Tenaga Eksogen – Pelapukan (Weathering)

Bentuk-bentuk Pelapukan (Weathering) Yang Mengubah Bentuk Muka Bumi

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Permukaan bumi yang bervariasi dipengaruhi oleh dua tenaga pembentuk muka bumi yaitu tenaga Endogen dan tenaga Eksogen. Kedua tenaga ini memiliki peran yang berbeda dalam membentuk pemukaan bumi.

Sebuah gunung yang selalu aktif mengeluarkan material padat dan kemudian membeku saat bersinggungan dengan kondisi iklim tentu dapat berpotensi membuat gunung tersebut bertambah tinggi, tetapi pada kenyataannya gunung tersebut tidak mengalami pertambahan ketinggian.

Tenaga Eksogen adalah tenaga pembentuk permukaan bumi yang berasal dari luar bumi. Tenaga ini bersifat merusak/merombak (destruktif) bentuk-bentuk muka bumi yang dihasilkan oleh tenaga endogen. Proses-proses alam yang berhubungan dengan tenaga Eksogen adalah pelapukan (weathering), erosi (erosion), pengendapan (sedimentation), gerakan massa batuan (mass wathing) dan proses ekstrterestrial (extraterrestrial process).

Pada posting kali ini akan dibahas mengenai pelapukan (weathering) :

Lanjutkan membaca “Tenaga Eksogen – Pelapukan (Weathering)”

Tenaga Endogen – Tektonisme – Kekar (Joint)

Gejala Kekar (Joint) Hasil Gerak Orogenesa

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Tektonisme merupakan salah satu aktifitas dari tenaga endogen yang membentuk permukaan/kulit bumi. Tektonisme adalah gejala/fenomena alam yang berkaitan dengan pergerakan lempeng tektonik bumi yang menyebabkan terjadinya perubahan letak kulit bumi (dislokasi) dan perubahan bentuk kulit bumi (deformasi). Aktifitas pergerakan lempeng tektonik disebabkan oleh arus konveksi yang berada di dalam perut bumi. Aktifitas tektonik bumi terdiri dari 2 jenis yaitu gerak epirogenesa dan gerak orogonesa.

Gerak Orogenesa adalah gerak tektonis yang membentuk permukaan bumi dalam waktu yang relatif singkat dan meliputi wilayah yang sempit. Bentukan permukaan bumi hasil gerak orogenesa biasanya berupa struktur pegunungan khas antara lain sturktur pelengkungan (warping), lipatan (folding), patahan (fault), dan rekahan (joint).

Pada posting kali ini kita bahas tentang struktur kekar (joint) :

Lanjutkan membaca “Tenaga Endogen – Tektonisme – Kekar (Joint)”

Tenaga Endogen – Tektonisme – Patahan (Faulted)

Gejala Patahan (Fault) Hasil Gerak Orogenesa

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Tektonisme merupakan salah satu aktifitas dari tenaga endogen yang membentuk permukaan/kulit bumi. Tektonisme adalah gejala/fenomena alam yang berkaitan dengan pergerakan lempeng tektonik bumi yang menyebabkan terjadinya perubahan letak kulit bumi (dislokasi) dan perubahan bentuk kulit bumi (deformasi). Aktifitas pergerakan lempeng tektonik disebabkan oleh arus konveksi yang berada di dalam perut bumi. Aktifitas tektonik bumi terdiri dari 2 jenis yaitu gerak epirogenesa dan gerak orogonesa.

Gerak Orogenesa adalah gerak tektonis yang membentuk permukaan bumi dalam waktu yang relatif singkat dan meliputi wilayah yang sempit. Bentukan permukaan bumi hasil gerak orogenesa biasanya berupa struktur pegunungan khas antara lain sturktur pelengkungan (warping), lipatan (folding), patahan (fault), dan rekahan (joint).

