Jeruq.Com

Membuat Soal Online Dengan Cepat Di Web Jeruq.com

oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Pandemi Covids 19 yang menyebar dengan cepat ke seluruh dunia memberikan dampak terhadap berbagai bidang kehidupan. Kegiatan ekonomi yang berjalan pelan bahkan mati suri di beberapa tempat yang biasanya begitu ramai pengunjung. Begitu pula di bidang pendidikan yang secara langsung terkena dampak pandemi ini. Berbagai kegiatan tatap muka di kelas yang sudah pasti membentuk kerumunan siswa dalam jumlah banyak tentu memiliki potensi yang mengkhawatirkan terhadap kemungkinan penyebaran virus. Cepatnya penyebaran virus ini membuat berbagai kegiatan-kegiatan yang berpotensi membuat kerumunan manusia tersebut ditutup dan dilarang oleh pemerintah. Kegiatan pendidikan formal sendiri telah memberlakukan SFH (School For Home) kepada peserta didik dan WFH (Work From Home) kepada guru sejak pertengahan maret hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan karena selalu berubah. Kebijakan SFH dan WFH ini membuat kegiatan belajar dalam bentuk tatap muka langsung tidak bisa dilaksanakan maka kemudian dilakukan dalam bentuk daring atau virtual atau kelas online.

Beberapa bentuk kegiatan dalam belajar mengajar secara daring misalnya adalah guru mengirimkan materi pelajaran, memberikan  tugas membuat proyek atau produk tertentu hingga mengerjakan soal. Pada saat mendapatkan tugas mengerjakan soal ada beberapa guru yang memberikan tugas lewat medsos kemudian meminta mengerjakan soal secara manual di kertas atau di microsoft office lalu mengirimkan hasil pekerjaan kepada guru untuk dikoreksi. Pekerjaan dengan model ini tentu memakan waktu yang cukup lama bagi guru dalam melakukan koreksi sehingga diperlukan model pengerjaan soal yang lain yaitu pengerjaan soal secara online.

Baca juga : Kahoot!, Quizizz, Geschool, Google Form Geografi, Jeruq.Com

Ada beberapa aplikasi soal online yang telah saya bahas seperti Kahoot!, Quizizz, Geschool hingga aplikasi berbasi Google Form yang telah saya lampirkan soal-soalnya. Pada posting kali ini saya akan menuliskan pengalaman saya menggunakan aplikasi soal online buatan dalam negeri yaitu Jeruq yang dapat di akses di Jeruq.Com

Lanjutkan membaca “Jeruq.Com”

Pendekatan Geografi – Pendekatan Ekologi

Analisis Ekologi Dalam Mengkaji Fenomena Geografi

Pengetahuan Dasar Geografi

= – = – =

Untuk mempelajari suatu fenomena/gejala/peristiwa geosfer baik peristiwa alam maupun non alam, Geografi memiliki 3 macam pendekatan yang berciri khas Geografi yaitu pendekatan Keruangan (Spatial Approach), pendekatan Lingkungan (Ecologycal Approach), dan pendekatan Kewilayahan/Kompleks Wilayah (Regional Complex Approach).
Ketiga pendekatan tersebut dapat digunakan secara terpadu dalam mengkaji permasalahan Geografi atau dalam kondisi tertentu cukup menggunakan salah satu saja.
Salah satu pendekatan yang sering digunakan dalam mengkaji fenomena alam/non alam secara Geografis adalah pendekatan Lingkungan. Pendekatan Lingkungan adalah pendekatan untuk mengkaji fenomena geografi dengan memperhatikan faktor interaksi antar organisme dan organisme dengan lingkungannya.

Lanjutkan membaca “Pendekatan Geografi – Pendekatan Ekologi”

Pendekatan Geografi – Pendekatan Keruangan 3 – Pendekatan Regional

Pendekatan Regional Dalam Mengkaji Fenomena Geografi Secara Keruangan

Pengetahuan Dasar Geografi

= – = – =

Untuk mempelajari suatu fenomena/gejala/peristiwa geosfer baik peristiwa alam maupun non alam, Geografi memiliki 3 macam pendekatan yang berciri khas Geografi yaitu pendekatan Keruangan (Spatial Approach), pendekatan Lingkungan (Ecologycal Approach), dan pendekatan Kewilayahan/Kompleks Wilayah (Regional Complex Approach).
Ketiga pendekatan tersebut dapat digunakan secara terpadu dalam mengkaji permasalahan Geografi atau dalam kondisi tertentu cukup menggunakan salah satu saja.
Salah satu pendekatan yang sering digunakan dalam mengkaji fenomena alam/non alam secara Geografis adalah pendekatan Keruangan. Pendekatan Keruangan adalah pendekatan yang digunakan untuk mengetahui persebaran dalam penggunaan ruang yang telah ada dan bagaimana penyediaan ruang akan dirancang

