Karya Siswa – Membuat Peta Timbul Dari Kertas Koran Bekas

Prinsip Reduce, Reuse dan Recycle sebisa mungkin tidak hanya saya pahamkan kepada siswa-siswi di tempat saya mengajar. Tetapi bagaimana prinsip yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan yang berkelanjutn tersebut bisa diterapkan secara langsung oleh mereka. Prinsip reduce bisa diterapkan misalnya mengurangi penggunaan air di toilet-toilet madrasah yang berlebihan atau saat menggunakan kran-kran di sekitar bangunan madrasah. Prinsip Reuse sendiri kami terapkan pada penggunaan ulang aneka kertas hvs folio atau kwarto. Sisi kertas yang masih putih belum digunakan untuk mencetak kita gunakan lagi untuk kegiatan belajar di kelas baik untuk permainan (kuis) atau untuk menjawab soal.

Prinsip Recycle atau Daur Ulang mungkin agak sulit diterapkan secara langsung oleh siswa, dalam arti mereka membuat suatu produk dengan mendaur ulang dari bahan-bahan tak terpakai melewati aneka proses produksi. Tetapi agar siswa dapat menerapkan secara sederhana maka ada satu kelompok siswa yang saya beri tugas untuk membuat peta timbul menggunakan kertas koran bekas.
Kelompok yang terdiri dari 4 siswi kelas XII IPS 1 ini membuat peta timbul wilayah Indonesia dan selama proses pembuatan peta timbul itu saya minta mereka untuk merekamnya.

Lanjutkan membaca “Karya Siswa – Membuat Peta Timbul Dari Kertas Koran Bekas”

Karya Siswa – Membuat Peta Timbul Dengan Aneka Biji-bijian Tanaman

Memasuki semester genap merupakan masa-masa krusial bagi siswa-siswa kelas XII. Semester genap kelas XII atau semester 6 adalah bulan-bulan dengan kegiatan pembelajaran yang bisa dikatakan padat dan waktu tatap muka di kelas yang sangat sedikit.  Awal bulan Januari siswa-siswi kelas XII mulai masuk kembali ke madrasah di semester genap dan pada minggu-minggu ke-2 atau ke-3 bulan Maret sudah akan menghadapi rangkaian ujian, dari Gladi Bersih UNBK, UAMBNBK, USBNBK, USBNKP hingga ke puncaknya yaitu UNBK pada awal April nanti. Dengan tugas tambahan saya sebagai teknisi Ujian Berbasis Komputer (UN, UAMBN, USBN) hingga ditunjuk sebagai Helpdesk UAMBNBK oleh Kanwil Kementerian Agama Propinsi DIY tentu membuat jumlah pertemuan saya di kelas dengan siswa-siswi semakin berkurang.

Lanjutkan membaca “Karya Siswa – Membuat Peta Timbul Dengan Aneka Biji-bijian Tanaman”

Download Contoh Variasi Soal Menjodohkan Geografi 03

Kuis Berkelompok Mengerjakan Soal Menjodohkan Dengan Lem dan Gunting

oleh = Andi Hidayat

= – = – =

Pada dua postingan terdahulu saya memposting contoh-contoh file soal menjodohkan dengan jawaban tunggal (single answer) pada Variasi Soal Menjodohkan 01 dan soal menjodohkan dengan jawaban jamak (multiple answer) pada Variasi Soal Menjodohkan 02. Pada postingan kali ini saya akan melampirkan file soal menjodohkan dengan format yang berbeda dari postingan pertama dan kedua. Seperti apa perbedaan formatnya? Bisa anda lihat pada gambar berikut.

Berbeda dengan model soal menjodohkan yang memiliki kolom yang berisi pertanyaan/soal dan kolom yang berisi jawaban, maka soal menjodohkan pada gambar di atas jawaban saya taruh di bawah tabel soal/pertanyaan.

Lantas bagaimana siswa dalam mengerjakan soal tersebut? Bagaimana siswa menghubungkan soal/pertanyaan ke jawaban dengan membuat garis? Bagaimana pula siswa dapat menuliskan huruf option jawaban padahal pada daftar jawaban tidak ada option hurufnya.

