas meliputi berbagai aspek:
| Aspek | Contoh Penerapan |
|---|---|
| Lingkungan | Pemantauan kualitas udara dan air secara real-time |
| Konsumsi energi | Penggunaan listrik hemat energi dan energi terbarukan |
| Transportasi | Sistem lalu lintas cerdas, kendaraan umum terintegrasi aplikasi |
| Layanan kesehatan | Rekam medis elektronik, konsultasi jarak jauh (telemedicine) |
| Ekonomi | Transaksi digital, e-commerce, UMKM online |
| Tata kelola | Pelayanan publik berbasis aplikasi (e-government) |
| Pendidikan | Sekolah daring, perpustakaan digital, kelas virtual |
Peran Energi Terbarukan di Era Masyarakat 5.0
Lalu, sebenarnya apa peranan energi terbarukan pada Masyarakat 5.0? Apakah energi terbarukan ini merupakan alternatif dari era Revolusi Industri 4.0? Setiap revolusi memiliki perubahan energi masing-masing:
| Era | Penemuan/Pendukung Utama |
|---|---|
| Revolusi Industri 1.0 | Mesin uap (batu bara) |
| Revolusi Industri 2.0 | Listrik |
| Revolusi Industri 3.0 | Komputer dan elektronik |
| Revolusi Industri 4.0 | Virtual reality, AI, big data, IoT |
| Masyarakat 5.0 | Energi terbarukan (sebagai konsep energi baru) |
Mengapa Energi Terbarukan Menjadi Solusi di Masyarakat 5.0?
Konsep Masyarakat 5.0 mengedepankan peranan manusia untuk banyak beraktivitas, bekerja, atau melakukan kegiatan lainnya. Konsep ini muncul sebagai solusi atas masalah yang ditimbulkan oleh Revolusi Industri 4.0 (era teknologi yang serba digital dan otomatis). Karena konsep Masyarakat 5.0 menyangkut hajat orang banyak (kepentingan masyarakat luas), maka energi terbarukan menjadi solusi yang tepat.
Keuntungan Energi Terbarukan
| Keuntungan | Penjelasan |
|---|---|
| 1. Ramah lingkungan | Tidak menghasilkan polusi atau emisi karbon yang merusak atmosfer |
| 2. Berpusat pada perilaku individu | Setiap orang bisa berkontribusi, misalnya dengan memasang panel surya di atap rumah masing-masing |
| 3. Tidak membahayakan kesehatan | Mudah diperoleh dan aman untuk kesehatan manusia (tidak seperti polusi dari batu bara atau minyak bumi) |
| 4. Dapat terus diperbarui | Tidak akan habis karena berasal dari alam (matahari, angin, air, panas bumi) |
Perbandingan dengan energi fosil (minyak bumi): Berbeda dengan energi terbarukan, minyak bumi diperkirakan akan semakin menipis. Prediksi menunjukkan bahwa pada tahun 2025, produksi minyak bumi hanya mencapai 651.092 (dalam satuan tertentu), sementara kebutuhan konsumsi masyarakat mencapai 719.048. Artinya, akan terjadi kelangkaan jika kita terus bergantung pada energi fosil.
Energi Terbarukan Sejalan dengan Masyarakat 5.0
Keuntungan-keuntungan energi terbarukan ini lebih banyak dirasakan oleh masyarakat luas dan sangat cocok untuk memenuhi hajat orang banyak (kepentingan bersama). Hal tersebut membuat energi terbarukan menjadi sangat sejalan dengan konsep Masyarakat 5.0, yang menjadikan manusia sebagai pusat pembangunan dan kesejahteraan sebagai tujuan utama.
Kesimpulan Singkat untuk Siswa SMA
| Aspek | Penjelasan |
|---|---|
| Hubungan Industri 4.0 & Masyarakat 5.0 | Masyarakat 5.0 hidup nyaman di era Industri 4.0, terutama di kota cerdas |
| Hubungan Kota Cerdas & Masyarakat 5.0 | Saling menguntungan (simbiosis mutualisme): kota cerdas butuh warga melek teknologi; Masyarakat 5.0 mempercepat pembangunan kota cerdas |
| Kata kunci kota cerdas | Bagaimana sistem informasi berjalan di kota tersebut |
| Aspek kota cerdas | Lingkungan, energi, transportasi, kesehatan, ekonomi, tata kelola, pendidikan |
| Energi setiap revolusi | 1.0: mesin uap → 2.0: listrik → 3.0: komputer → 4.0: AI, IoT → 5.0: energi terbarukan |
| Keuntungan energi terbarukan | Ramah lingkungan, aman kesehatan, dapat diperbarui, berpusat pada individu |
| Ancaman energi fosil | Minyak bumi menipis (prediksi 2025: produksi 651.092 vs kebutuhan 719.048) |
| Kesimpulan | Energi terbarukan sejalan dengan konsep Masyarakat 5.0 karena menyangkut hajat orang banyak |

