Karya Siswa – Membuat Peta Kontur Memanfaatkan Kardus Bekas

Dalam usaha menjaga agar kualitas lingkungan tetap terjaga, penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) yang berarti mengurangi, memakai ulang dan mendaur ulang barang-barang bekas menjadi solusi yang bagus dan tak terbantahkan. Dari konsep 3R tersebut adalah konsep Reuse atau yang berarti memakai ulang telah memberikan ide dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran.

Barang bekas yang menimbulkan konsep Reuse muncul adalah kertas kardus. Di rumah saya banyak kardus yang selalu bertambah banyak dan menggunung. Kertas kardus ini hampir setiap hari dibawa istri sehabis menunggui kios sepatu/sandal milik kami di pasar dekat rumah.

Lanjutkan membaca “Karya Siswa – Membuat Peta Kontur Memanfaatkan Kardus Bekas”

Penerapan Media Wordsquare Pada Pembelajaran Geografi

Beberapa waktu lalu saya menuliskan postingan tentang Teka Teki Silang yang dapat digunakan sebagai media dalam kegiatan pembelajaran Geografi. Alhamdulillah postingan tersebut mendapat respon yang cukup banyak dari para pembaca blog saya. Ada cukup banyak komentar yang mendowload materi TTS yang saya unggah di postingan tersebut dan menanyakan kunci jawabannya.

Sebelum menggunakan aplikasi Eclipse Crossword dahulu saya sering membuat Teka Teki Silang secara manual dengan menggunakan “buku strimin” atau membuat tabel di Microsoft Word dengan jumlah kolom dan baris yang banyak. Dengan membuat susunan tabel menjadi kotak-kotak bujursangkar kecil saya mulai mengutak-atik jawaban di tabel. Setelah selesai menyusun jawaban baru kemudian mulai menyusun pertanyaannya. Suatu aktifitas yang memakan waktu cukup lama dan membuat boring dalam membuat TTS, sampai akhirnya saya menemukan aplikasi Eclipse Crossword tersebut.

Lanjutkan membaca “Penerapan Media Wordsquare Pada Pembelajaran Geografi”

Menyanyi Geografi 2 – Lagu Persebaran Perkebunan di Indonesia

Memanfaatkan lagu anak-anak sebagai background untuk membuat lagu tentang persebaran perkebunan di Indonesia

Oleh : Andi Hidayat

Pada beberapa waktu lalu saya telah memposting model pembelajaran yang sama dengan yang saya posting ini. Model pembelajaran Sing A Song dengan tema persebaran tambang.

Pada posting kali ini saya masih akan berbagi tentang model Sing A Song. Materi lagu untuk kegiatan pembelajaran ini masih berkisar tentang persebaran sumber daya alam di Indonesia. Jika pada postingan pertama kemarin tentang Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbarui (Unrenewable Resources), maka pada lagu ini tentang Sumber Daya Alam yang dapat diperbarui (Renewable Resources). Ada banyak sumber daya alam yang dapat diperbarui, mulai dari tanah, hutan, air, udara, flora fauna dan yang lain.

Dari banyaknya sumber daya alam yang dapat diperbarui tersebut saya masih memilih yang berkaitan dengan tema persebaran, masih dalam kategori ranah C1 (mengingat) yaitu persebaran daerah perkebunan di Indonesia.

Lanjutkan membaca “Menyanyi Geografi 2 – Lagu Persebaran Perkebunan di Indonesia”

Penerapan Model Pembelajaran Reading Guide dengan Teka-Teki Silang Geografi

Membaca merupakan langkah awal dari suatu kegiatan literasi jika seseorang ingin meningkatkan kualitas dirinya. Dengan membaca seseorang akan dapat mengetahui info-info terbaru, pengetahuan – pengetahuan yang baru dan mungkin pulau teori-teori yang baru dalam bidang keilmuan yang dia kuasai atau aneka hobi yang dia sukai.

Mulai tahun pelajaran 2017 – 2018 yang telah lalu, pada setiap hari kerja di madrasah saya selalu berusaha menyempatkan diri masuk ke ruang perpustkaan madrasah barang 10 – 15 menit untuk melakukan kegiatan literasi. Kegiatan literasi ini saya lakukan untuk menumbuhkan kembali minat baca saya yang tergolong menurun dalam beberapa tahun terakhir. Minat baca yang saya maksudkan di sini adalah minat baca untuk bidang-bidang yang tidak ada kaitannya dengan mata pelajaran Geografi yang saya berikan ke siswa dan yang tidak berkaitan dengan hobi. Untuk literasi mapel Geografi tentu saja selalu saya usahakan untuk selalu membaca materi-materi yang ada dan berusaha mengikuti perkembangan yang informasi terbaru, sedangkan membaca berdasarkan hobi/kesukaan juga rutin saya lakukan seperti membaca perkembangan musik dan olahraga terutama sepakbola. 

Lanjutkan membaca “Penerapan Model Pembelajaran Reading Guide dengan Teka-Teki Silang Geografi”

Menyanyi Geografi 1 – Lagu Persebaran Tambang di Indonesia

Menggunakan metode Sing A Song untuk menghafal materi-materi dalam pelajaran Geografi

Menyebutkan mungkin merupakan ranah terendah dalam tingkatan pengetahuan menurut taksonomi Bloom, tetapi  kemampuan untuk menyebutkan ini juga membutuhkan ruang memori yang tidak sedikit di otak manusia.
Meskipun dianggap merupakan ranah penguasaan terendah atau dengan kata lain paling mudah penguasaannya tetapi kadangkala ini juga merupakan pekerjaan yang sulit bagi sebagian siswa.

Untuk dapat menyebutkan beberapa pokok suatu materi seorang siswa akan menggunakan daya ingatnya, siswa akan membuka kembali memory di otaknya tentang materi yang sedang dia kerjakan. Ya…, untuk menyebutkan maka tugas otak kita adalah mengingat terlebih dahulu baru kemudian setelah ingat otak akan segera mengirimkan sinyal ke bibir kita untuk menyebutkan apa yang kita ingat.

Lanjutkan membaca “Menyanyi Geografi 1 – Lagu Persebaran Tambang di Indonesia”

Memanfaatkan Media Ular Tangga Geografi Untuk Penilaian Lisan

Test Lisan Sambil Bermain Ular Tangga

Oleh : Andi Hidayat

— — —

Penilaian merupakan bagian penting dalam kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan siswa dalam menguasai suatu materi pelajaran.
Dalam panduan penilaian Kurikulum 2013 Revisi disebutkan bahwa penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian pada aspek pengetahuan, ketrampilan dan sikap siswa.
Penilaian pengetahuan dapat dilakukan melalui test tertulis, test lisan dan penugasan. Dari pengalaman yang saya peroleh saat melakukan penilaian pengetahuan ini, penilaian melalui test lisan adalah test yang menurut siswa paling menegangkan dibandingkan dengan test tertulis apalagi penugasan.  Menjawab pertanyaan lisan secara langsung dihadapan guru membuat banyak siswa yang merasa kesulitan  dalam menyampaikan jawaban. Kadang kala kesulitan ini lebih karena kemampuan siswa mengungkapkan jawaban lewat tulisan lebih dominan dibanding kemampuan mereka meramu kata lewat berbicara, sehingga banyak diantara mereka menjadi “kagok” saat harus berbicara.

Lanjutkan membaca “Memanfaatkan Media Ular Tangga Geografi Untuk Penilaian Lisan”