Faktor Yang Mempertinggi Jumlah Kematian (Promortalitas)

Pertumbuhan penduduk di suatu wilayah memiliki kecenderungan untuk bertambah. Pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor yang bersifat menambah jumlah penduduk dan faktor yang bersifat mengurangi jumlah penduduk. Faktor  yang bersifat mengurangi adalah tinggi rendahnya angka kematian dan dan angka migrasi keluar.

Kematian merupakan faktor alami yang berpengaruh terhadap berkurangnya jumlah penduduk di suatu wilayah. Jika jumlah kematian di suatu wilayah tinggi maka bisa dipastikan pertumbuhan penduduk alami di wilayah tersebut akan berjalan lambat. Sebaliknya jika jumlah kematian rendah maka bisa dipastikan  pertumbuhan penduduk alami di wilayah itu cenderung meningkat pesat.

Banyak sedikitnya jumlah kematian di suatu wilayah diperngaruhi oleh 2 faktor, yaitu faktor Promortalitas (mempertinggi jumlah kematian) dan faktor Antimortalitas (menghambat jumlah kematian)

Baca juga : Pronatalitas, Antinatalitas, Antimortalitas.

Lanjutkan membaca “Faktor Yang Mempertinggi Jumlah Kematian (Promortalitas)”

Menghitung Angka Kematian (Mortalitas)

Pertumbuhan penduduk di suatu wilayah dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor yang bersifat menambah jumlah penduduk dan faktor yang bersifat mengurangi jumlah penduduk. Faktor yang bersifat menambah jumlah penduduk di suatu wilayah adalah kelahiran dan migrasi masuk, sedangkan faktor yang bersifat mengurangi adalah kematian dan migrasi keluar. Pada tulisan ini kita akan membahas mengenai salah satu faktor yang bersifat mengurangi jumlah penduduk yaitu kematian (mortalitas).

Kematian (Mortalitas) adalah peristiwa hilangnya tanda-tanda kehidupan pada seseorang secara permanen, antara lain tidak ada lagi denyut nadi, detak jantung dan hembusan nafas. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi banyak sedikitnya jumlah kematian penduduk di suatu wilayah antara lain kondisi kesehatan, kondisi lingkungan, kondisi sosial, tempat tinggal, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan dan jenis kelamin.

Kematian merupakan faktor alami yang berpengaruh terhadap berkurangnya jumlah penduduk di suatu wilayah. Jika jumlah kematian di suatu wilayah tinggi maka bisa dipastikan pertumbuhan penduduk alami di wilayah tersebut akan berjalan lambat. Sebaliknya jika jumlah kematian rendah maka bisa dipastikan  pertumbuhan penduduk alami di wilayah itu cenderung meningkat pesat.

Lanjutkan membaca “Menghitung Angka Kematian (Mortalitas)”

Menghitung Angka Kelahiran

Kelahiran merupakan faktor alami yang berpengaruh terhadap bertambahnya jumlah penduduk di suatu wilayah. Jika jumlah kelahiran di suatu wilayah tinggi maka bisa dipastikan pertumbuhan penduduk alami di wilayah tersebut akan meningkat pesat. Sebaliknya jika jumlah kelahiran rendah maka bisa dipastikan  pertumbuhan penduduk alami di wilayah itu cenderung lambat.

Besarnya jumlah kelahiran di suatu wilayah sangat perlu untuk diketahui oleh pemerintah. Peristiwa kelahiran karena bersifat dinamis dan terus-menerus maka pendataan yang akurat dari kelahiran adalah dengan melihat mengambil data dari banyak instansi seperti instansi kesehatan yang mengeluarkan surat kelahiran, instansi pemerintahan desa – kecamatan dan catatan sipil yang mengeluarkan Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga.

Besarnya jumlah kelahiran kemudian dinyatakan dalam Angka Kelahiran, yatu angka yang menunjukkan jumlah kelahiran dalam kurun waktu tertentu (biasanya satu tahun) dan dalam setiap 1000 penduduk.

