Tjatur Rosediany – Pembelajaran Geografi Dengan Puzzle Peta (Puzpa)

Belajar Geografi selalu tidak akan lepas dengan Peta. Sebagai ciri khas dan produk ilmu Geografi peta. Peta merupakan media penyampaian informasi yang akan mempermudah manusia dalam melakukan orientasi lapangan. Bentuk orientasi lapangan tersebut misalnya pada waktu akan melakukan perjalanan menuju suatu tempat. Bisa juga pada saat seseorang ingin mengetahui lokasi di mana dia berada. Peta dapat mempelajari fenomena-fenomena yang terjadi di permukaan bumi baik fenomena fisik (alam) maupun fenomena non fisik (manusia). Penggunaan peta pada akhir-akhir ini dapat dikatakan merupakan kegiatan yang vital bagi seseorang yang akan melakukan perjalan ke suatu tempat, utamanya ke tempat yang belum pernah dia tuju.

Dalam kegiatan pembelajaran Geografi sendiri, penggunaan peta lazim digunakan oleh guru untuk menjelaskan fenomena di permukaan bumi. Penggunaan peta dengan cepat akan menunjukkan lokasi suatu fenomena. Gambar yang bersifat visual dapat merangsang siswa untuk lebih cepat menemukan lokasi suatu wilayah atau suatu obyek di permukaan bumi dibandingkan hanya dengan ucapan secara lesan.

Lanjutkan membaca “Tjatur Rosediany – Pembelajaran Geografi Dengan Puzzle Peta (Puzpa)”

Sitemap

Peta Situs Blog Guru Geografi = – = – = Selamat Datang di Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul. Blog ini memposting beragam informasi tentang pengetahuan Geografi, dari rangkuman materi, model-model pembelajaran, karya-karya siswa, pengalaman mengajar guru hingga berbagi file pendukung kegiatan pembelajaran baik untuk guru maupun siswa.Untuk memudahkan anda dalam menjelajahi isi blog ini, berikut saya lampirkan Link Halaman untuk memudahkan akses : Channel … Lanjutkan membaca Sitemap

Bumi Planet Kehidupan

Keistimewaan Bumi Sebagai Planet Yang Mendukung Kehidupan

= – = – =

.

Saat ini negara-negara maju yang memiliki teknologi canggih berusaha mengeksplorasi alam semesta dan mencari planet yang memiliki ciri-ciri seperti bumi yang mendukung proses kehidupan.  Salah satu tujuan dari eksplorasi tersebut adalah harapan pada suatu masa nanti saat terjadi kelebihan jumlah penduduk di bumi, manusia dapat dipindahkan ke planet lain dan menjalani kehidupan di sana. Pencarian akan planet untuk tempat tinggal baru bagi manusia sejauh ini masih belum ditemukan atau belum sesuai harapan karena masih banyak atribut-atribut di planet yang dimaksud belum memenuhi persyaratan untuk kehidupan layaknya di bumi.

Bumi sendiri merupakan sebuah planet yang memiliki paket lengkap dalam mendukung terjadinya kehidupan dan tidak dimiliki oleh planet-planet lain di dalam tata surya matahari. Faktor-faktor apa saja yang membuat bumi sampai saat ini merupakan satu-satunya planet yang mendukung terjadinya bentuk-bentuk kehidupan di dalamnya, khususnya bagi manusia?

Beberapa hal yang membuat bumi memiliki keistimewaan sebagai planet yang mendukung adanya kehidupan antara lain :

Lanjutkan membaca “Bumi Planet Kehidupan”

Skala Waktu Geologi

Pembentukan Bumi Dalam Skala Waktu Geologi

= – = – =

.

Terbentuknya planet dan benda-benda angksa yang lain tidak akan terlepas dari sejarah awal terbentuknya alam semesta terlebih dahulu. Sebagai contoh berdasarkan teori bingbang jagat raya atau alam semesta terbentuk dari ledakan massa yang kemudian membentuk benda-benda angkasa lain dan menempati ruang maha luas di jagat raya. Dalam prosesnya bigbang membentuk galaksi-galaksi di jagatraya, sedangkan di dalam suatu galaksi akan dibentuk oleh berbagai kumpulan bintang dan benda angkasa lain.
Beberapa bintang dalam suatu galaksi memiliki sistem tata surya, salah satu contohnya adalah tata surya matahari. Tata surya matahari yang terbentuk di galaksi Bimasakti terjadi karena ada suatu proses yang menyebabkannya. Menurut teori bintang kembar tata surya matahari terbentuk dari bintang yang ada di dekat matahari tertabrak oleh bintang besar yang lewat dan hancur berkeping-keping menjadi planet dan benda-benda angkasa lain dalam  sistem tata surya matahari.

