Potensi Tambang Besi Indonesia dan Pengelolaannya

Pengolahan dan Pemanfaatan Tambang Bijih Besi serta Persebarannya di Indonesia

Sebaran Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia

= – = – =

Mineral logam merupakan bahan galian hasil pertambangan termasuk kelompok sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui atau unrenewable resources. Mineral logam ada banyak jenis misalnya emas, besi, tembaga, aluminium dan masih banyak lagi. Salah satu mineral logam yang banyak terdapat di alam dan banyak digunakan dalam kehidupan adalah besi. Apakah besi itu?

Lanjutkan membaca “Potensi Tambang Besi Indonesia dan Pengelolaannya”

Sitemap

Peta Situs Blog Guru Geografi = – = – = Selamat Datang di Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul. Blog ini memposting beragam informasi tentang pengetahuan Geografi, dari rangkuman materi, model-model pembelajaran, karya-karya siswa, pengalaman mengajar guru hingga berbagi file pendukung kegiatan pembelajaran baik untuk guru maupun siswa.Untuk memudahkan anda dalam menjelajahi isi blog ini, berikut saya lampirkan Link Halaman untuk memudahkan akses : Channel … Lanjutkan membaca Sitemap

Tenaga Eksogen – Tenaga Ekstraterrestrial

Tenaga Ekstraterestrial Dari Luar Angkasa Yang Membentuk Permukaan Bumi

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Permukaan bumi mengalami perubahan secara terus menerus dari zaman ke zaman. Perubahan itu dibentuk oleh dua tenaga pembentuk permukaan bumi yaitu tenaga endogen yang berasal dari dalam/bawah permukaan bumi dan tenaga eksogen yang berasal dari luar permukaan bumi. Tenaga endogen yang bersifat membangun membentuk permukaan bumi melalui aktifitas vulkanisme, seisme dan tektonisme. Tenaga eksogen mengubah bentukan alam hasil tenaga endogen melalui aktifitas pelapukan, erosi, sedimentasi, dan mass wasthing. Selain itu ada tenaga lain yang membentuk permukaan bumi, yaitu tenaga ekstraterestrial. Tenaga ekstraterestrial adalah tenaga yang berasal dari luar atmosfer bumi atau dari luar angkasa. Meskipun bentuk tenaga dari luar angkasa, karena berasal dari luar bumi maka tenaga ekstraterestrial ini termasuk dalam lingkup tenaga eksogen. Contoh bentukan permukaan bumi hasil tenaga ekstraterestrial adalah kawah meteor.

Kawah meteor (meteor crater) adalah cekungan besar di permukaan bumi yang terbentuk karena peristiwa meteor besar mampu menembus atmosfer bumi dan menabrak permukaan bumi. Peristiwa ini terjadi pada masa-masa awal pembentukan bumi. Ada beberapa kawah meteor yang bisa dilihat oleh manusia secara langsung dalam bentuk cekungan kawah karena berukuran kecil, namun ada juga yang tidak bisa dilihat secara secara langsung di lokasi kejadian karena diameter yang sangat besar dan bisa terlihat dari hasil rekaman foto satelit.
Gambar di atas adalah contoh kawah meteor dalam ukuran kecil, yaitu Barringten Crater yang berlokasi di negara bagian Arizona Amerika Serikat.

Lanjutkan membaca “Tenaga Eksogen – Tenaga Ekstraterrestrial”

Tenaga Eksogen – Mass Wasting 2 – Bentuk-bentuk Mass Wasting

Bentuk-bentuk Proses Mass Wasting/Mass Movement

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Mass Wasthing/Mass Movement adalah peristiwa perpindahan massa batuan, tanah, lumpur atau material lain ke tempat yang lebih rendah (lembah, lereng kaki bukit dll) karena pengaruh gravitasi atau gaya beratnya sendiri.
Bentuk perpindahan dari mass wasthing ini ada yang lambat hingga tak terlihat, cepat dalam bentuk aliran, cepat dalam bentuk longsoran/jatuhan maupun amblesan.

Kebanyakan mass wasthing contohnya tanah longsor sering terjadi di musim penghujan. Besar dan lamanya intensitas curah hujan menjadi faktor yang mendukung terjadinya longsor selain kondisi tanah, sifat batuan induk, kemiring lereng, ada tidaknya vegetasi dan bagaimana penggunaan lahan di wilayah tersebut.

Selain tanah longsor ada banyak bentuk-bentuk mass wasthing yang lain. Mulai dari yang bergerak lambat sampai cepat hingga potensi bahayanya terhadap manusia di lokasi kejadian. Bentuk-bentuk mass wasthing adalah sebagai berikut :

Lanjutkan membaca “Tenaga Eksogen – Mass Wasting 2 – Bentuk-bentuk Mass Wasting”

Tenaga Eksogen – Mass Wasting 1 – Faktor Yang Mempengaruhi Mass Wasting

Mass Wasting/Mass Movement Dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Di musim penghujan kita akan sering melihat berita di media cetak, media massa maupun internet ada kejadian tanah longsor di suatu wilayah. Bencana tanah longsor yang terjadi tersebut dapat mengakibatkan kerugian harta benda dan nyawa.
Lalu apa yang dimaksud dengan tanah longsor itu? Apakah hanya material tanah saja yang longsor? Termasuk apakah tanah longsor itu?

Tanah longsor dalam ilmu geografi merupakan salah satu bentuk dari mass wathing atau mass movement.
Mass Wasthing/Mass Movement adalah peristiwa perpindahan massa batuan, tanah, lumpur atau material lain ke tempat yang lebih rendah (lembah, lereng kaki bukit dll) karena pengaruh gravitasi atau gaya beratnya sendiri.
Bentuk perpindahan dari mass wasthing ini ada yang lambat hingga tak terlihat, cepat dalam bentuk aliran, cepat dalam bentuk longsoran/jatuhan maupun amblesan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Mass Wasthing adalah :

Lanjutkan membaca “Tenaga Eksogen – Mass Wasting 1 – Faktor Yang Mempengaruhi Mass Wasting”

Tenaga Eksogen – Sedimentasi (Pengendapan)

Bentukan Alam Hasil Sedimentasi DanTempat-tempat Pengendapannya

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Sedimentasi adalah proses pengendapan material hasil erosi yang diangkut oleh media air, angin, air laut dan gletser. Karena tenaga pengangkutnya semakin melemah, material ini akan mengendap setelah menempuh jarak tertantu. Semua material yang mengendap pada suatu tempat lama – kelamaan akan menjadi batuan beku. Bentang alam yang dihasilkan oleh proses sedimentasi ini akan berbeda beda, sesuai dengan tenaga pengangkutnya dan tempat pengendapannya.

Sedimentasi atau pengendapan merupakan bagian terakhir dari proses erosi. Erosi yang terjadi di suatu tempat setelah material hasil erosi diangkut oleh media pengangkut akan di endapkan di tempat lain. Pada sedimentasi sungai, prosesnya dimulai dari pengikisan bagian hulu sungai berlanjut dengan pengangkutan material hasil erosi bersama aliran air menuju hilir untuk diendapkan.

Selain di hilir sungai sedimentasi juga sering terjadi di dataran rendah atau cekungan/basin yang memungkinan berhentinya aktifitas erosi.
Berdasarkan tempat pengendapannya, sedimentasi dibedakan menjadi :

Lanjutkan membaca “Tenaga Eksogen – Sedimentasi (Pengendapan)”