Menyanyi Geografi 2 – Lagu Persebaran Perkebunan di Indonesia

Memanfaatkan lagu anak-anak sebagai background untuk membuat lagu tentang persebaran perkebunan di Indonesia

Oleh : Andi Hidayat

Pada beberapa waktu lalu saya telah memposting model pembelajaran yang sama dengan yang saya posting ini. Model pembelajaran Sing A Song dengan tema persebaran tambang.

Pada posting kali ini saya masih akan berbagi tentang model Sing A Song. Materi lagu untuk kegiatan pembelajaran ini masih berkisar tentang persebaran sumber daya alam di Indonesia. Jika pada postingan pertama kemarin tentang Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbarui (Unrenewable Resources), maka pada lagu ini tentang Sumber Daya Alam yang dapat diperbarui (Renewable Resources). Ada banyak sumber daya alam yang dapat diperbarui, mulai dari tanah, hutan, air, udara, flora fauna dan yang lain.

Dari banyaknya sumber daya alam yang dapat diperbarui tersebut saya masih memilih yang berkaitan dengan tema persebaran, masih dalam kategori ranah C1 (mengingat) yaitu persebaran daerah perkebunan di Indonesia.

Lanjutkan membaca “Menyanyi Geografi 2 – Lagu Persebaran Perkebunan di Indonesia”

Penerapan Model Pembelajaran Reading Guide dengan Teka-Teki Silang Geografi

Membaca merupakan langkah awal dari suatu kegiatan literasi jika seseorang ingin meningkatkan kualitas dirinya. Dengan membaca seseorang akan dapat mengetahui info-info terbaru, pengetahuan – pengetahuan yang baru dan mungkin pulau teori-teori yang baru dalam bidang keilmuan yang dia kuasai atau aneka hobi yang dia sukai.

Mulai tahun pelajaran 2017 – 2018 yang telah lalu, pada setiap hari kerja di madrasah saya selalu berusaha menyempatkan diri masuk ke ruang perpustkaan madrasah barang 10 – 15 menit untuk melakukan kegiatan literasi. Kegiatan literasi ini saya lakukan untuk menumbuhkan kembali minat baca saya yang tergolong menurun dalam beberapa tahun terakhir. Minat baca yang saya maksudkan di sini adalah minat baca untuk bidang-bidang yang tidak ada kaitannya dengan mata pelajaran Geografi yang saya berikan ke siswa dan yang tidak berkaitan dengan hobi. Untuk literasi mapel Geografi tentu saja selalu saya usahakan untuk selalu membaca materi-materi yang ada dan berusaha mengikuti perkembangan yang informasi terbaru, sedangkan membaca berdasarkan hobi/kesukaan juga rutin saya lakukan seperti membaca perkembangan musik dan olahraga terutama sepakbola. 

Lanjutkan membaca “Penerapan Model Pembelajaran Reading Guide dengan Teka-Teki Silang Geografi”

Menyanyi Geografi 1 – Lagu Persebaran Tambang di Indonesia

Menggunakan metode Sing A Song untuk menghafal materi-materi dalam pelajaran Geografi

Menyebutkan mungkin merupakan ranah terendah dalam tingkatan pengetahuan menurut taksonomi Bloom, tetapi  kemampuan untuk menyebutkan ini juga membutuhkan ruang memori yang tidak sedikit di otak manusia.
Meskipun dianggap merupakan ranah penguasaan terendah atau dengan kata lain paling mudah penguasaannya tetapi kadangkala ini juga merupakan pekerjaan yang sulit bagi sebagian siswa.

Untuk dapat menyebutkan beberapa pokok suatu materi seorang siswa akan menggunakan daya ingatnya, siswa akan membuka kembali memory di otaknya tentang materi yang sedang dia kerjakan. Ya…, untuk menyebutkan maka tugas otak kita adalah mengingat terlebih dahulu baru kemudian setelah ingat otak akan segera mengirimkan sinyal ke bibir kita untuk menyebutkan apa yang kita ingat.

Lanjutkan membaca “Menyanyi Geografi 1 – Lagu Persebaran Tambang di Indonesia”

Memanfaatkan Media Ular Tangga Geografi Untuk Penilaian Lisan

Test Lisan Sambil Bermain Ular Tangga

Oleh : Andi Hidayat

— — —

Penilaian merupakan bagian penting dalam kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan siswa dalam menguasai suatu materi pelajaran.
Dalam panduan penilaian Kurikulum 2013 Revisi disebutkan bahwa penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian pada aspek pengetahuan, ketrampilan dan sikap siswa.
Penilaian pengetahuan dapat dilakukan melalui test tertulis, test lisan dan penugasan. Dari pengalaman yang saya peroleh saat melakukan penilaian pengetahuan ini, penilaian melalui test lisan adalah test yang menurut siswa paling menegangkan dibandingkan dengan test tertulis apalagi penugasan.  Menjawab pertanyaan lisan secara langsung dihadapan guru membuat banyak siswa yang merasa kesulitan  dalam menyampaikan jawaban. Kadang kala kesulitan ini lebih karena kemampuan siswa mengungkapkan jawaban lewat tulisan lebih dominan dibanding kemampuan mereka meramu kata lewat berbicara, sehingga banyak diantara mereka menjadi “kagok” saat harus berbicara.

Lanjutkan membaca “Memanfaatkan Media Ular Tangga Geografi Untuk Penilaian Lisan”

Software Pembelajaran Geografi

StatPlanet

oleh : Andi Hidayat

Pada beberapa hari lalu saya browsing di internet mencari data-data kependudukan negara-negara di dunia. Setelah cukup penat karena mencari satu-persatu data pada setiap negara yang memakan waktu, saya merebahkan badan sebentar di kursi kerja di kantor. Sambil beristirahat ternyata pikiran masih tertuju pada data yang ingin saya cari, …. dan tiba-tiba terlintas sebuah keyword yang pernah saya lihat di salah satu VCD Discovery Channel yang saya dapatkan dari jalan-jalan di Jogja. Ya… keyword itu itu adalah “planet statistic” mengenai data-data kependudukan di dunia.

Setelah keyword itu saya tuliskan dan mendapati beberapa situs web yang belum sesuai keinginan, dengan iseng saya rubah teksnya menjadi statplanet. Teks ini kemudian saya tuliskan di mesin pencarinya Mbah Google dan saya enter, muncullah pada paling atas alamat situs yang isinya ternyata sesuai dengan yang saya inginkan.

Lanjutkan membaca “Software Pembelajaran Geografi”

BUDAYA MENGHUKUM YANG SALAH

BUDAYA MENGHUKUM YANG SALAH
*RHENALD KASALI *

LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. *

Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa.

Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana. *Saya memintanya memperbaiki kembali,sampai dia menyerah.

Lanjutkan membaca “BUDAYA MENGHUKUM YANG SALAH”