Teori Terjadinya Tata Surya

Teori Terjadinya Tata Surya

oleh : Andi Hidayat

= –  = – =

Galaksi terdiri atas berjuta-juta bintang dengan segala bentuk dan strukturnya, salah satu di antara bintang tersebut adalah matahari. Matahari dikelilingi oleh benda-benda angkasa yang lain yang membentuk suatu susunan yang disebut tata surya. Satu tata surya terdiri atas satu matahari dan benda-benda angkasa yang beredar mengelilinginya.

Tata surya matahari dikelilingi sembilan planet-planet termasuk planet bumi yang kita tempati ini.Selain planet-planet yang mengitari matahari, dalam tata surya matahari juga terdapat satelit-satelit yang mengelilingi planet, asteroid, komet, meteor, debu, kabut, dan benda-benda lainnya.

Sampai saat ini, proses terbentuknya bentukan jagat raya dan tata surya masih merupakan suatu misteri. Berbagai teori dan hipotesis banyak dikemukakan oleh para ahli untuk menjawab misteri tersebut. Beberapa teori tersebut di antaranya hipotesis nebula, planetesimal, teori pasang surut, dan teori bintang kembar dan teori awan debu.

Iklan

Berikut ini merupakan penjelasan singkat mengenai teori-teori tersebut :

Lanjutkan membaca “Teori Terjadinya Tata Surya”

Rasi Bintang Zodiak

Rangkaian Rasi Bintang Zodiak

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Rasi bintang secara umum ada empat yaitu rasi bintang utama yaitu Ursa Mayor atau orang Indonesia sering menyebutnya rasi bintang biduk, rasi bintang ini menunjukkan posisi arah utara. Rasi bintang Crux atau pari/salib/gubuk penceng menunjukkan arah selatan.  Rasi bintang Ursa Minor juga menunjukkan arah utara dan rasi bintang Orion yang menunjukkan arah barat dan posisi garis equator. Selain empat rasi/konstelasi utama tersebut dalam ilmu astrologi terdapat sejumlah rasi bintang yang berfungsi sebagai penanda posisi matahari pada bulan-bulan tertentu. Rasi-rasi bintang ini sering disebut zodiak.

Zodiak adalah sabuk khayal berbentuk lingkaran kubah besar yang terbentang di langit. Sabuk khayal tersebut memiliki lebar 18° dan berpusat pada lingkaran ekliptika, yaitu suatu pola lintasan perubahan posisi matahari di angkasa. Ekliptika yang dimaksud bukan lintasan matahari mengelilingi bumi, akan tetapi perbedaan posisi matahari di langit terhadap bumi. Posisi tersebut berubah setiap hari, dan dalam kurun waktu setahun membentuk alias satu lingkaran penuh. Semua benda-benda yang berada dalam tata surya kita, bila diamati, akan tampak seperti beredar mengelilingi lingkaran ekliptika tersebut. Di sepanjang lingkaran ekliptika tersebut, terdapat gugus bintang atau rasi bintang. Inilah pengertian zodiak yang sebenarnya dalam ilmu astrologi.

Secara etimologi zodiak berasal dari bahasa Yunani yaitu Zoodiacos Cyclos yang secara harfiah dapat diartikan sebagai lingkaran hewan. Diterjemahkan sebagai lingkaran hewan, mungkin karena kebanyakan dari rasi bintang ini adalah binatang, seperti: kepiting, domba, singa, kalajengking, ikan dan beberapa lainnya adalah disimbolkan dengan manusia, seperti si kembar gemini, dan virgo sang perawan.

Iklan
Lanjutkan membaca “Rasi Bintang Zodiak”

Rasi Bintang

Konstellasi Bintang Yang Terlihat Di Langit Malam 

oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Pada waktu malam hari di cuaca yang cerah kita akan sering mendapati banyak sekali bintang bertebaran di langit. Pada arah-arah tertentu dan bulan tertentu akan sering pula kita temukan gugusan bintang besar yang berdekatan dan membentuk pola-pola tertentu. Ada beberapa gugusan bintang itu yang berbentuk seperti rumah, orang memanah, layang-layang, kalajengking dan bentuk-bentuk lainnya.

Bentuk-bentuk gugusan bintang itu tidak selalu dapat kita lihat dengan jelas. Beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain kondisi cuaca, banyaknya lampu yang menyala pada malam hari yang menyebar ke angkasa menyebabkan langit malam menjadi terang. Gugusan bintang akan mudah kita lihat pada cuaca yang cerah dan langit gelap. Jika mengacu tempat maka di daerah gunung yang jauh dari permukiman dengan kondisi lingkungan yang gelap akan memudahkan kita melihat gugusan bintang tersebut. Tetapi meskipun cuaca cerah dan lingkungan gelap kita juga belum tentu dapat melihat gugusan bintang yang kita cari. Faktor musim dan kemampuan keilmuan kita juga turut berpengaruh.

Gugusan bintang yang terlihat di langit malam hari itu sering disebut dengan rasi bintang atau konstelasi bintang. Jadi Rasi Bintang merupakan kelompok bintang-bintang yang membentuk pola tertentu dan letaknya berdekatan. Suatu rasi bintang tersusun atas bintang-bintang besar yang membentuk pola-pola tertentu. Bintang-bintang besar ini berada di antara bintang lain yang lebih kecil sehingga cukup sulit untuk menghubungkan bintang-bintang tersebut dalam pola yang sesuai dengan bentuk rasi bintang yang dimaksud.

