Permasalahan Kependudukan di Indonesia – Persebaran Penduduk

Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2010 mencapai 237.641.326 jiwa yang menjadikan negara ini merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke-4 di dunia. Jumlah ini akan terus bertambah dari tahun ke tahun. Berdasarkan proyeksi penduduk oleh BPS penduduk Indonesia diperkirakan akan mencapai 305 juta jiwa pada tahun 2035. Faktor-faktor alami seperti tingginya angka kelahiran dan rendahnya angka kematian, lalu faktor non alami sepertinya tinggi rendahnya angka migrasi baik Imigrasi maupun Emigrasi menjadi pemicu bertambahnya penduduk.

Keberadaan suatu negara tak lepas oleh keadaan penduduknya baik secara kualitas maupun kuantitas. Tinggi rendahnya kualitas penduduk akan berpengaruh terhadap kemajuan negara tersebut, sementara kuantitas atau jumlah pendudukpun juga sama, tak lain turut memberi pengaruh terhadap kemajuan pembangunan negara.

Pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah idealnya menyasar ke semua bidang kehidupan penduduk, dalam arti pelaksanaan pembangunan tersebut merata dan dirasakan oleh semua lapisan masyarakat maupun merata di semua wilayah.

Baca juga :

Besarnya jumlah penduduk Indonesia

Laju pertumbuhan penduduk Indonesia

Masih Rendahnya Kualitas Penduduk Indonesia

Lanjutkan membaca “Permasalahan Kependudukan di Indonesia – Persebaran Penduduk”

Permasalahan Kependudukan di Indonesia – Laju Pertumbuhan Penduduk

Indonesia termasuk dalam 5 besar negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, berada di peringkat ke-4 setelah Tiongkok (1,4 milyar jiwa), India (1,3 milyar jiwa) dan Amerika Serikat (330 juta jiwa). Jumlah penduduk Indonesia mencapai lebih dari 260 juta jiwa atau sekitar 3,5% dari jumlah penduduk di seluruh dunia. Sumber : wikipedia

Jumlah penduduk di dunia saat ini mengalami pertumbuhan yang pesat dalam kurun waktu 80 tahun terakhir. Pesatnya pertumbuhan ini dipengaruhi oleh faktor tingkat kelahiran yang tinggi dan tingkat kematian yang rendah. Sedikitnya konflik antara negara yang berujung peperangan turut menekan angka kematian penduduk dunia menjadi lebih rendah. Di sisi lain, meningkatnya taraf hidup dan kesejahteraan turut menyebabkan angka kelahiran menjadi lebih tinggi sehingga berpotensi semakin cepat dalam menambah jumlah penduduk.

Berdasarkan gambar dari web dukcapil jakarta di atas, pada tahun 1930 dari hasil pendataan pemerintah kolonial Belanda jumlah penduduk di Indonesia mencapai 60,7 juta jiwa. Setelah merdeka jumlah penduduk Indonesia bertambah dengan pesat mencapai 237,6 juta jiwa pada tahun 2010. Ini berarti dalam kurun waktu 80 tahun penduduk Indonesia bertambah sekitar 176,9 juta jiwa atau meningkat hampir 3 kali lipat.

Bertambah pesatnya jumlah penduduk di Indonesia ini tidak lepas dari laju pertumbuhan penduduknya. Faktor besarnya angka kelahiran, kecilnya angka kematian, banyaknya pendatang dari negara lain dan sedikitnya penduduk Indonesia yang pergi/pindah ke negara lain mempengaruhi tingkat pertumbuhan penduduk.

Baca juga :

Besarnya jumlah penduduk Indonesia

Persebaran penduduk Indonesia

Masih Rendahnya Kualitas Penduduk Indonesia

Lanjutkan membaca “Permasalahan Kependudukan di Indonesia – Laju Pertumbuhan Penduduk”

Permasalahan Kependudukan di Indonesia – Besarnya Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk di dunia saat ini mengalami pertumbuhan yang pesat dalam kurun waktu 80 tahun terakhir. Pesatnya pertumbuhan ini dipengaruhi oleh faktor tingkat kelahiran yang tinggi dan tingkat kematian yang rendah. Sedikitnya konflik antara negara yang berujung peperangan turut menekan angka kematian penduduk dunia menjadi lebih rendah. Di sisi lain, meningkatnya taraf hidup dan kesejahteraan turut menyebabkan angka kelahiran menjadi lebih tinggi sehingga berpotensi semakin cepat dalam menambah jumlah penduduk.

