STUDI MERAPI 22

PETA BAHAYA BANJIR LAHAR DINGIN MERAPI

Oleh : Budi Setiyarso

9 Desember 2010

Lahar Dingin

Lahar Dingin

Meskipun status Merapi sudah diturunkan menjadi level siaga sejak tanggal 3 Desember 2010 pukul 09.00 (lihat laporannya). Namun kondisi Merapi dapat dikatakan masih membahayakan terutama di kawasan lembah sungai mengingat banjir lahar dingin masih mengancam.

Lahar dingin atau sebenarnya lebih umum dikenal dengan nama lahar hujan merupakan endapan material lepas hasil erupsi gunungapi yang diendapkan pada puncak dan lereng kemudian terangkut oleh air hujan atau air permukaan. Aliran lahar ini berupa aliran lumpur yang sangat pekat sehingga dapat mengangkut material berbagai ukuran. Bongkahan batu besar berdiameter lebih dari 5 m dapat mengapung pada aliran lumpur ini. Lahar juga dapat merubah topografi sungai yang dilaluinya dan merusak infrastruktur.

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI 22”

STUDI MERAPI 21

AKHIRNYA PETA KRB MERAPI DIREVISI

Oleh : Budi Setiyarso

9 Desember 2010

KRB Merapi

KRB Merapi

Perubahan tipe letusan, arah dan luas daerah dampak erupsi Merapi tahun 2010 memang menuntut untuk melakukan perubahan peta KRB sesuai kejadian erupsi terkini. Update informasi daerah bahaya yang biasa disebut KRB ini berfungsi untuk penyesuaian kondisi bahaya tiap daerah disesuaikan dengan potensi serangan terutama terkait dengan kondisi morfologi puncak dan lereng pasca vulkanisme.

Sebelum mengulas peta KRB lebih jauh, marilah kita mengenal batasan KRB Gunung Merapi sebagai berikut ini:

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI 21”

STUDI MERAPI 20

MONITORING PASCA LETUSAN MERAPI

Budi Setiyarso

30 Nopember 2010

Pasca letusan Merapi

Pasca letusan Merapi

Kita harus bersyukur dengan perkembangan teknologi dan teknologi informasi sekarang ini. Setelah didengung-dengungkan ketakutan terjadinya Perang Dunia ke III yang dikhawatirkan akan terjadi perang nuklir dan perang via satelit. Sebelum kejadian itu terjadi (semoga tidak), namun kita dapat merasakan kecanggihan teknologi itu untuk kepentingan sipil khususnya edukasi seperti monitoring letusan Merapi. Penggunaan satelit untuk kepentingan damai ini banyak yang dapat kita nikmati secara free baik melalui download laporan nasional seperti BNPB, Bakosurtanal, BMKG, LAPAN dsb maupun laporan internasional seperti CRISP, USGS, NASA, NOAA dsb.

Lanjutkan membaca “STUDI MERAPI 20”

Bongkahan Es Raksasa Hanyut di Laut Arktik

Hadi Suprapto, Harriska Farida Adiati Sebuah bongkahan es berukuran hampir setengahnya Jakarta mengapung di Laut Arktik di Kutub Utara setelah memisahkan diri dari sebuah gletser di Greenland. Dua fasilitas yang kemungkinan berada di jalur yang akan dilewati bongkahan es raksasa ini adalah kilang minyak dan jalur pelayaran. Kerusakan yang bisa ditimbulkan belum bisa diperkirakan. Dalam skenario terburuk, bongkahan es ini akan mencapai kawasan perairan padat … Lanjutkan membaca Bongkahan Es Raksasa Hanyut di Laut Arktik

Benarkah Terdapat Sungai di Dasar Laut ?

Saat ini dalam dunia maya dan media elektronik televisi  dihebohkan Informasi adanya “Sungai di Dasar Laut”. Cenote Angelita, Meksiko terdapat sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah “sungai” di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan. Benarkah terdapat sungai di bawah laut seperti yang dihebohkan itu ?
Seperti dilansir crystalkiss.com, di kedalaman lebih dari 30 meter tim penyelam menemukan air tawar di tengah kolom air laut. Kondisi itu berubah dan penyelam kembali menemukan air laut mulai melewati kedalaman 60 meter.

Air sungai yang terlihat mengalir di bagian dasar
Air sungai yang terlihat mengalir di bagian dasar

Beberapa meter dari lokasi itu akan ditemukan sebuah gua. Di bagian bawah dekat gua itu tim penyelam menemukan sebuah sungai lengkap dengan pohon dan dedaunan yang mengapung di kolom air itu. Ternyata lokasi itu bukanlah sungai seperti yang terlihat di daratan. Dalam foto dan video yang beredar ternyata hasil gambat yang dihasilkan sangat menakjubkan.

Lanjutkan membaca “Benarkah Terdapat Sungai di Dasar Laut ?”

MOBILE LEARNING-Pembelajaran Berbasis HP. Sebuah terobosan pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan.

Hari Sabtu, 22 Mei 2010  mewakili Madrasah saya menghadiri undangan acara Launching dan Talkshow Program Mobile Learning. Program aplikasi Mobile Learning ini merupakan sebuah software pembelajaran yang memanfaatkan Handphone sebagai media untuk kegiatan belajar siswa. Program ini diciptakan oleh lembaga pendidikan GCM Ednovation (Generasi Cerdas Mandiri – Education Inovation) menggunakan pemrograman Java, sebuah bahasa pemrograman yang mampu membuat aplikasi dalam ukuran kecil sehingga dapat diinstall dalam Handphone. Ide awal dari pembuatan ini sebenarnya sederhana, berawal dari semakin menjamur dan murahnya harga Hanphone maka timbullah pemikiran dari sang pencetus ide tersebut. Handphone sudah banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, termasuk di dalamnya pelajar, maka bagaimana jika dalam handphone itu diberi fitur untuk kegiatan pembelajaran. Mobile Learning berbasis HP ini bersifat offline, artinya tidak perlu menghabiskan pulsa untuk browsing internet.

Lanjutkan membaca “MOBILE LEARNING-Pembelajaran Berbasis HP. Sebuah terobosan pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan.”