Lanjutkan membaca “Pendekatan Geografi – Pendekatan Keruangan 3 – Pendekatan Regional”

Pendekatan Geografi – Pendekatan Keruangan 2 – Pendekatan Aktifitas Manusia

Mengkaji Fenomena Geografi Secara Keruangan Dengan Pendekatan Aktifitas Manusia

Pengetahuan Dasar Geografi

= – = – =

Untuk mempelajari suatu fenomena/gejala/peristiwa geosfer baik peristiwa alam maupun non alam, Geografi memiliki 3 macam pendekatan yang berciri khas Geografi yaitu pendekatan Keruangan (Spatial Approach), pendekatan Lingkungan (Ecologycal Approach), dan pendekatan Kewilayahan/Kompleks Wilayah (Regional Complex Approach).
Ketiga pendekatan tersebut dapat digunakan secara terpadu dalam mengkaji permasalahan Geografi atau dalam kondisi tertentu cukup menggunakan salah satu saja.
Salah satu pendekatan yang sering digunakan dalam mengkaji fenomena alam/non alam secara Geografis adalah pendekatan Keruangan. Pendekatan Keruangan adalah pendekatan yang digunakan untuk mengetahui persebaran dalam penggunaan ruang yang telah ada dan bagaimana penyediaan ruang akan dirancang.

Lanjutkan membaca “Pendekatan Geografi – Pendekatan Keruangan 2 – Pendekatan Aktifitas Manusia”

Pendekatan Geografi – Pendekatan Keruangan 1 – Pendekatan Topik

Pendekatan Topik Dalam Mempelajari Fenomena Geografi Secara Keruangan

Pengetahuan Dasar Geografi

= – = – =

Untuk mempelajari suatu fenomena/gejala/peristiwa geosfer baik peristiwa alam maupun non alam, Geografi memiliki 3 macam pendekatan yang berciri khas Geografi yaitu pendekatan Keruangan (Spatial Approach), pendekatan Lingkungan (Ecologycal Approach), dan pendekatan Kewilayahan/Kompleks Wilayah (Regional Complex).
Ketiga pendekatan tersebut dapat digunakan secara terpadu dalam mengkaji permasalahan Geografi atau dalam kondisi tertentu cukup menggunakan salah satu saja.
Salah satu pendekatan yang sering digunakan dalam mengkaji fenomena alam/non alam secara Geografis adalah pendekatan Keruangan. Pendekatan Keruangan adalah pendekatan yang digunakan untuk mengetahui persebaran dalam penggunaan ruang yang telah ada dan bagaimana penyediaan ruang akan dirancang

Lanjutkan membaca “Pendekatan Geografi – Pendekatan Keruangan 1 – Pendekatan Topik”

Tenaga Eksogen – Tenaga Ekstraterrestrial

Tenaga Ekstraterestrial Dari Luar Angkasa Yang Membentuk Permukaan Bumi

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Permukaan bumi mengalami perubahan secara terus menerus dari zaman ke zaman. Perubahan itu dibentuk oleh dua tenaga pembentuk permukaan bumi yaitu tenaga endogen yang berasal dari dalam/bawah permukaan bumi dan tenaga eksogen yang berasal dari luar permukaan bumi. Tenaga endogen yang bersifat membangun membentuk permukaan bumi melalui aktifitas vulkanisme, seisme dan tektonisme. Tenaga eksogen mengubah bentukan alam hasil tenaga endogen melalui aktifitas pelapukan, erosi, sedimentasi, dan mass wasthing. Selain itu ada tenaga lain yang membentuk permukaan bumi, yaitu tenaga ekstraterestrial. Tenaga ekstraterestrial adalah tenaga yang berasal dari luar atmosfer bumi atau dari luar angkasa. Meskipun bentuk tenaga dari luar angkasa, karena berasal dari luar bumi maka tenaga ekstraterestrial ini termasuk dalam lingkup tenaga eksogen. Contoh bentukan permukaan bumi hasil tenaga ekstraterestrial adalah kawah meteor.

Kawah meteor (meteor crater) adalah cekungan besar di permukaan bumi yang terbentuk karena peristiwa meteor besar mampu menembus atmosfer bumi dan menabrak permukaan bumi. Peristiwa ini terjadi pada masa-masa awal pembentukan bumi. Ada beberapa kawah meteor yang bisa dilihat oleh manusia secara langsung dalam bentuk cekungan kawah karena berukuran kecil, namun ada juga yang tidak bisa dilihat secara secara langsung di lokasi kejadian karena diameter yang sangat besar dan bisa terlihat dari hasil rekaman foto satelit.
Gambar di atas adalah contoh kawah meteor dalam ukuran kecil, yaitu Barringten Crater yang berlokasi di negara bagian Arizona Amerika Serikat.

Lanjutkan membaca “Tenaga Eksogen – Tenaga Ekstraterrestrial”