Tenaga Endogen – Vulkanisme 3 – Dampak Gunung Api Bagi Kehidupan

Dampak Aktifitas Gunung Api Bagi Kehidupan

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Erupsi gunung api merupakan salah satu tanda bumi sedang melakukan aktifitas membentuk permukaannya. Letusan gunung api baik letusan yang bersifat lemah maupun kuat akan memberikan dampak terhadap kehidupan manusia, terutama bagi penduduk yang tinggal di sekitar lerek gunung api tersebut.
Aktifitas gunung api dapat memberikan dampak yang merugikan bagi penduduk sekitarnya, tetapi juga dapat memberikan dampak yang menguntungkan.

Dampak positif aktifitas gunung api kehidupan antara lain :

  • Tanah yang dilalui oleh abu vulkanik dari gunung berapi akan menjadi lebih subur dan sangat baik untuk pertanian, tentunya tanah tersebut akan meningkatkan hasil panen. Hal ini sangat menguntungkan bagi mereka yang bermata pencaharian sebagai petani.
Lanjutkan membaca “Tenaga Endogen – Vulkanisme 3 – Dampak Gunung Api Bagi Kehidupan”

Tenaga Endogen – Vulkanisme 2 – Karakteristik Letusan Gunung Api

Karakteristik Letusan/Erupsi Gunung Api

= – = – =

Gunung api yang terdapat di seluruh permukaan bumi memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan cenderung khas jika dilihat dari tipe letusannya. Pada suatu tempat ada gunung api pada saat meletus tidak berpotensi membahayakan penduduk yang hidup disekitarnya, tetapi di tempat lain terdapat gunung api yang pada saat meletus maka penduduk yang tinggal di sekitarnya harus mengungsi dan menyelamatkan diri dari bahaya letusan.

Berdasarkan jenis letusannya gunung api digolongkan menjadi 2 tipe, yaitu :

  1. Gunung api dengan letusan efusif, yaitu gunung api dengan kekuatan letusan lemah. Letusan yang terjadi berupa leleran lava yang bergerak lambat menuju lereng. Contohnya adalah gunung Killauea di kepulauan Hawaii
  2. Gunung api dengan letusan eksplosif, yaitu gunung dengan kekuatan letusan yang besar. Kekuatan letusan gunung ini dapat melontarkan partikel-partikel gunung api ke atmosfer. Contohnya adalah gunung Kelud di propinsi Jawa Timur Indonesia.
Lanjutkan membaca “Tenaga Endogen – Vulkanisme 2 – Karakteristik Letusan Gunung Api”

Tenaga Endogen – Vulkanisme 1 – Bentuk-bentuk Gunung Api

Bentuk-bentuk Gunung Berapi

= – = – =

Vulkanisme adalah salah satu aktifitas tenaga endogen dari dalam perut bumi yang berkaitan dengan penerobosan magma dari dalam perut bumi keluar menuju permukaan bumi. Wujud nyata dari kegiatan vulkanisme adalah letusan (erupsi) yang terjadi pada suatu gunung berapi.

Gunung berapi memiliki bentuk bermacam-macam yang dipengaruhi oleh kekuatan letusan dan karakteristik material yang dikeluarkan.

Lanjutkan membaca “Tenaga Endogen – Vulkanisme 1 – Bentuk-bentuk Gunung Api”

Tenaga Endogen dan Tenaga Eksogen

Tenaga-tenaga Pembentuk Permukaan Bumi

= – = – =

Pemukaan bumi terdiri dari kerak benua yang tidak tergenang oleh air dan kerak samudera yang tertutup oleh air. Baik muka bumi di darat maupun di dasar laut memiliki kenampakan relief atau bentuk muka bumi yang bervariasi. Jika di daratan kita akan melihat banyak bentuk-bentuk muka bumi yang beraneka ragam seperti gunung, bukit, lembah, dataran tinggi, dataran rendah, danau, dataran banjir, sungai dan bentuk-bentuk morfologi lainnya, maka di dasar lautan juga memiliki bentuk muka bumi yang tidak jauh beda dengan di daratan.

Bentuk-bentuk muka bumi yang beraneka macam tersebut merupakan hasil dari tenaga alami pembentuk permukaan bumi, yaitu tenaga Endogen dan tenaga Eksogen. Apa itu tenaga Endogen dan Eksogen?

Tenaga Endogen adalah tenaga pembentuk muka bumi yang bersumber dari dalam perut bumi yang memiliki sifat membangun (konstruktif) suatu bentukan struktur permukaan bumi seperti pegunungan, lipatan, patahan lembah dan sebagainya. Proses-proses alam yang berhubungan dengan tenaga endogen adalah :

Lanjutkan membaca “Tenaga Endogen dan Tenaga Eksogen”

Batuan Malihan (Metamorphic Rocks)

Batuan Metamorf, ciri-ciri dan contohnya

= – = – =

Batuan metamorf atau sering juga disebut dengan batuan malihan adalah batuan yang mengalami perubahan fisik maupun kimia. Batuan metamorf terbentuk karena pengaruh suhu dan tekanan yang sangat tinggi. Batuan metamorf dapat berasal dari batuan beku maupun batuan sedimen.
Beberapa contoh batuan Metamorf misalnya Marble, Slate, Quartzite, dan Gneiss

Dilihat dari cara terbentuknya terdapat tiga jenis batuan metamorf yaitu :

  1. Batuan Metamorf Kontak, batuan metamorf yang terbentuk karena pengaruh suhu tinggi karena berada di dekat dapur magma atau lokasi intrusi magma.
  2. Batuan Metamorf Dinamo, batuan metamorf yang terbentuk karena pengaruh tekanan gaya endogen di permukaan bumi.
  3. Batuan Metamorf Pneumatolitis, batuan metamoft yang terbentuk karena pengaruh gas yang dihasilkan oleh magma
Lanjutkan membaca “Batuan Malihan (Metamorphic Rocks)”

Batuan Sedimen (Sedimentary Rock)

Batuan Sedimen, ciri-ciri dan contohnya

= – = – =

Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk karena peristiwa pengendapan bahan pembentuknya oleh berbagai energi pengangkut seperti air, angin dan gletser.
Material penyusun batuan sedimen adalah pasir, lumpur dan kerikil. Material-material tersebut akan menjadi batuan apabila mengalami proses pengerasan setelah terendapkan.
Batuan sedimen memiliki ciri-ciri antara lain :

  • memiliki perlapisan yang jelas
  • bersifat klastik atau berbutir
  • biasanya banyak terdapat fosil di dalamnya.
Lanjutkan membaca “Batuan Sedimen (Sedimentary Rock)”