Unsur Cuaca dan Iklim 02
Pengaruh Suhu Udara Terhadap Kondisi Iklim Dan Cuaca
Atmosfer
= – = – =
Kondisi udara yang terdapat di atmosfer bersifat dinamis dan akan berubah-ubah dari waktu ke waktu. Pada suatu waktu kita akan merasakan udara di sekitar kita terasa dingin sehingga kita akan mengenakan pakaian tebal untuk mengatasi hawa dingin tersebut. Makan makanan yang panas dan minuman panas seperti jahe kadang juga kita lakukan untuk mengusir rasa dingin yang menyerang tubuh kita dan menyebabkan kedinginan.
Sebaliknya pada saat kondisi udara di sekitar kita terasa panas tentu akan membuat tubuh kita terasa gerah dan berkeringat. Kondisi yang demikian juga akan membuat kita memiliki pakaian yang tentu berbeda dengan pakaian yang kita gunakan pada saat kondisi udara dingin. Kita akan memilih pakaian tipis untuk mengatasi rasa gerah. Mengkonsumsi minuman dingin terkadang juga menjadi pilihan untuk menghilangkan gerah yang kira rasakan.

Panas bumi bersumber dari matahari. Tingkat dan derajat panas matahari diukur dengan menggunakan alat termometer. Suhu udara di bumi semakin naik ke atmosfer semakin turun, dengan teori setiap kita naik 100 m suhu akan turun 1°C (udara dalam keadaan kering). Secara horizontal, suhu di berbagai tempat di permukaan bumi tidak sama. Dengan menggunakan peta isoterm perbandingan suhu satu tempat dengan tempat yang lain akan mudah dilihat. Garis isoterm adalah garis yang menghubungkan tempat-tempat dengan suhu rata-rata yang sama.
Perubahan suhu sepanjang hari dapat diketahui dengan melihat catatan suhu pada termograf dan termometer. Suhu tertinggi biasa terjadi pada pukul satu atau dua siang, sedangkan suhu terendah biasa terjadi pukul empat atau lima pagi. Dari rata-rata derajat panas sepanjang harinya didapatkan suhu harian. Dalam satu bulan terdapat catatan suhu harian yang tidak sama setiap harinya. Dari catatan suhu harian selama satu bulan kemudian diambil rata-rata dan dihasilkan suhu bulanan. Suhu bulanan juga tidak sama setiap bulannya.