Untuk menghitung besarnya angka kelahiran dapat menggunakan 3 rumus yaitu Angka Kelahiran Kasar, Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur dan Angka Kelahiran Umum. Rumus dan Contoh pehitungan adalah sebagai berikut :

Lanjutkan membaca “Menghitung Angka Kelahiran”

Faktor Yang Menghambat Jumlah Kelahiran (Antinatalitas)

Bertambahnya jumlah penduduk di suatu wilayah dipengaruhi oleh faktor tinggi rendahnya jumlah kelahiran dan banyak sedikitnya penduduk pendatang (migrasi masuk) yang masuk ke wilayah tersebut. Jika jumlah kelahiran tinggi dan penduduk pendatang juga tinggi kemudian di satu sisi jumlah kematian dan migrasi keluar rendah maka wilayah tersebut akan mengalami pertambahan penduduk yang tinggi.

Jumlah kelahiran dapat berpengaruh terhadap bertambahnya jumlah penduduk baik secara cepat maupun lambat. Jika jumlah penduduk bertambah dengan lambat, maka dapat diidentifikasi ada beberapa faktor-faktor pendukung yang menyebabkan jumlah kelahiran di wilayah tersebut cenderung lambat. Faktor-faktor yang menghambat jumlah kelahiran itu disebut dengan Antinatalitas.

Baca juga : Pronatalitas, Promortalitas, Antimortalitas.

Ada beberapa faktor yang menghambat jumlah kelahiran di Indonesia, antara lain :

Lanjutkan membaca “Faktor Yang Menghambat Jumlah Kelahiran (Antinatalitas)”

Faktor Yang Mempertinggi Jumlah Kelahiran (Pronatalitas)

Bertambahnya jumlah penduduk di suatu wilayah dipengaruhi oleh faktor tinggi rendahnya jumlah kelahiran dan banyak sedikitnya penduduk pendatang (migrasi masuk) yang masuk ke wilayah tersebut. Jika jumlah kelahiran tinggi dan penduduk pendatang juga tinggi kemudian di satu sisi jumlah kematian dan migrasi keluar rendah maka wilayah tersebut akan mengalami pertambahan penduduk yang tinggi.

Jumlah kelahiran dapat berpengaruh terhadap bertambahnya jumlah penduduk baik secara cepat maupun lambat. Jika jumlah penduduk bertambah dengan cepat, maka dapat diidentifikasi ada beberapa faktor-faktor pendukung yang menyebabkan jumlah kelahiran di wilayah tersebut tinggi. Faktor-faktor yang menunjang tingginya jumlah kelahiran itu disebut dengan Pronatalitas.

Baca juga : Antinatalitas, Promortalitas, Antimortalitas.

Ada beberapa faktor yang menunjang tingginya jumlah kelahiran di suatu wilayah, antara lain :

Lanjutkan membaca “Faktor Yang Mempertinggi Jumlah Kelahiran (Pronatalitas)”

Kelahiran (Natalitas) dan Faktor yang Mempengaruhinya

Pertumbuhan penduduk di suatu wilayah dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor yang bersifat menambah jumlah penduduk dan faktor yang bersifat mengurangi jumlah penduduk. Faktor yang bersifat menambah jumlah penduduk di suatu wilayah adalah kelahiran dan migrasi masuk, sedangkan faktor yang bersifat mengurangi adalah kematian dan migrasi keluar. Pada tulisan ini kita akan membahasa mengenai salah satu faktor yang bersifat menambah jumlah penduduk yaitu kelahiran (natalitas).

Kelahiran (natalitas) adalah peritiswa lahir/keluarnya bayi dari rahim ibunya baik melalui proses persalinan secara normal maupun lewat operasi secara medis.

Kelahiran ada 2 macam, antara lain :

  1. Lahir Hidup, yaitu bayi yang dilahirkan dalam kondisi hidup yang ditandai dengan adanya tanda-tanda kehidupan seperti adanya gerakan pada bagian tubuh (tangan, kaki, kepala) detak jantung, denyut nadi dan hembusan nafas.
  2. Lahir Mati, yaitu bayi yang dilahirkan dalam kondisi sudah dalam kondisi mati atau tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan seperti gerakan bagian tubuh, detak jantung, denyut nadi dan hembusan nafas. Bayi yang lahir dalam kondisi telah meninggal tidak diperhitungkan sebagai kelahiran dalam fertilitas.
Lanjutkan membaca “Kelahiran (Natalitas) dan Faktor yang Mempengaruhinya”