Tenaga Endogen – Seisme 7 – Menentukan Waktu Gelombang Primer dan Sekunder Gempa
Menentukan Waktu Gelombang Primer dan Sekunder Tercatat Di Stasiun Pengamatan Gempa
Oleh : Andi Hidayat
= – = – =
Menentukan jarak episentrum dari stasiun pengamatan dapat dihitung menggunakan rumus Laska. Pada postingan sebelumnya telah saya tulis cara contoh cara perhitungan penghitungan jarak episentrum menggunakan rumus tersebut. Pada prinsipnya penentuan jarak episentrum dari stasiun pengamatan gempa ini menggunakan selisih waktu antara gelombang primer dengan gelombang sekunder yang tercatat/terekam oleh alat pencatat gempa.
Stasiun pencatat gempa dengan alat-alat yang tersedia telah memiliki data kapan gelombang primer dan sekunder terekam, sehingga jarak episentrum dari stasiun tersebut cepat diketahui.

Pada materi pembelajaran kelas X tentang gempa juga mengenalkan rumus ini kepada siswa dan soal yang berkaitan dengan rumus Laska juga sering muncul dalam penilaian-peniliaian. Soal-soal tersebut sesuai dengan rumus Laska adalah soal yang menanyakan berapa jarak episentrum dari stasiun pengamat gempa. Tetapi pada beberapa soal pernah saya temui ada yang menanyak kapan gelombang primer atau kapan gelombang sekunder terekam oleh alat.Sebenarnya stasiun pengamat gempa pasti telah memiliki data kapan gelombang primer dan sekunder tercatat sehingga tidak perlu dihitung lagi.
Lanjutkan membaca “Tenaga Endogen – Seisme 7 – Menentukan Waktu Gelombang Primer dan Sekunder Gempa”