Terbentuknya bumi sendiri membutuhkan waktu yang sangat lama. Oleh ahli-ahli geologi bumi diperkirakan telah berumur kurang lebih 4,6 milyar tahun. Perkiraan atau perhitungan ini dilakukan menggunakan tes radiometrik. Tes ini menggunakan prinsip atom yang akan berubah dalam kurun waktu tertentu karena mengalami peluruhan. Sampel yang digunakan untuk perhitungan adalah batuan-batuan yang terdapat di permukaan bumi.

Iklan
Lanjutkan membaca “Skala Waktu Geologi”

Lempeng Tektonik

Pergerakan Lempeng Tektonik Pembentuk Permukaan Bumi

= – = – =

.

Litosfer merupakan bagian paling atas dari kerak bumi dan merupakan bagian lapisan kerak bumi yang relatif tipis. Lapisan ini dapat diperumpamakan lapisan kulit ari pada manusia. Litosfer bumi kita terbagi atas sekitar 12 lempeng. Lempeng-lempeng tersebut selalu bergerak dan mendesak satu sama lain. Lempeng tektonik bagian bawah disebut lempeng samudera, sedangkan lempeng tektonik pada bagian atas terdapat masa kontinen disebut lempeng benua. Kedua lempeng ini memiliki sifat yang berbeda. Apabila dua lempeng yang berbeda sifat tersebut saling mendekat, umumnya lempeng samudera akan ditekuk ke bawah lempeng benua hingga jauh ke dalam lapisan astenosfer. Bertemunya antara dua lempeng seperti ini dinamakan gerakan bertumbukan (subduction), sedangkan daerah yang menjadi tempat tumbukan lempeng-lempeng disebut subduction zone.

Selain saling mendekat kemudian bertumbukan, gerakan lempeng juga ada yang saling menjauh dengan lempeng lainnya, dinamakan gerak divergent atau disebut juga sebagai proses pemekaran. Hasil pemekaran lempeng yang berada di atas benua disebut rifting, sedangkan pemekaran yang berada di samudera disebut spreading. Selain itu, ada juga gerakan lempeng yang hanya bersinggungan atau berpapasan, disebut juga transcurrent fault atau sering juga disebut transform. Setiap gerakan lempeng yang berbeda tersebut, akan mempengaruhi gejala dan fenomena alam di atas permukaan bumi.

Iklan
Lanjutkan membaca “Lempeng Tektonik”

Terbentuknya Bumi

Teori Terbentuknya Permukaan Bumi

= – = – =

.

Bumi merupakan planet yang memiliki variasi bentuk permukaan yang kasar. Hal ini dapat dibuktikan dari adanya daerah-daerah yang tinggi hingga rendah. Ada beberapa tempat cenderung datar dan di tempat lain merupakan daerah pegunungan dan perbukitan. Adanya lembah, jurang, puncak gunung, lereng, ledok laut, ambang laut hingga palung laut menunjukkan bahwa bentuk permukaan bumi begitu bervariasi.
Terbentuknya variasi permukaan bumi yang beraneka ini pertama kali disebabkan oleh faktor aktifitas alam yang selalu terjadi dari waktu ke waktu. Adanya proses alam di dalam bumi maupun proses alam di luar permukaan bumi semakin menyebabkan variasi perubahan bentuk permukaan bumi.

Lalu bagaiman proses pembentukan bumi tersebut?
Secara garis besar ada 5 teori yang pernah dikemukan oleh ilmuwan tentang terjadinya bumi atau permukaan bumi, antara lain teori kontraksi, teori dua benua, teori pengapungan benua, teori konveksi dan teori tektonik lempeng.

Iklan

Bagaimana teori-teori tersebut menjelaskan pembentukan permukaan bumi dapat dibaca pada ulasan berikut ini :

Lanjutkan membaca “Terbentuknya Bumi”