Penataan Ruang Regional (Provinsi)

Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentang luas dari Sabang hingga Merauke serta dari Pulau Miangas hingga Pulau Rote. Secara administratif, wilayah ini terbagi menjadi 34 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan 83.381 desa/kelurahan. Mengingat kompleksitas dan luasnya wilayah yang terdiri atas berbagai daerah tersebut, diperlukan penataan ruang pada skala nasional, regional, maupun lokal guna menciptakan lingkungan yang nyaman, efisien, dan produktif bagi aktivitas penduduk. Penataan ruang di … Lanjutkan membaca Penataan Ruang Regional (Provinsi)

Penataan Ruang Nasional

Negara Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas, membentang dari Sabang hingga Merauke serta dari Pulau Miangas hingga Pulau Rote. Wilayah ini terdiri atas 34 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan 83.381 desa/kelurahan. Mengingat luasnya wilayah yang terbagi ke dalam berbagai daerah tersebut, diperlukan penataan ruang secara nasional, regional, dan lokal agar tercipta wilayah yang nyaman, efisien, dan produktif bagi aktivitas penduduk. Landasan penataan ruang di Indonesia disusun … Lanjutkan membaca Penataan Ruang Nasional

Strategi Penataan Ruang

Untuk mewujudkan penataan ruang yang baik, diperlukan strategi yang baik pula. Strategi pelaksanaan penataan ruang diselenggarakan dengan memperhatikan beberapa pertimbangan khusus, yaitu: 1. Kondisi Wilayah Indonesia yang Rawan Bencana Indonesia berada di kawasan yang rawan bencana. Oleh karena itu, penataan ruang perlu dilakukan dengan berbasis mitigasi bencana. Contoh: Pengurangan risiko bencana banjir tidak hanya dilakukan dengan pembangunan dan pengaturan bangunan sarana dan prasarana saja. Dasar hukum:Menurut UU No. 26 Tahun … Lanjutkan membaca Strategi Penataan Ruang

Asas-asas Penataan Ruang

Dalam penataan ruang, diperlukan asas-asas sebagai landasan bekerja agar tujuan yang ingin dicapai dapat terwujud. Menurut Undang-Undang No. 26 Tahun 2007, terdapat 14 asas penataan ruang. Secara terbatas, berikut adalah uraian dari sembilan asas utama yang perlu kalian ketahui: 1. Keterpaduan Perencanaan tata ruang berperan penting dalam memfasilitasi keterpaduan kebijakan melalui strategi keruangan. Apa saja yang dipadukan? Manfaatnya: 2. Keserasian, Keselarasan, dan Keseimbangan Keserasian → antara struktur ruang dan pola ruang, sehingga terwujud … Lanjutkan membaca Asas-asas Penataan Ruang

Pengertian dan Konsep Tata Ruang Dalam Pembangunan Wilayah

Memahami Konsep Ruang Coba bayangkan suasana di rumah kalian. Ada ruang tamu, ruang keluarga, ruang istirahat, dan mungkin ruang lainnya. Batas-batas ruang tersebut tampak jelas: lantai, dinding, dan atap. Namun, begitu kalian keluar rumah, kalian berada di ruang terbuka dengan batas yang tidak begitu jelas. Misalnya, ada ruang RT, RW, desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga negara. Batas-batas ruang ini semakin abstrak. Tidak ada lagi dinding atau atap yang membatasi. Bahkan … Lanjutkan membaca Pengertian dan Konsep Tata Ruang Dalam Pembangunan Wilayah

Elemen dan Permasalahan Pengembangan Wilayah

1. Elemen Pengembangan Wilayah Pengembangan wilayah melibatkan tiga elemen utama yang saling terkait: Elemen Peran dalam Pengembangan Wilayah Sumber Daya Alam (SDA) Modal penting yang menentukan arah pengembangan wilayah. Pengembangan wilayah pada dasarnya adalah upaya mendayagunakan SDA untuk memperoleh nilai tambah bagi suatu wilayah Sumber Daya Manusia (SDM) Penggerak utama (stakeholder) dalam proses pembangunan. SDM yang memadai akan sangat mempengaruhi keberhasilan pengembangan wilayah Teknologi Berperan sebagai alat … Lanjutkan membaca Elemen dan Permasalahan Pengembangan Wilayah