Ada beberapa rasi bintang yang terkenal dan sering kita dengar antara lain di belahan bumi selatan ada Rasi Pari/Gubug Penceng/Crux, Centaurus/Lanjar Ngirim, Argo, Rasi Canis Mayor, Rasi Virgo, Rasi Leo, dan Rasi Scorpio/Kalajengking. Di belahan bumi utara rasi yang terkenal, yaitu Rasi Lyra, Rasi Biduk/Ursa Mayor, Rasi Orion, Rasi Taurus, dan Rasi Pleyedes/Lintang Wuluh/Bintang Tujuh.

Iklan
Lanjutkan membaca “Rasi Bintang”

Galaksi

Kumpulan Galaksi Pembentuk Jagat Raya

oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Materi-materi yang terdapat dalam jagat araya atau alam semesta berjumlah sangat banyak dan tak terhitung. Kumpulan-kumpulan materi ini menempati ruang yang luas di alam semesta. Materi-materi pembentuk Jagat raya ini antara lain galaksi yang di dalamnya terdapat jutaan benda-benda angkasa yang meliputi tata surya, bintang, planet, satelit, asteroid, meteor, komet dan masih banyak lagi materi benda angkasa yang lain. Materi pembentuk jagat raya berdasarkan hirarki teratas adalah galaksi.

Galaksi adalah kumpulan bintang yang membentuk suatu sistem yang terdiri atas satu atau lebih benda angkasa yang berukuran besar dan dikelilingi oleh benda-benda angkasa lainnya sebagai anggotanya yang bergerak mengelilinginya secara teratur.

Berdasarkan ilmu astronomi, galaksi diartikan sebagai suatu sistem yang terdiri atas bintang-bintang, gas dan debu yang amat luas, yang anggotanya mempunyai gaya tarik menarik (gravitasi). Suatu galaksi terdiri atas milyaran bintang-bintang yang mempunyai ukuran, warna, dan karakteristik yang sangat beraneka ragam.

Iklan

Galaksi mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Sumber cahaya berasal dari galaksi itu sendiri dan bukan merupakan cahaya pantulan
  2. Antara galaksi satu dengan yang lain mempunyai jarak jutaan tahun cahaya
  3. Galaksi-galaksi lainnya dapat terlihat berada di luar Galaksi Bimasakti
  4. Galaksi punya bentukan tertentu, misalnya: bentuk spiral, bentuk spiral berpalang, bentuk elips, dan bentuk tidak beraturan.

Berdasarkan bentuknya galaksi menjadi tiga, yaitu galaksi spiral, galaksi elips, dan galaksi tak beraturan. Pembagian tipe ini berdasarkan bentuk atau penampakan galaksi-galaksi tersebut, tetapi juga ada galaksi yang memiliki ciri khas dalam bentuk lain.

Lanjutkan membaca “Galaksi”

Jagat Raya

Jagat Raya dan Teori-teori Terbentuknya

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Pada malam hari di yang cuaca cerah dan kita sedang berada di luar rumah, pada saat kita menengadahkan mata kita ke atas menembus ruang angkasa maka akan kita lihat bertebaran bintang-bintang yang menghiasi langit malam. Bintang-bintang tersebut berkerlap-kerlip membuat suasana malam semakin terasa indah. Terkadang kita akan bertanya-tanya berapa jarak bintang-bintang tersebut dari tempat kita? Mengapa mereka bisa berkedip seperti itu?

Berbagai pertanyaan lain tentu akan selalu menghinggapi kita. Pada saat itu pula perlahan lahan kita akan dibawa pada suatu muara kesadaran bahwa betapa kecilnya kita di alam semesta ini. Bumi yang kita tempati hanyalah merupakan benda yang sangat kecil di alam semesta. Bumi merupakan bagian dari ruangan yang maha luas yang sering disebut dengan alam semesta atau jagat raya.

 

Jagat raya atau alam semesta merupakan ruang tidak terbatas yang di dalamnya terdiri atas semua materi, termasuk tenaga dan radiasi. Jagat raya tidak dapat diukur, dalam arti batas-batasnya
tidak dapat diketahui dengan jelas.

Di dalam jagat raya banyak terdapat materi-materi seperti galaksi, bintang, matahari, nebula, planet, meteor, asteroid, komet, dan bulan. Tetapi itu hanyalah sebagian kecil dari materi di jagat raya yang kita kenal. Secara lebih mendalam semua yang ada di jagat raya masih merupakan rahasia yang sama sekali
belum terungkap karena tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki manusia dalam mengungkap rahasia alam semesta masih sangat terbatas.

Iklan
Lanjutkan membaca “Jagat Raya”

Konsep Essensial Geografi Dalam Satu Ruang

Contoh Pemahaman Sepuluh Konsep Essensial Geografi Dalam Satu Wilayah

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Sepuluh konsep essensial tersebut idealnya harus selalu ada dalam setiap mengkaji suatu fenomena geosfer di permukaan bumi, tetapi pada praktiknya tidak selalu digunakan secara bersamaan. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan waktu, biaya, tenaga, dan tujuan analisis yang dikaji oleh geograf sehingga hanya beberapa saja yang digunakan.

Lanjutkan membaca “Konsep Essensial Geografi Dalam Satu Ruang”