Perairan Laut 01

Pengertian, Jenis dan Luas Perairan Laut di Bumi

Hidrosfer

= – = – =

Laut adalah sekumpulan air yang sangat luas di permukaan bumi yang memisahkan atau menghubungkan suatu daratan dengan daratan lainnya, baik itu daratan suatu pulau dengan pulau lainnya maupun daratan suatu benua dengan benua lainnya. Perairan laut yang sangat luas disebut samudera, sehingga dapat dikatakan bahwa laut merupakan bagian dari samudera. Ilmu yang mempelajari tentang laut dan kelautan adalah Oceanografi. Ilmu ini mengkaji mengenai keadaan fisik air laut, gerakan, kedalaman, kualitas air, proses pasang naik dan surut serta berbagai kajian lainnya.

Lanjutkan membaca “Perairan Laut 01”

Perairan Darat 11

Rawa : ciri-ciri, fungsi, jenis dan pemanfaatannya

Hidrosfer

= – = – =

Rawa (swamp/marsh) adalah tanah basah yang selalu digenangi air secara alami karena sistem drainase (pelepasan air) yang jelek atau letaknya lebih rendah dari daerah sekelilingnya. Rawa memiliki karakteristik ekosistem yang khusus dan biasanya terdapat di dekat sungai atau muara sungai yang besar. Rawa-rawa di Indonesia terdapat di sekitar muara-muara sungai yang besar dan rapat, seperti di Pulau Sumatra bagian timur, Kalimantan sebelah barat, selatan, dan bagian timur, serta Papua sebelah barat dan selatan.

Lanjutkan membaca “Perairan Darat 11”

Perairan Darat 10

Kerusakan Danau dan Upaya Pelestariannya

Hidrosfer

= – = – =

Danau merupakan bentuk perairan darat yang memiliki banyak fungsi bagi lingkungan sekitarnya. Salah satunya adalah sebagai kawasan penampungan air hujan. Hujan yang jatuh ke bumi tidak semua airnya dapat terserap ke dalam tanah. Sebagian besar air hujan mengalir di permukaan dan menuju ke tempat yang lebih rendah. Danau sebagai bentukan alam yang berupa cekungan dan merupakan daerah paling rendah daripada lingkungan sekitarnya berfungsi sebagai penangkap air permukaan dari hujan. Fungsi tersebut membuat kemungkinan terjadinya musibah banjir di wilayah sekitar danau menjadi kecil.

Lanjutkan membaca “Perairan Darat 10”

Perairan Darat 08

Manfaat dan Pelestarian Sungai

Hidrosfer

= – = – =

Air hujan yang jatuh ke permukaan bumi tidak seluruhnya meresap ke dalam tanah tetapi sebagian besar akan mengalir di permukaan tanah. Aliran tersebut akan menuju ke saluran-saluran yang lebih besar. Begitu pula dengan mata air-mata air yang keluar dari dalam tanah kemudian akan mengalir di permukaan tanah dan menuju ke sungai. Air yang mengalir baik dari air hujan maupun mata air kemudian bertemu di saluran yang lebih besar dan membentuk sungai. Aliran sungai ini menuju ke tempat yang lebih rendah dan akan berakhir di sungai lain, di suatu danau hingga di laut.

Lanjutkan membaca “Perairan Darat 08”

Perairan Darat 07

Delta, Bentukan Alam Di Muara Sungai

Hidrosfer

= – = – =

Sungai adalah massa air tawar yang mengalir secara alamiah mulai dari sumber air sampai ke muara. Sumber air sungai umumnya berasal dari mata air yang keluar dari dalam tanah melalui celah-celah atau retakan batuan. Selain dari resapan air hujan sumber air sungai dapat pula berupa pencairan es atau gletser. Adapun badan-badan air yang dapat berfungsi sebagai muara sungai antara lain laut, danau, atau sungai lain.

Lanjutkan membaca “Perairan Darat 07”

Perairan Darat 06

Daerah Aliran Sungai

Hidrosfer

= – = – =

Sungai adalah massa air tawar yang mengalir secara alamiah mulai dari sumber air sampai ke muara. Sumber air sungai umumnya berasal dari mata air yang keluar dari dalam tanah melalui celah-celah atau retakan batuan. Selain dari resapan air hujan sumber air sungai dapat pula berupa pencairan es atau gletser. Adapun badan-badan air yang dapat berfungsi sebagai muara sungai antara lain laut, danau, atau sungai lain.

Lanjutkan membaca “Perairan Darat 06”