Ragam Kebudayaan Daerah di Sulawesi

Pulau Sulawesi merupakan salah satu dari lima pulau besar di Indonesia setelah Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Papua. Sulawesi terletak di antara Papua dan Kalimantan dan termasuk region Indonesia Tengah. Dengan populasi lebih dari 19 juta penduduk atau sekitar 7% – 8% dari jumlah penduduk Indonesia, menjadikan Sulawesi sebagai pulau dengan penduduk terbanyak di Indonesia setelah pulau Jawa dan Sumatra.

Cukup banyaknya jumlah penduduk di pulau Sulawesi dengan berbagai latar belakangnya membuat pulau ini menjadi pulau yang memiliki berbagai macam budaya yang cukup beragam. Berbagai hasil karya seni, bangunan rumah, senjata tradisional, pakaian adat, tarian dan upacara adat hingga bahasa daerah yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari menjadi warna-warna budaya yang membentuk ciri khas pulau yang juga dikenal dengan sebutan Celebes ini.

Ragam budaya yang begitu banyak di Sulawesi membuat pemerintah pada masing-masing propinsi kemudian menggiatkan pelestarian budaya dan program wisata untuk memperkenalkan daerah mereka melalui budaya. Hasil-hasil karya budaya dapat digunakan sebagai sarana untuk menarik minat wisatawan asing maupun domestik agar tertarik mengunjungi Sulawesi.

Secara administratif Sulawesi dibagi menjadi 6 wilayah daerah tingkat I atau wilayah propinsi yaitu propinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan. Setiap propinsi tersebut memiliki banyak kesamaan budaya antar propinsi tetapi juga memiliki beberapa ciri khas yang membedakan wilayah satu dengan lainnya.

Lanjutkan membaca “Ragam Kebudayaan Daerah di Sulawesi”

Ragam Kebudayaan Kalimantan

Kalimantan merupakan salah satu dari lima pulau terbesar di Indonesia selain Papua, Sulawesi, Sumatra dan Jawa. Kelima pulau besar ini bersama denga pulau-pulau kecil lainnya memiliki kekayaan alam yang begitu melimpah, baik kekayaan hayati maupun non hayati yang telah memberi sumbangsih untuk kemakmuran negara. Salah satu sumbangsih yang diberikan adalah pemanfaatan alam untuk bidang wisata. Banyak wisatawan dari mancanegara yang berduyun-duyun mengunjungi Indonesia untuk menikmati keindahan alam Indonesia.

Namun suguhan wisata yang diberikan oleh pemerintah tidak hanya keindahan alam saja. Kebudayaan Indonesia yang dibentuk oleh budaya daerah yang beraneka ragam juga dikembangkan oleh pemerintah agar dapat menjadi ladang pendapatan yang akan mengisi pundi-pundi pemasukan negara.
Begitu pula dengan pulau Kalimantan yang memiliki kekayaan budaya yang begitu indah, eksotik dan menawan. Berbagai suguhan hasil-hasil budaya masyarakat dikembangkan untuk memuaskan para wisatawan yang datang.

Lanjutkan membaca “Ragam Kebudayaan Kalimantan”

Ragam Kebudayaan Bali, NTB dan NTT

Pulau Bali dan kepulauan Nusa Tenggara yang terbagi menjadi wilayah propinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur adalah gugusan kepulauan yang berada di bagian selatan Indonesia. Letaknya sejajar dengan pulau Jawa, melintang dari barat ke timur. Secara geologis pulau-pulau tersebut berada di atas jalur pegunungan muda sirkum Mediterania. Jalur ini bersifat aktif sehingga banyak terdapat gunung-gunung berapi aktif seperti Gunung Agung, Merbuk dan Batur di Bali. Gunung Rinjani, Tambora dan Sangeang di NTB. Gunung Lewotolo, Lewotobi, Rokatenda, Egon, Ebulobo, Kelimutu, Lika, Sirung, Liboleng dan Leroboleng di NTT.

Banyaknya gunung berapi di wilayah Bali dan Kepulauan Nusa Tenggara menyebabkan wilayah tersebut memiliki tanah yang subur dan cocok untuk kegiatan pertanian, terutama pulau Bali. Bali diketahui merupakan propinsi dengan produktivitas panen padi tertinggi permeter persegi di Indonesia. Selain itu aktivitas vulkanik di Bali dan kepulauan Nusa Tenggara membuat wilayah tersebut memiliki panorama alam yang indah dan elok. Kondisi yang menjadikan wilayah ini memiliki potensi tinggi untuk pariwisata alam.

Namun keunggulan potensi wisata yang ditawarkan oleh Bali dan Nusa Tenggara tidak hanya wisata alam saja. Potensi budaya yang dimiliki oleh wilayah tersebut juga begitu tinggi dan dapat dikembangkan dan dimaksimalkan untuk  pariwisata. Begitu banyak unsur-unsur budaya yang dapat ditawarkan kepada turis baik asing maupun domestik untuk mengunjungi tempat ini.

Bali bahkan merupakan salah wilayah di Indonesia yang mengandalkan potensi budaya lokalnya untuk menarik wisatawan datang. Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam pantai dan pegunungan namun juga keindahan dan kekayaan budayanya. Berbagai suguhan budaya seperti tarian daerah, upacara adat hingga bangunan-bangunan hasil budaya disajikan setiap waktu untuk menghibur dan memberikan kesan yang memuaskan bagi para wisatawan. Wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur juga mau ketinggalan. Dua propinsi tersebut juga memanfaatkan potensi budaya mereka yang elok untuk menarik minat wisatawan.

