Proyeksi Penduduk untuk Memperkirakan Jumlah Penduduk Di Masa Mendatang
Populasi penduduk dunia bertambah dari waktu ke waktu dan akan terus bertambah baik cepat maupun lambat. Namun, abad ke-20 adalah masa dengan pertumbuhan populasi dunia benar-benar meningkat, dan selama 100 tahun terakhir, populasi planet ini telah bertambah tiga kali lipat. Peningkatan besar dalam populasi manusia ini sebagian besar disebabkan oleh perbaikan dalam makanan, sanitasi dan obat-obatan, terutama vaksinasi wajib terhadap banyak penyakit.
Berdasarkan timeline dari worldpopulationreview.com, jumlah penduduk di bumi pada tahun 1 Masehi sebesar 200 juta jiwa, tahun 1000 sebesar 275 juta jiwa, tahun 1500 sebesar 450 juta jiwa, tahun 1650 sebesar 500 juta jiwa, tahun 1750 sebesar 700 juta jiwa, tahun 1804 sebesar 1 miliar jiwa, tahun 1850 sebesar 1,2 miliar jiwa, tahun 1900 sebesar 1,6 miliar jiwa, sebesar tahun 1927 sebesar 2 miliar jiwa, tahun 1950 sebesar 2,55 miliar jiwa, tahun 1955 sebesar 2,8 miliar jiwa, tahun 1960 sebesar 3 miliar jiwa, tahun 1970 sebesar 3,7 miliar jiwa, tahun 1985 sebesar 4,85 miliar jiwa, tahun 1999 sebesar 6 miliar jiwa, tahun 2011 sebesar 7 miliar jiwa dan pada tahun 2025 jumlah penduduk dunia diperkirakan mencapai 8 miliar

Informasi mengenai jumlah penduduk pada suatu waktu tertentu atau masa yang akan datang sangat dibutuhkan dalam perencanaan program dan penentuan kebijakan. Oleh karena itu, perlu dibuat suatu perkiraan mengenai jumlah penduduk. Untuk membuat perkiraan jumlah penduduk dikenal dengan istilah proyeksi penduduk (population projection).
Proyeksi penduduk dapat dibuat untuk mengetahui keadaan penduduk pada masa depan (forward projection) atau keadaan penduduk pada masa lalu (backward projection). Proyeksi penduduk dapat berupa ramalan jumlah penduduk berdasarkan penghitungan dari jumlah penduduk masa lalu, dan masa mendatang dengan menggunakan asumsi tertentu tentang perubahan tingkat pertumbuhan penduduk dan komponen-komponennya.
Lanjutkan membaca “Proyeksi Penduduk untuk Memperkirakan Jumlah Penduduk Di Masa Mendatang”





