Soal CPNS

Kumpulan Soal CPNS (materi pindahan halaman blog ke halaman posting) == Berikut ini ada kumpulan soal ujian CPNS yang dapat anda download. Setiap soal yang anda klik ini tidak langsung mendownload file tersebut tetapi akan mengarahkan ke halaman posting yang sesuai dengan soal yang anda klik tersebut. KUMPULAN SOAL CPNS Download Contoh Materi Soal Bahasa Indonesia Download Contoh Materi Soal Bahasa Inggris Download Contoh Materi … Lanjutkan membaca Soal CPNS

Materi-materi Seminar 02

Materi Workshop Managemen Bencana

4 Februari 2011

Fakultas Geografi Universitas Gajah Mada

(materi pindahan dari halaman blog ke halaman posting)

= – = – =

Pada hari Jumat tanggal 4 Februari 2011 saya mengikuti kegiatan Workshop sehari yang dilaksanakan di Fakultas Geografi Universitas Gajah Mada. Kegiatan Workshop ini merupakan rangkaian awal kegiatan dari Olimpiade Geografi Nasional Tingkat SMA 2011 yang mengetengahkan tema ” Kontribusi Geografi Terhadap Upaya Mitigasi Bencana dan Pengelolaan Lingkungan dalam Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia”, yang dilaksanakan pada tanggal 4 – 6 Februari 2011. Kegiatan Olimpiade Geografi ini mayoritas diikuti oleh siswa-siswa SMA di daerah DIY dan Jawa Tengah, tetapi dari yang saya lihat kemarin diikuti beberapa sekolah dari luar Jateng dan DIY, bahkan ada teman dari Sumatera Selatan yang mendampingi siswa untuk kegiatan tersebut. Hmmm… luar biasa, sebuah semangat yang patut di tiru. Salut buat Pak Joni dari Muaraenim, semoga semakin semangat saja dan terus berkarya, dan thanks atas diskusi yang telah kita share satu sama lain.

Saya sendiri datang tidak datang bersama siswa-siswa karena madrasah kami tidak mendapat pemberitahuan mengenai acara tersebut. Saya datang atas pemberitahuan dari pihak panitia penyelanggara yang menulis di comment area pada salah satu postingan blog saya ini.

Lanjutkan membaca “Materi-materi Seminar 02”

Materi-materi Seminar 01

Materi Seminar Mitigasi Bencana

11 Mei 2011

(materi pindahan dari halaman blog ke halaman posting)

= – = – =

Pada hari Rabu, 11 Mei 2011 saya mengikuti acara Semiloka dalam rangka Dies Natalis ke-47 Universitas Negeri Yogyakarta. Semiloka dengan tema “Urgensi Pendidikan Mitigasi Bencana” ini diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE) UNY. Sesuai dengan tema di atas, seminar tersebut banyak berisikan materi mengenai mitigasi bencana dan wacana perlunya pendidikan mitigasi bencana kepada penduduk di wilayah Indonesia.

Sebagaimana kita ketahui, wilayah negara kita secara geologis terdapat di daerah Ring Of Fire, yang berarti bahwa negara kita termasuk dalam daerah rawan bencana alam yang dapat berupa aktivitas tektonik yang berupa gempa bumi maupun aktivitas vulkanis yang berupa letusan gunung berapi. Untuk itu pendidikan mitigasi baik secara formal maupun nonformal merupakan keharusan, dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai bencana dan upaya-upaya preventif yang harus dimiliki oleh semua warga.

Lanjutkan membaca “Materi-materi Seminar 01”

Bumi Planet Kehidupan

Keistimewaan Bumi Sebagai Planet Yang Mendukung Kehidupan

= – = – =

.

Saat ini negara-negara maju yang memiliki teknologi canggih berusaha mengeksplorasi alam semesta dan mencari planet yang memiliki ciri-ciri seperti bumi yang mendukung proses kehidupan.  Salah satu tujuan dari eksplorasi tersebut adalah harapan pada suatu masa nanti saat terjadi kelebihan jumlah penduduk di bumi, manusia dapat dipindahkan ke planet lain dan menjalani kehidupan di sana. Pencarian akan planet untuk tempat tinggal baru bagi manusia sejauh ini masih belum ditemukan atau belum sesuai harapan karena masih banyak atribut-atribut di planet yang dimaksud belum memenuhi persyaratan untuk kehidupan layaknya di bumi.