Indonesia termasuk dalam 5 besar negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, berada di peringkat ke-4 setelah Tiongkok (1,4 milyar jiwa), India (1,3 milyar jiwa) dan Amerika Serikat (330 juta jiwa). Jumlah penduduk Indonesia mencapai lebih dari 260 juta jiwa atau sekitar 3,5% dari jumlah penduduk di seluruh dunia. Sumber : wikipedia

Besarnya jumlah penduduk di suatu negara dapat menjadi modal yang positif dalam melaksanakan pembangunan. Banyaknya angkatan kerja tentu akan membuat aneka kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan lancar sehingga pelaksanaan program pembangunan akan menjadi sukses dan berhasil. Namun di sisi lain, besarnya jumlah penduduk di suatu negara dapat memberikan masalah pada negara tersebut jika tidak dioptimalkan dengan baik oleh pemerintah di negara tersebut. Roda pembangunan akan lambat berjalan bahkan macet sehingga dapat berdampak pada menurunnya kesejahteraan dan kemakmuran penduduk.

Baca juga :

Laju pertumbuhan Penduduk Indonesia

Persebaran penduduk Indonesia

Masih Rendahnya Kualitas Penduduk Indonesia

Lanjutkan membaca “Permasalahan Kependudukan di Indonesia – Besarnya Jumlah Penduduk”

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Penduduk Di Suatu Negara

Potensi penduduk di suatu negara di pengaruhi oleh 2 hal yaitu banyak sedikitnyanya jumlah penduduk (kuantitas) dan yang kedua adalah tinggi rendahnya mutu pada setiap/sebagian besar penduduknya (kualitas). Maju tidaknya suatu negara akan ditentukan bagaimana kedua hal tersebut berpengaruh terhadap roda pembangunan di negaranya. Hal yang paling berpengaruh terhadap kemajuan suatu negara boleh jadi adalah faktor kualitas penduduknya. Idealnya adalah keduanya berpengaruh, tetapi bentuk dan luas suatu negara tentu akan menyebabkan jumlah penduduknya menjadi terbatas. Ada negara maju yang memiliki kuantitas penduduk yang banyak dan kualitas penduduknya tinggi, tentu ini negara maju yang ideal. Di satu sisi ada negara maju yang kualitas penduduknya tinggi dan hanya memiliki jumlah penduduk yang rendah karena luas negara yang termasuk sempit/kecil.

Lain halnya dengan negara berkembang dan negara miskin/terbelakang. Negara tersebut umumnya merupakan negara dengan kuantitas penduduk tinggi dan kualitas rendah. Dapat pula baik kuantitas maupun kualitas penduduknya sama-sama rendah.

Mengapa kualitas penduduk menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap kemajuan suatu negara? Karena kualitas penduduk akan berkaitan dengan kemampuan penduduk yang ada di negara tersebut dapat dapat mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Berdasarkan data Human Development Reports dari United Nation Development Programme, setiap tahun sejak 1990 negara Indonesia mengalami kenaikan kualitas berdasarkan Human Development Indicators (HDI). Pada tahun 2017 HDI Indonesia mencapai indeks 0,694 dan menduduki ranking 116 dari 188 negara di seluruh dunia yang tergabung dalam UNDP. Indikator ini menilai pembangunan manusia dengan menganalisis berbagai bidang antara lain, tingkat kesehatan, pendidikan, pendapatan, inequality, gender, property, pekerjaan, keamanan, perdagangan dan keuangan, mobilitas dan komunikasi, ketahanan lingkungan, demografi serta kemampuan sosial ekonomi yang berkelanjutan.

Data mengenai HDR Indonesia dapat di download di sini

Lanjutkan membaca “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Penduduk Di Suatu Negara”

Membuat Komik Edukasi Geografi Dengan Aplikasi Comica

Beberapa waktu lalu saya memposting cerita bergambar (komik) karya siswa saya di blog ini. Karya siswa-siswi ini mengambil materi tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tinggi rendahnya angka kelahiran dan angka kematian. Pronatalitas sebagai faktor yang menyebabkan tingginya angka kelahiran, antinatalitas sebagai faktor yang menyebabkan rendah/terhambatnya angka kelahiran, promortalitas sebagai faktor yang menyebabkan tingginya angka kematian dan antimortalitas sebagai faktor yang menyebabkan rendah/terhambatnya angka kematian di suatu wilayah.