Lanjutkan membaca “Download Contoh Variasi Soal Menjodohkan Geografi 03”

Download Contoh Variasi Soal Menjodohkan Geografi 02

Mensortir jawaban dan menjodohkan ke soal

= – = – =

Soal menjodohkan pada prinsip pengerjaannya adalah siswa membuat garis yang menghubungkan soal/pertanyaan di kolom soal dengan jawaban yang ada di kolom jawaban, atau cukup menuliskan huruf/nomor jawaban ke titik-titik/kotak/tanda kurung di dekat kalimat soal. Soal dengan model menjodohkan soal – jawaban ini cenderung lebih banyak digunakan di jenjeng Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP), tapi kadang juga ditermukan pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Soal menjodohkan ini bisa membantu siswa untuk lebih fokus daalam membaca soal dan mencari jawaban yang sesuai, sehingga konsentrasi dalam belajar dapat lebih ditingkatkan lagi.
Soal menjodohkan adalah soal yang bisa digunakan untuk membuat test yang bersifat obyektif dan membantu meningkatkan konsentrasti siswa yang mengerjakan.

Lanjutkan membaca “Download Contoh Variasi Soal Menjodohkan Geografi 02”

Download Variasi Soal Menjodohkan Geografi 01

Menjodohkan soal dengan jawabannya di lembar kertas soal

= – = – =

Dalam sebuah buku pelajaran kita akan menemukan soal-soal latihan yang sudah disertakan di dalamnya. Soal-soal tersebut disertakan dalam buku untuk digunakan sebagai bahan latihan bagi siswa yang menggunakan buku tersebut sebagai bahan/sumber belajar belajar. Dengan adanya soal-soal latihan dalam sebuah buku pelajaran tentu akan mendorong siswa untuk membaca dan mempelajari isi buku pelajaran tersebut. Lain halnya jika sebuah buku pelajaran tidak memuat soal-soal latihan sama sekali. Ada banyak model soal yang bisa dibuat oleh pengarang buku pelajaran, dari soal pilihan ganda (multiple choice), soal pilihan dengan jawaban lebih dari satu (multipple chek), soal uraian baik singkat, terbuka mapun terstruktur, soal menjodohkan (matching), soal benar salah (trus/false), soal analisa hubungan (relationship analisys) dan aneka bentuk soal yang lain. Dari beberapa jenis soal yang saya tulis tadi, kali ini saya akan memposting tentang soal dengan model menjodohkan

Lanjutkan membaca “Download Variasi Soal Menjodohkan Geografi 01”

Make A Match Geografi 02 – Natalitas Mortalitas

Pro Anti Natalitas Mortalitas Mempertinggi Menghambat Angka Kelahiran Angka Kematian

Oleh : Andi Hidayat

===

Membaca judul di atas mungkin akan membuat anda mengernyitkan dahi dan bertanya-tanya apa maksud judul saya ini. Yap… judul yang panjang dan sepertinya acak-acakan, tetapi itulah inti dari dari postingan ini. Setelah kemarin saya memposting materi tentang model pembelajaran Make A Match, kali ini saya akan melanjutkan lagi tulisan tentang Make A Match dengan tema/materi yang lebih yang lebih spesifik dan unik yaitu materi tentang Natalitas dan Mortalitas.  Hmmm … tidak unik juga sih, karena bisa juga diterapkan pada materi pelajaran yang memiliki karakteristik yang sama. Seperti apa model Make A Match dengan materi Natalitas Mortalitas ini? Perhatikan gambar berikut ini.

Ada 8 siswa yang membentuk 4 kelompok di mana setiap kelompok memegang kertas yan berisikan istilah tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya angka kelahiran maupun angka kematian di suatu wilayah. Faktor itu sering disebut dengan :

  1. Pronatalitas = faktor yang mempertinggi angka kelahiran
  2. Promortalitas = faktor yang mempertinggi angka kematian
  3. Antinatalitas = faktor yang menghambat angka kelahiran
  4. Antimortalitas = faktor yang menghambat angka kematian
Lanjutkan membaca “Make A Match Geografi 02 – Natalitas Mortalitas”