Bumi sendiri merupakan sebuah planet yang memiliki paket lengkap dalam mendukung terjadinya kehidupan dan tidak dimiliki oleh planet-planet lain di dalam tata surya matahari. Faktor-faktor apa saja yang membuat bumi sampai saat ini merupakan satu-satunya planet yang mendukung terjadinya bentuk-bentuk kehidupan di dalamnya, khususnya bagi manusia?

Beberapa hal yang membuat bumi memiliki keistimewaan sebagai planet yang mendukung adanya kehidupan antara lain :

Lanjutkan membaca “Bumi Planet Kehidupan”

Skala Waktu Geologi

Pembentukan Bumi Dalam Skala Waktu Geologi

= – = – =

.

Terbentuknya planet dan benda-benda angksa yang lain tidak akan terlepas dari sejarah awal terbentuknya alam semesta terlebih dahulu. Sebagai contoh berdasarkan teori bingbang jagat raya atau alam semesta terbentuk dari ledakan massa yang kemudian membentuk benda-benda angkasa lain dan menempati ruang maha luas di jagat raya. Dalam prosesnya bigbang membentuk galaksi-galaksi di jagatraya, sedangkan di dalam suatu galaksi akan dibentuk oleh berbagai kumpulan bintang dan benda angkasa lain.
Beberapa bintang dalam suatu galaksi memiliki sistem tata surya, salah satu contohnya adalah tata surya matahari. Tata surya matahari yang terbentuk di galaksi Bimasakti terjadi karena ada suatu proses yang menyebabkannya. Menurut teori bintang kembar tata surya matahari terbentuk dari bintang yang ada di dekat matahari tertabrak oleh bintang besar yang lewat dan hancur berkeping-keping menjadi planet dan benda-benda angkasa lain dalam  sistem tata surya matahari.

Terbentuknya bumi sendiri membutuhkan waktu yang sangat lama. Oleh ahli-ahli geologi bumi diperkirakan telah berumur kurang lebih 4,6 milyar tahun. Perkiraan atau perhitungan ini dilakukan menggunakan tes radiometrik. Tes ini menggunakan prinsip atom yang akan berubah dalam kurun waktu tertentu karena mengalami peluruhan. Sampel yang digunakan untuk perhitungan adalah batuan-batuan yang terdapat di permukaan bumi.

Iklan
Lanjutkan membaca “Skala Waktu Geologi”

Lempeng Tektonik

Pergerakan Lempeng Tektonik Pembentuk Permukaan Bumi

= – = – =

.

Litosfer merupakan bagian paling atas dari kerak bumi dan merupakan bagian lapisan kerak bumi yang relatif tipis. Lapisan ini dapat diperumpamakan lapisan kulit ari pada manusia. Litosfer bumi kita terbagi atas sekitar 12 lempeng. Lempeng-lempeng tersebut selalu bergerak dan mendesak satu sama lain. Lempeng tektonik bagian bawah disebut lempeng samudera, sedangkan lempeng tektonik pada bagian atas terdapat masa kontinen disebut lempeng benua. Kedua lempeng ini memiliki sifat yang berbeda. Apabila dua lempeng yang berbeda sifat tersebut saling mendekat, umumnya lempeng samudera akan ditekuk ke bawah lempeng benua hingga jauh ke dalam lapisan astenosfer. Bertemunya antara dua lempeng seperti ini dinamakan gerakan bertumbukan (subduction), sedangkan daerah yang menjadi tempat tumbukan lempeng-lempeng disebut subduction zone.

Selain saling mendekat kemudian bertumbukan, gerakan lempeng juga ada yang saling menjauh dengan lempeng lainnya, dinamakan gerak divergent atau disebut juga sebagai proses pemekaran. Hasil pemekaran lempeng yang berada di atas benua disebut rifting, sedangkan pemekaran yang berada di samudera disebut spreading. Selain itu, ada juga gerakan lempeng yang hanya bersinggungan atau berpapasan, disebut juga transcurrent fault atau sering juga disebut transform. Setiap gerakan lempeng yang berbeda tersebut, akan mempengaruhi gejala dan fenomena alam di atas permukaan bumi.

Iklan
Lanjutkan membaca “Lempeng Tektonik”