Pada posting kali ini kita bahas tentang struktur patahan (fault) :

Lanjutkan membaca “Tenaga Endogen – Tektonisme – Patahan (Faulted)”

Tenaga Endogen – Tektonisme – Lipatan (Folded)

Gejala Lipatan (Folding) Hasil Gerak Orogenesa

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Tektonisme merupakan salah satu aktifitas dari tenaga endogen yang membentuk permukaan/kulit bumi. Tektonisme adalah gejala/fenomena alam yang berkaitan dengan pergerakan lempeng tektonik bumi yang menyebabkan terjadinya perubahan letak kulit bumi (dislokasi) dan perubahan bentuk kulit bumi (deformasi). Aktifitas pergerakan lempeng tektonik disebabkan oleh arus konveksi yang berada di dalam perut bumi. Aktifitas tektonik bumi terdiri dari 2 jenis yaitu gerak epirogenesa dan gerak orogonesa.

Gerak Orogenesa adalah gerak tektonis yang membentuk permukaan bumi dalam waktu yang relatif singkat dan meliputi wilayah yang sempit. Bentukan permukaan bumi hasil gerak orogenesa biasanya berupa struktur pegunungan khas antara lain sturktur pelengkungan (warping), lipatan (folding), patahan (fault), dan rekahan (joint).

Pada posting kali ini kita bahas tentang struktur pelipatan atau sering disebut lipatan (folding) saja :

Lanjutkan membaca “Tenaga Endogen – Tektonisme – Lipatan (Folded)”

Tenaga Endogen – Tektonisme 2 – Pelengkungan (Warping)

Gejala Pelengkungan (Warping) Gerak Orogenesa

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Tektonisme merupakan salah satu aktifitas dari tenaga endogen yang membentuk permukaan/kulit bumi. Tektonisme adalah gejala/fenomena alam yang berkaitan dengan pergerakan lempeng tektonik bumi yang menyebabkan terjadinya perubahan letak kulit bumi (dislokasi) dan perubahan bentuk kulit bumi (deformasi). Aktifitas pergerakan lempeng tektonik disebabkan oleh arus konveksi yang berada di dalam perut bumi. Aktifitas tektonik bumi terdiri dari 2 jenis yaitu gerak epirogenesa dan gerak orogonesa. Pada posting yang lalu telah dibahas tentang gerak epirogenesa, kali ini akan dibahas gerak orogenesa.

Gerak Orogenesa adalah gerak tektonis yang membentuk permukaan bumi dalam waktu yang relatif singkat dan meliputi wilayah yang sempit. Bentukan permukaan bumi hasil gerak orogenesa biasanya berupa struktur pegunungan khas antara lain sturktur pelengkungan (warping), lipatan (folding), patahan (fault), dan rekahan (joint).

Pada posting kali ini kita bahas tentang struktur pelengkungan (warping) :
Pelengkungan (warping) adalah gerak vertikal yang tidak merata pada suatu daerah, khususnya yang berbatuan sedimen akan menghasilkan perubahan struktur lapisan yang mulanya horisontal menjadi melengkung.

Lanjutkan membaca “Tenaga Endogen – Tektonisme 2 – Pelengkungan (Warping)”

Tenaga Endogen – Tektonisme 1 – Gerak Epirogenesa

Gerak Epirogenesa Hasil Aktifitas Tektonisme

Oleh : Andi Hidayat

= – = – =

Tektonisme merupakan salah satu aktifitas dari tenaga endogen yang membentuk permukaan/kulit bumi. Tektonisme adalah gejala/fenomena alam yang berkaitan dengan pergerakan lempeng tektonik bumi yang menyebabkan terjadinya perubahan letak kulit bumi (dislokasi) dan perubahan bentuk kulit bumi (deformasi). Aktifitas pergerakan lempeng tektonik disebabkan oleh arus konveksi yang berada di dalam perut bumi. Aktifitas tektonik bumi terdiri dari 2 jenis yaitu gerak epirogenesa dan gerak orogonesa. Pada posting kali ini saya tulis lebih dahulu mengenai gerak epirogenesa.

Gerak epirogenesa adalah proses pergerakan lapisan kulit bumi dengan kecepatan yang lambat, pada wilayah yang luas dan berdampak pada perubahan benua.

Gerak epirogenesa terbagi dalam 2 macam gerak, antara lain :

Lanjutkan membaca “Tenaga Endogen – Tektonisme 1 – Gerak Epirogenesa”