Pada proses pembuatannya saya sepenuhnya memberikan kebebasan kepada siswa-siswi. Idea cerita, foto, background, model dialog sampai pada aplikasi untuk membuat komik murni dari kerja mereka. Berkaitan dengan aplikasi yang digunakan untuk membuat komik tersebut siswa-siswi membuat dengan berbagai aplikasi yang mereka kuasai dan mereka pandang mudah untuk mengerjakannya. Ada yang menggunakan powerpoint, word, photoshop dan corel bagi siswa-siswi yang di pc/laptop mereka. Sedangkan siswa-siswi yang menggunakan hp android, mereka menginstal aplikasi pembuat komik yang tersedia cukup banyak dan gratis di playstore.

Lanjutkan membaca “Membuat Komik Edukasi Geografi Dengan Aplikasi Comica”

Model Pembelajaran Cardsort Dengan Teknik Turnamen

CARDSORT TOURNAMENT

Model Pembelajaran Cardsort Dengan Teknik Tournament

Oleh : Andi Hidayat, S.Pd.

= – = – =

Mendapat jadwal tatap muka di kelas pada jam siang merupakan kondisi yang dirasa cukup menantang bagi guru, tak terkecuali dengan saya. Pada hari sabtu (satker saya masih menerapkan 6 hari kerja) saya mendapat jadwal mengajar di dua kelas XI pada jam ke 6-7 dan 8-9. Pada jam pelajaran tersebut energi siswa-siswi bisa jadi sudah pada tahap melewati puncak konsentrasi belajar, sehingga motivasi/minat belajar mulai menurun. Rasa jenuh, lelah, kekenyangan dan mengantuk merupakan pemandangan umum yang akan sering kita dapatkan pada siswa-siswi. Lantas bagaimana menghadapi kondisi siswa-siswi yang sudah dalam kondisi seperti ini?

Ada cukup banyak model pembelajaran yang bisa kita terapkan pada jam-jam darurat penurunan motivasi belajar seperti ini. Model pembelajaran yang tidak hanya bersifat student center tetapi juga diwarnai atau dipadukan dengan bumbu permainan  (games) di dalamnya. Tentu saja model pembelajaran apapun yang diterapkan oleh guru harus disesuaikan dengan karakteristik materinya.

Salah satu model pembelajaran yang saya terapkan pada jam-jam seperti ini adalah model pembelajaran Cardsort. Dalam materi Geografi kelas XI IPS semester 1 terdapat KD yang membahas tentang persebaran flora dan fauna. Pada subbab materi flora fauna terdapat bahasan khusus tentang persebaran fauna di dunia yang menurut saya cocok untuk disampaikan kepada siswa dengan menggunakan model pembelajaran Cardsort. Pertanyaannya adalah apa sih Cardsort itu?

Hartono dalam bukunya yang berjudul “PAIKEM Pembelajaran Aktif Inovatif kreatif Efektif dan Menyenangkan” terbitan Zanafa menuliskan bahwa model pembelajaran Cardsort adalah strategi dan metode belajar dengan cara memilah dan memilih kartu (card sort) dengan tujuan dari strategi ini adalah untuk mengungkapkan daya ingat (recall) terhadap materi pelajaran yang telah dipelajari siswa. Cardsort merupakan kegiatan kolaboratif yang bisa digunakan untuk mengajarkan konsep penggolongan, sifat, fakta tentang suatu  obyek, atau mengulang informasi. Gerakan fisik yang dilakukan siswa dapat membantu untuk memberi energi kepada kelas yang telah letih. Model pembelajaran ini mengajak siswa untuk belajar aktif dan bertujuan agar siswa mempunyai jiwa kemandirian dalam belajar serta menumbuhkan daya kreativitas. Model pembelajaran card sort atau menyortir kartu adalah model pembelajaran yang sangat sederhana yang terdiri dari kartu induk dan kartu rincian yang berisikan materi yang akan disampaikan pendidik kepada peserta didik.

Lanjutkan membaca “Model Pembelajaran Cardsort Dengan Teknik Turnamen”