Lanjutkan membaca “Ragam Kebudayaan Bali, NTB dan NTT”

Ragam Kebudayaan di Pulau Jawa

Dari lima pulau terbesar di Indonesia, Jawa merupakan pulau terkecil. Namun demikian Jawa adalah pulau dengan kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia. Hampir 60% penduduk Indonesia bertempat tinggal di pulau Jawa. Faktor kesuburan tanah, aksesibilitas tinggi dan fungsi kota-kota besarnya sebagai pusat pemerintahan, pusat pendidikan, pusat kebudayaan dan lain-lainnya menjadi daya tarik bagi penduduk dari luar Jawa berdatangan ke pulau ini.

Beberapa kota besar di Indonesia seperti kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surakarta, hingga Surabaya banyak dituju oleh pendatang dari luar dengan berbagai tujuan. Pendatang dari berbagai daerah tersebut memiliki latar belakang yang berbeda satu sama lain dari sisi budaya. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadi percampuran budaya antara pendatang dengan penduduk asli maupun antar pendatang. Hal tersebut dapat menyebabkan budaya asli daerah pribumi mengalami perubahan bahkan terkikis dan menghilang. Faktor kemajuan teknologi juga turut berperan dalam mempercepat perubahan tersebut.

Namun demikian masih banyak daerah di pulau Jawa yang mempertahankan kelangsungan budaya yang ada. Faktor bangga dengan nilai-nilai luhur kebudayaan serta potensi besar pemanfaatan unsur-unsur budaya yang dapat memberikan keuntungan membuat berbagai daerah bersemangat dalam mempertahankan kebudayaan daerah mereka. Tak jarang slogan pelestarian budaya selalu ditampilkan dalam berbagai acara baik resmi pemerintahan hingga pada acara kemasyarakatan.

Secara administratif Pulau Jawa dibagi dalam 6 wilayah propinsi yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur. Masing-masing propinsi memiliki kekhasan budaya yang membedakan dengan propinsi lain. Beberapa hasil-hasil budaya yang menjadi ciri khas tersebut antara lain :

Lanjutkan membaca “Ragam Kebudayaan di Pulau Jawa”

Ragam Kebudayaan Daerah di Pulau Sumatera

Sumatera sebagai salah satu dari lima pulau besar di Indonesia memiliki keragaman kekayaan budaya daerah. Berbagai jenis budaya daerah dari pulau ini memberikan sumbangsih terhadap budaya nasional yang membentuk karakter masyarakat Indonesia. Terdapat 10 propinsi di wilayah pulau Sumatera dan sekitarnya antara lain propinsi Nanggroe Aceh Darusalam, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Bangka Belitung dan Lampung. Dari sepuluh propinsi tersebut masing-masing memiliki kekhasan yang membedakan antar propinsi satu dengan yang lainnya.

Berdasarkan keragaman budayanya, setiap provinsi di pulau Sumatra memiliki ciri yang membedakan satu dengan yang lain, antara lain :

.

Rumah Adat

Setiap propinsi di pulau Sumatera memilki rumah adat yang mempunyai ciri-ciri yang membedakan dengan rumah adat lainnya baik dari segi bentuk, tinggi bangunan dan bahan yang digunakan. Perbedaan dapat diamati dari bentuk atapnya yang cenderung berbeda satu dengan yang lain. Sedangkan persamaannya adalah setiap rumah adat tersebut dibangun di atas panggung.

Lanjutkan membaca “Ragam Kebudayaan Daerah di Pulau Sumatera”

Pengaruh Faktor Geografis Terhadap Keragaman Budaya di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman budaya. Tersebar dari pulau Miangas yang berada di posisi paling utara hingga pulau Rote yang berada di posisi paling ujung selatan Indonesia, dari kota Sabang yang berada di paling barat hingga kota Merauke yang berada di posisi paling timur Indonesia.

Beberapa contoh bentuk keanekaragaman budaya dapat diamati dari banyaknya suku yang, bahasa, kesenian, tradisi masyarakat, peralatan atau perkakas dan masih banyak lagi contoh yang lain. Keragaman budaya Indonesia dipengaruhi oleh banyak hal antara lain faktor lokasi, iklim, topografi, kondisi tanah, ketersediaan air dan lain-lain. Faktor-faktor tersebut membuat budaya di suatu daerah memiliki perbedaan dengan budaya di daerah lain.

N. Daldjoeni mengemukakan terdapat delapan faktor yang mempengaruhi kehidupan manusia. Faktor-faktor tersebut secara tidak langsung juga berpengaruh terhadap kebudayaan yang ada, antara lain :

1. Faktor Lokasi

Faktor lokasi memiliki pengaruh yang besar terhadap keragaman budaya di Indonesia. Lokasi berkaitan dengan posisi Indonesia terhadap negara lain. Secara sosiogeografis–kultural, Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Australia yang terdiri dari berbagai bangsa. Hal ini menyebabkan terjadinya akulturasi budaya. Secara sosiokultural, Indonesia mempunyai banyak persamaan umum dengan negara-negara tetangga. Misalnya, sama-sama merupakan negara sedang berkembang, sama-sama sedang menghadapi masalah ledakan penduduk, sama-sama berlandaskan kehidupan beragama, sama-sama bekas negara jajahan, dan sebagian besar penduduknya mempunyai persamaan ras.

Lanjutkan membaca “Pengaruh Faktor Geografis Terhadap Keragaman Budaya di Indonesia”