Rekor Dunia
GUNUNG EVEREST TERNYATA BUKAN GUNUNG TERTINGGI DI DUNIA
Oleh : Budi Setiyarso
Hampir semua orang tahu bahwa Mount/Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia. Bukan hanya di kalangan ilmuan /geologis tetapi informasi ini lebih trend di kalangan pecinta alam dan para pendaki. Banyak pendaki berduyun-duyun dari seluruh dunia demi perjalanan penaklukan Gunung Everest dengan rekor-rekor tertentu yang mereka ciptakan misalnya pendakian pertama dari negaranya, pendakian tercepat, pendakian dengan jalur baru, pendakian dengan setting yang berbeda dsb. Kebanggan para pendaki ini ketika mampu menancapkan bendera negara dan organisasinya di puncak Gunung Everest.
Puncak Gunung Everest adalah 8.848 meter (29.028 kaki) di atas permukaan laut. Elevasi ketinggian ini menempatkan Gunung Everest sebagai gunung dengan elevasi tertinggi. Namun ternyata dalam hitungan morfologis, Gunung Everest bukan gunung tertinggi. Atau dengan kata lain, Puncak Everest merupakan puncak tertinggi di dunia namun Everest bukan gunung tertinggi dalam ukurannya sebagai gunung.





Fenomena tanah ambles biasanya terjadi tiba-tiba, walaupun hanya dikenal di tempat-tempat tertentu yang rawan ambles, fenomena ini telah terjadi di seluruh dunia. Awalnya ditandai dengan bocornya pipa-pipa ledeng yang berkarat, itu menandakan tanah berpijak kita sedang ambles pertahan, dan suatu hari nanti wuuusss…! Bangunan-bangunan diatasnya akan tersedot kedalamnya dan jalan-jalan akan hancur. Tapi ada juga yang amblesnya bersifat alami bukan karena campur tangan manusia dan hasilnya sangat indah dan menakjubkan. Aneh tapi nyata, inilah beberapa fenomena tanah ambles terbesar di dunia.